URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah resmi menutup Tiktok Shop pada Rabu (4/10/2023), menyebabkan dampak besar bagi pedagang online seperti Thessalonica Ananda asal Salatiga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Setelah TikTok Shop Ditutup, Begini Nasib Seller Asal Salatiga

Setelah TikTok Shop Ditutup, Begini Nasib Seller Asal Salatiga

Setelah TikTok Shop Ditutup, Begini Nasib Seller Asal Salatiga

Pedagang tas saat menjual secara live di Tiktok Shop, Kamis (5/10/2023).
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Pada Rabu (4/10/2023) resmi Tiktok Shop resmi di tutup oleh pemerintah, penutupan tersebut ternyata berdampak bagi pedagang yang mengandalkan penjualan lewat Tiktok Shop.

Salah satu pedagang Tiktok Shop asal Salatiga, Thessalonica Ananda keluhkan penutupan Tiktok Shop karena memang penjualan di Tiktok Shop lebih besar daripada di marketplace lain. Apalagi dirinya telah berjualan di Tiktok Shop sejak dua tahun lalu.

Dengan bermodalkan kamera, handphone dan contoh barang, dirinya dapat menjual puluhan hingga ratusan dagangan.

“Bagi anak muda yang keterbatasan modal, dengan beberapa sempel barang terus kita live in bisa menjual dagangan kita,” kata Echa .

Echa sapaannya, dirinya merasakan bahwa Tiktok Shop sangat membantu dalam segi penjualan produk atau barang. Karena memang menjual suatu produk di Tiktok Shop sangatlah mudah.
Menurutnya ditutupnya Tiktok Shop ini sangat berpengaruh. Dirinya sempat menjual produk di marketplace lain dengan cara live namun hasilnya tidak sebagus di Tiktok Shop.

“Kalau aku ngaruh banget. Para owner bisnis itu menghidupi keluarga dan lainnya juga jadi dan dampaknya menurutku sih lumayan besar,” ungkapnya.

Sebelum merambah berjualan di Tiktok Shop, Echa mengaku berawal dari menjual produk secara Cast On Delivery (COD) dengan untung hanya sedikit.

“Dari dulu saya suka jualan online, Cuma COD-COD gitu kalau dulu. Apalagi anak sekolah yang modalnya terbatas. Jadi Cuma jualan baju terus ambil untungnya Cuma sedikit paling Rp 15 ribu saja,” paparnya.

Dalam satu jam live di Tiktok Shop, penontonnya mencapai 10 ribu orang dan dalam sehari dirinya mendapatkan omzet hingga Rp 2 juta. Dalam satu hari dirinya dapat menjual 60 hingga 70 produk.

“Yang nonton bisa sampai Rp 10 ribu orang tapi yang stay paling 500 an orang sih. Pendapatan kita paling tidak dalam sehari Rp 2 juta. Itu dalam satu hari ya,” ujarnya.

BACA JUGA :

Desa Kranggan di Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, mendapat apresiasi dari Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen karena berhasil mengembangkan potensi desa melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat, perguruan tinggi, dan BUMDes. Saat menghadiri Festival Pande Besi dan Opor Bebek, Jumat (26/6), Taj Yasin meminta seluruh OPD menjadikan desa tersebut sebagai rujukan Program Desa Dampingan guna mempercepat kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.
Taj Yasin Minta OPD Jateng Tiru Desa Kranggan, Model Pengembangan Desa yang Sukses Dongkrak Ekonomi Warga
PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Jawa Tengah bersama Satlantas Polres Salatiga dan PMI menggelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) di Satlantas Polres Salatiga pada Jumat (26/6/2026). Pelatihan yang diikuti pengemudi ojek online, pedagang, dan masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan memberikan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan lalu lintas sebelum tenaga medis tiba, sekaligus memperkuat budaya keselamatan dan pemahaman tentang perlindungan dasar melalui SWDKLLJ.
Tingkatkan Kesiapsiagaan, Jasa Raharja gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat di Salatiga
Polda Jawa Tengah mulai menyelidiki penyebab krisis pasokan sapi di Kota Salatiga yang memicu pedagang daging mogok berjualan selama lima hari. Kasubdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Jateng AKBP Muhammad Solikhin Fery menyatakan, Jumat (26/6/2026), pihaknya berkoordinasi dengan Satgas Pangan dan instansi terkait untuk mengusut kemungkinan penimbunan atau permainan harga, sekaligus memastikan kelangkaan murni akibat pasokan yang menurun.
Polisi Selidiki Penyebab Kelangkaan Daging Sapi di Salatiga
Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Salatiga menerjunkan 183 petugas untuk melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung pada 15 Juni–31 Agustus 2026. Pendataan menyasar seluruh usaha nonpertanian, mulai dari UMKM hingga perusahaan besar. BPS menekankan profesionalisme petugas dan mengapresiasi respons kooperatif masyarakat guna menghasilkan data akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan ekonomi.
Petugas Sensus Ekonomi Turun ke Lapangan, Respons Warga Salatiga Seperti apa?
Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan digital yang terus berkembang. Dalam media briefing di Semarang, Kamis (25/6/2026), BI mengungkap hingga 31 Mei 2026 Indonesia Anti-Scam Centre menerima 579.459 laporan penipuan digital, sehingga masyarakat diminta segera melapor jika menjadi korban agar peluang penyelamatan dana lebih besar.
Uang Hasil Kerja Bertahun-tahun Bisa Lenyap dalam Hitungan Menit, BI Jateng Ingatkan Bahaya Scam Digital
BI Jateng Stabilitas Rupiah Jadi Prioritas, Pertumbuhan Ekonomi Tetap Dijaga
BI Jateng: Stabilitas Rupiah Jadi Prioritas, Pertumbuhan Ekonomi Tetap Dijaga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Dieng Caldera Race 2026 yang berlangsung pada 19–21 Juni di kawasan Dieng, Jawa Tengah, menarik ribuan pelari dari berbagai daerah dan mancanegara. Kategori 25K menjadi favorit karena menghadirkan rute baru menuju puncak Gunung Sindoro yang lebih menantang. Peserta harus menghadapi elevasi ekstrem dan suhu dingin pegunungan, namun tetap disuguhi panorama alam khas Dieng yang memukau sepanjang lintasan.
Menembus Dingin 14 Derajat, Ribuan Pelari Serbu Dieng Caldera Race 2026