URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Puluhan anggota DCAB ID (Double Cabin Indonesia Region Salatiga) Sabtu 7 Mei 2022 gelar Halal Bihalal, sekaligus koordinasi pasca lebaran.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Setelah Hampir 2 Tahun Jarang Bertemu, Anggota DCAB ID Salatiga Gelar Halal Bihalal

Setelah Hampir 2 Tahun Jarang Bertemu, Anggota DCAB ID Salatiga Gelar Halal Bihalal

Setelah Hampir 2 Tahun Jarang Bertemu, Anggota DCAB ID Salatiga Gelar Halal Bihalal

featured-img

Puluhan anggota DCAB ID (Double Cabin Indonesia Region Salatiga) Sabtu 7 Mei 2022 gelar Halal Bihalal, sekaligus koordinasi pasca lebaran. Berbeda dengan acara halal bihalal sebelumnya yang digelar di tempat anggota maupun di lokasi wisata alam terbuka tradisi DCAB, kali ini acaranya digelar dipabrik Briket milik PT Digdaya Berkah Indonesia, kawasan Tugu Bener Tengaran.

Kepada Rasika Yuddy Ristyanto ketua DCAB Salatiga mengatakan ajang halal bihalal kali ini dipergunakan oleh anggota untuk saling Maaf memaafkan dan temu kangen setelah lama tidak bertemu secara Langsung, apalagi DCAB Salatiga telah memasuki usia 8 tahun”saya berharap ajang ini semakin mempererat tali silaturahmi sesama anggota, apalagi dalam waktu 2 tahun sebelumnya anggota jarang melakukan kopdar karena masih PPKM” ungkap Yuddy.

Hal senada diakui oleh Wakil Ketua DCAB Salatiga, Redy Digdaya, dirinya mengatakan dengan adanya ajang halal bihalal ini bisa mengumpulkan kembali anggota yang selama 2 tahun Jarang bertemu “saya mempersilahkan semua anggota untuk memanfaatkan pertemuan ini sebagai ajang silaturahim sekaligus koordinasi setelah lebaran” ungkap Redy yang juga Dirut PT Digdaya Berkah Indonesia ini.

Menurut Redy acara ini disupport oleh PT Digdaya Berkah Indonesia yang bergerak di bidang ekspor Briket Arang tempurung kelapa.

Sementara itu, Agung Kartika Sesepuh DCAB merasa enjoy saat ikuti Halal Bihalal dipabrik, baginya soal tempat tidak masalah yang penting justru ajang silaturahminya “dengan digelarnya ajang silaturahmi di pabrik semua Armada bisa masuk, apalagi kendaraan double cabin panjang dan lebar sehingga jika digelar di tempat wisata kadangkala mobil anggota memenuhi parkiran, dipabrik malah dekat Salatiga dan tidak macet” ujarnya sambil bercanda.

– Yuddy Ristyanto ketua DCAB saat diwawancarai Rasika FM
– Henry Wicaksono (mas Sony) saat memberikan sambutan

Agung berharap kedepan 23 anggota DCAB Salatiga semakin Solid, meskipun ada diantara anggota yang armadanya telah dijual “yang penting adalah kumpul kumpulnya, meski tidak membawa mobil “kebesaran”, saya berdoa setelah perekonomian membaik bisa membeli unit lagi” ungkap Danramil Bringin yang menggunakan Triton merah H 1727 QI ini.

Pantauan Rasika FM, kegiatan ini dihadiri oleh seluruh anggota DCAB Salatiga dan tamu undangan, bahkan mereka yang bekerja di luar kota sengaja menyempatkan diri hadir dan saling melepas kangen setelah lama tidak bertemu.

Halal Bihalal ini juga dihadiri langsung oleh penasehat DCAB Salatiga Henry Wicaksono atau Mas Soni dan sesepuh Double Cabin Salatiga lainnya. Mereka yang datang nampak mengenakan seragam putih organisasi

BACA JUGA :

Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Sekitar 900 siswa SD hingga SMU di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengikuti lomba tari keprajuritan pada Selasa (11/8/2026) untuk memeriahkan HUT RI ke-81 dan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil. Kegiatan yang diawali flashmob itu sekaligus menjadi upaya melestarikan tari keprajuritan yang menggambarkan perjuangan merebut kemerdekaan.
Meriah! Ratusan Siswa di Tengaran ikuti Lomba Tari Keprajuritan
Pemkab Semarang segera mencatat tanah hibah dari Kementerian Pertanian seluas sekitar 2,3 hektare sebagai aset daerah setelah dokumen administrasinya lengkap, Selasa (11/8/2026). Tanah eks Balai Penyuluhan Pertanian yang dihibahkan sejak 1991 tersebut diperkirakan bernilai Rp58 miliar. Pemkab Semarang juga menunggu proses sertifikasi tanah 14,8 hektare dari Badan Bank Tanah di Desa Branjang yang bernilai sekitar Rp60 miliar.
35 Tahun Mangkrak, Tanah Hibah Kementan untuk Pemkab Semarang Akhirnya Tuntas
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu
Ratusan siswa SMK Negeri 1 Salatiga menggelar aksi di lingkungan sekolah pada Senin untuk mempertanyakan perubahan rencana pembangunan fasilitas yang sebelumnya disepakati sebagai ruang ekspresi siswa. Aksi muncul setelah siswa mendapat informasi lahan tersebut akan digunakan untuk ruang praktik. Kepala sekolah menyebut persoalan terjadi akibat miskomunikasi dan memastikan ruang ekspresi tetap dibangun di lokasi berbeda, sementara sekolah menggelar audiensi untuk menjelaskan perubahan tersebut.
Merasa Kecewa dengan Sekolah, Ratusan Siswa SMK 1 Salatiga Gelar Aksi Demo

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengungkap temuan serpihan tulang yang diduga bagian dari tulang kepala serta bercak darah di TKP konter Royal Phone, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Jumat (7/8/2026), dalam penyelidikan kasus dugaan perampokan disertai pembunuhan terhadap Chandra Waskito. Polisi juga telah memeriksa tujuh saksi, menemukan 53 unit telepon genggam di mobil tempat jasad korban ditemukan di Gubug, Kabupaten Grobogan, dan masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian.
Serpihan Tulang Ditemukan di TKP Royal Phone Ambarawa, 53 Unit HP Ditinggal Di Dalam Mobil Korban
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Pemerintah Kota Salatiga dan LPK Serbaindo menjalin kolaborasi strategis untuk memperluas kesempatan kerja ke Jepang melalui pelatihan dan penempatan tenaga kerja resmi. Audiensi yang dipimpin Direktur LPK Serbaindo, Iman Abdul Rahman, bersama Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, membahas penyusunan nota kesepahaman (MoU), sosialisasi ke sekolah dan masyarakat, serta pengembangan kerja sama internasional guna meningkatkan kualitas SDM dan menekan angka pengangguran di Salatiga.
Perluas Kesempatan, LPK Serbaindo dan Pemkot Salatiga siap Kirim Tenaga Kerja ke Jepang

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved