KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Setelah Sempat Tertunda, Mukhit Abdul Muin Akhirnya Berangkat Haji Dengan 216 Calon Haji Lain Asal Salatiga

Setelah Sempat Tertunda, Mukhit Abdul Muin Akhirnya Berangkat Haji Dengan 216 Calon Haji Lain Asal Salatiga

Setelah Sempat Tertunda, Mukhit Abdul Muin Akhirnya Berangkat Haji Dengan 216 Calon Haji Lain Asal Salatiga

Calon jamaah haji asal Kota Salatiga Jawa Tengah berpamitan dengan keluarga dari balik pintu gerbang Pemkot Salatiga, Senin (29/5/2023).

[@]Suasana haru tampak saat keluarga calon jamaah haji berjabat tangan melepas kepergian calon jamaah haji untuk menunaikan rukun islam yang kelima.

217 calon jamaah haji kloter 18 tersebut mayoritas merupakan calon jamaah haji lansia dan diberangkatkan dari Halaman Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga.

Berbagai persiapan dilakukan oleh para calon jamaah haji asal Kota Salatiga, salah satu calon jamaah haji, Mukhit abdul muin (59) mengatakan bahwa dirinya berangkat ke tanah suci Mekkah bersama istri serta merupakan calon jamaah haji asal Kecamatan Sidorejo dan sempat tertunda karena pandemi covid-19 pada 2020.

Mukhit mengaku telah mempersiapkan salah satunya fisik karena ibadah haji memang sebagian besar menggunakan fisik. “Persiapannya yang utama fisik dan perlengkapan yang digunakan untuk disana,” kata Mukhit kepada wartawan Senin (29/5/2023).

Menurutnya selain membawa bekal makanan, dirinya juga tidak lupa untuk membawa perlengkapan obat-obatan.
“Obat-obatan ini yang dibawa itu yang biasa dipakai disini karena jika sudah sampai di Tanah suci Mekkah mencari obat disana agak susah,” ungkapnya.

Mukhit mengungkapkan bahwa yelah berkoordinasi dengan calon jamaah haji lain terutama ibu-ibu untuk membawa perlengkapan makanan.

“Untuk makanan tidak begitu ditekankan, telah koordinasi dengan ibu-ibu mau membawa makanan seperti apa, contohnya abon atau yang lainnya,” paparnya.

Sementara itu, Pj Wali Kota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi mengatakan tahun ini memberangkatkan ratusan calon jamaah haji dan mayoritas merupakan lansia.

Menurutnya calon jamaah haji tertua yakni usia 97 dan paling muda usia 18 tahun.
Pihaknya berharap Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) bersama tim kesehatan untuk terus menjaga kesehatan para calon jamaah haji sehingga ibadah haji dapat dijalankan dengan baik dan lancar.

“Kami telah melakukan konsolidasi kepada TPHD dan tim kesehatan untuk terus menjaga perkembangan kesehatan para calon jamaah haji baik di Asrama Haji Donohudan maupun di Tanah suci Mekkah,” kata Sinoeng.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Bakal calon Kepala Desa Cukilan, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Hermawan Sigit atau Nanang, menyiapkan sejumlah gagasan pembangunan yang mencakup perbaikan tata kelola pemerintahan, pengembangan UMKM, optimalisasi wisata lokal, dan pengelolaan sampah rumah tangga. Ia mengusung visi masyarakat religius, maju, sejahtera, dan mandiri dengan mengedepankan partisipasi warga serta penerapan program secara bertahap.
Bertarung dalam Pilkades Cukilan, Hermawan Sigit siapkan sejumlah Jurus Jitu, “urip kudu urup”
Persaingan cabang olahraga biliar dalam Porprov Jawa Tengah XVII 2026 di Kabupaten Semarang menghadirkan kejutan dengan tumbangnya sejumlah atlet unggulan. Hingga Rabu (28/10/2026), sebanyak 10 dari 15 nomor pertandingan telah selesai digelar. Sebanyak 112 atlet dari 29 kabupaten/kota mengikuti kompetisi yang berlangsung di J_Pool Billiard and Cafe dan Kingdom Billiard hingga Jumat (30/10/2026).
Kejutan di Cabor Biliar Porprov Jateng XVII, Sejumlah Unggulan Tumbang
BMKG memprakirakan cuaca Semarang pada Kamis, 29 Oktober 2026, pukul 07.00–19.00 WIB, cerah berawan hingga berawan pada pagi sampai siang hari, kemudian umumnya berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang pada sore hingga awal malam. Angin bertiup dari barat laut hingga timur dengan kecepatan 10–30 km/jam, suhu udara 27–34 derajat Celsius, dan kelembapan 45–90 persen.
29 Oktober 2026: Semarang Berpotensi Hujan, Jateng Waspadai Cuaca Ekstrem
Kirab obor Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 tiba di Kabupaten Semarang pada Sabtu (24/10/2026) sore setelah menempuh perjalanan dari Api Abadi Mrapen, Grobogan. Di tengah kemeriahan kirab, kontingen Kabupaten Semarang menambah medali dari cabang olahraga arung jeram dan muaythai, sehingga total raihan sementara mencapai dua emas, dua perak, dan tiga perunggu.
Kirab Obor Porprov Jateng 2026 Disambut Meriah, Kabupaten Semarang Tambah Emas dari Arung Jeram
[pekok2]