KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Sidak di Ruas Banjarnegara-Pekalongan, Ganjar Tegaskan Petugas Tak Lalai: Jangan Sampai Rakyat Celaka!

Sidak di Ruas Banjarnegara-Pekalongan, Ganjar Tegaskan Petugas Tak Lalai: Jangan Sampai Rakyat Celaka!

Sidak di Ruas Banjarnegara-Pekalongan, Ganjar Tegaskan Petugas Tak Lalai: Jangan Sampai Rakyat Celaka!

BANJARNEGARA – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo inspeksi dadakan di Jalan Ruas Banjarnegara-Pekalongan, Kecamatan Kalibening, Banjarnegara.m, Rabu (19/1). Ganjar meminta penanggungjawab tak lalai dan membuat masyarakat celaka di musim penghujan karena jalan yang rusak.

Sidak yang dilakukan Ganjar bukan tanpa alasan. Sebelumnya, Ganjar menerima laporan dari anggota DPRD Banjarnegara tentang kerusakan di jalan tersebut.

“Kemarin kan ada dari DPRD Banjarnegara menyampaikan begini, tengah malam itu langsung saya telpon. Sampaikan aja kita punya aplikasi jalan cantik, ‘wah kita nggak tau pak’ nah sekarang saya kasih tau,” kata Ganjar ditemui di lokasi jalan yang dilaporkan.

Sebenarnya, laporan kerusakan jalan itu sudah ditangani kurang dari 24 jam. Ganjar bahkan mengirimkan foto pengerjaan kepada yang bersangkutan.

“Tidak sampai 24 jam, temen-temen sudah menyelesaikan. Terus gambarnya saya kirim, ‘oh terimakasih pak warga terimakasih’,” kata Ganjar menceritakan.

Ganjar tak berpuas hati. Untuk itu dirinya langsung sidak ke lokasi jalan tersebut usai rangkaian roadshownya di Kabupaten Banjarnegara. Kontur tanah dan beban dari kendaraan yang melintas jadi perhatian Ganjar.

“Nah dengn kondisi cuaca seperti ini, terus kemudian kendaraan yang lewat di atasnya, belum termasuk potensi bencana, maka ada potensi-potensi kerusakan,” ujar Ganjar.

Untuk itu Ganjar meminta seluruh pada jajaran penanggungjawab bidang jalan, agar lebih perhatian. Patroli di musim penghujan seperti ini wajib dilakukan.

“Sehingga sebelum rakyat lapor kita udah tahu. kalau bisa dikerjakan dengan sifatnya darurat, kerjakan darurat!,” tegasnya.

“Dalam kondisi sepetti ini jangan sampai rakyat celaka karena jalannya berlubang,” imbuhnya.

Apalagi di Tahun Anggaran 2022, Ganjar menyebut belum ada proyek pekerjaan yang akan dikerjakan. Sehingga anggaran bisa difokuskan untuk pemeliharaan.

“Kalau itu nggak bisa dan butuh waktu, kasih tanda bahwa jalan ini lagi bermasalah, kita baru akan perbaiki dan nanti kemudian kita bisa menindaklanjuti dan memang kebetulan ini belum ada pekerjaan yang berjalan untuk tahun anggaran 2022. Maka kita akan pemeliharaan terus,” ujarnya.

Ganjar juga mengimbau dengan tegas pada penanggungjawab wilayah jalan yang tidak maksimal kinerjanya.

“Saya minta seluruh teman-teman yang bertangguungjawab pada ruas jalannya itu dia mesti melaporkan tiap hari, atau kalau tidak, minggir, ganti, copot biar kemudian layanannya baik,” katanya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
[pekok2]