URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sinoeng N Rachmadi, bakal calon Wali Kota Salatiga, mengembalikan berkas pencalonannya ke DPC Gerindra Kota Salatiga dengan cara unik, naik Bajaj yang didampingi puluhan ojek online, perwakilan Santri Ndalan, penggemar vespa, dan simpatisan lainnya. Rombongan berangkat dari Tegalrejo menuju Gerindra melalui jalan lingkar Salatiga, menarik perhatian masyarakat dengan Bajaj biru yang mencolok.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Sinoeng Kembalikan Berkas ke Gerindra Salatiga Naik Bajaj, Didampingi Ojek Online

Sinoeng Kembalikan Berkas ke Gerindra Salatiga Naik Bajaj, Didampingi Ojek Online

Sinoeng Kembalikan Berkas ke Gerindra Salatiga Naik Bajaj, Didampingi Ojek Online

Sinoeng N Rachmadi, bakal calon Wali Kota Salatiga, mengembalikan berkas pencalonannya ke DPC Gerindra Kota Salatiga dengan cara unik, naik Bajaj yang didampingi puluhan ojek online, perwakilan Santri Ndalan, penggemar vespa, dan simpatisan lainnya. Rombongan berangkat dari Tegalrejo menuju Gerindra melalui jalan lingkar Salatiga, menarik perhatian masyarakat dengan Bajaj biru yang mencolok.
Foto Arief Rasika
Sinoeng saat mengembalikan berkas pendaftaran balon wali kota ke DPC Gerindra yang diterima langsung oleh ketua DPC Yuliyanto
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Bakal calon Wali Kota Salatiga Sinoeng N Rachmadi mengembalikan berkas ke DPC Gerindra Kota Salatiga. Kali ini Sinoeng sengaja naik Bajaj didampingi puluhan ojek online yang biasa mangkal di Salatiga.

Selain itu, juga ada perwakilan Santri Ndalan Salatiga, penggemar vespa dan simpatisan. Rombongan berangkat dari Tegalrejo menuju Gerindra melalui jalan lingkar Salatiga.

Di perjalanan, bajaj warna biru itu mendapatkan perhatian dari masyarakat yang melihat rombongan tersebut.

Sinoeng yang mengenakan batik, diterima oleh ketua DPC Gerindra Yuliyanto, didampingi sejumlah pengurus. Setelah di cek isi berkas pengembalian, kemudian dilanjutkan dengan pembicaraan tertutup.

Usai pertemuan, Sinoeng menyebutkan jika pengembalian berkas dilakukan setelah pihaknya mengambil berkas beberapa waktu lalu. Dirinya optimis akan mendapatkan respons positif.

Sementara Yuliyanto menyambut baik pengembalian berkas tersebut. Ia menjelaskan jika Sinoeng merupakan pendaftar ke empat yang mengembalikan berkas. “Selanjut kan setelah di cek, akan dikirim ke DPD Gerindra Jateng,” jelas Yuliyanto.

Sinoeng saat diwawancarai Rasika FM

BACA JUGA :

Jelang 1 Juli Polisi Salatiga Tabur Bunga di Makam Pahlawan
Jelang 1 Juli Polisi Salatiga Tabur Bunga di Makam Pahlawan
Pemerintah mengubah strategi penanggulangan tuberkulosis (TBC) dengan melakukan skrining aktif dari rumah ke rumah guna menemukan 1,08 juta kasus sepanjang 2026. Kebijakan tersebut disampaikan Wakil Menteri Kesehatan dr. Benjamin Paulus Octavianus di RS Paru dr. Ario Wirawan Salatiga, Senin (29/6/2026), karena hingga pertengahan tahun baru sekitar 800 ribu penderita terdeteksi sehingga percepatan penemuan kasus diperlukan untuk memutus rantai penularan dan meningkatkan keberhasilan pengobatan.
Lawan TBC! Wamenkes Minta Jangan Tunggu Sakit Baru Periksa
PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Jawa Tengah bersama Satlantas Polres Salatiga dan PMI menggelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) di Satlantas Polres Salatiga pada Jumat (26/6/2026). Pelatihan yang diikuti pengemudi ojek online, pedagang, dan masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan memberikan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan lalu lintas sebelum tenaga medis tiba, sekaligus memperkuat budaya keselamatan dan pemahaman tentang perlindungan dasar melalui SWDKLLJ.
Tingkatkan Kesiapsiagaan, Jasa Raharja gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat di Salatiga
Polda Jawa Tengah mulai menyelidiki penyebab krisis pasokan sapi di Kota Salatiga yang memicu pedagang daging mogok berjualan selama lima hari. Kasubdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Jateng AKBP Muhammad Solikhin Fery menyatakan, Jumat (26/6/2026), pihaknya berkoordinasi dengan Satgas Pangan dan instansi terkait untuk mengusut kemungkinan penimbunan atau permainan harga, sekaligus memastikan kelangkaan murni akibat pasokan yang menurun.
Polisi Selidiki Penyebab Kelangkaan Daging Sapi di Salatiga
Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Salatiga menerjunkan 183 petugas untuk melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung pada 15 Juni–31 Agustus 2026. Pendataan menyasar seluruh usaha nonpertanian, mulai dari UMKM hingga perusahaan besar. BPS menekankan profesionalisme petugas dan mengapresiasi respons kooperatif masyarakat guna menghasilkan data akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan ekonomi.
Petugas Sensus Ekonomi Turun ke Lapangan, Respons Warga Salatiga Seperti apa?
Pedagang daging sapi, bakso, sate, dan masakan Padang bersama Dinas Perdagangan Kota Salatiga menggelar pertemuan di Pasar Raya I Salatiga, Rabu (24/6/2026), untuk membahas dampak mogok jualan pedagang daging akibat minimnya pasokan sapi dan tingginya harga daging. Kondisi tersebut menyebabkan stok daging menipis, sejumlah usaha kuliner mengurangi operasional bahkan tutup sementara, sehingga pemerintah mengusulkan intervensi pasokan dari daerah penghasil sapi melalui koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Imbas Pedagang Daging Sapi Mogok Jualan, Warno Akui Penjual Bakso Terdampak

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung rencana pengembangan kawasan Rawa Pening di Kabupaten Semarang sebagai destinasi wisata air unggulan setelah muncul minat investasi dari PT Pandawa Sapto Dewi Pesisir, Kamis (25/6/2026). Pengembangan yang mencakup rumah makan apung, vila, dan wahana air itu akan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan fungsi konservasi serta pengelolaan sumber daya air berkelanjutan.
Rawa Pening Dilirik Investor, Siap Jadi Destinasi Wisata Air Andalan Jawa Tengah
Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Semarang pada 2025 belum sepenuhnya memenuhi target, terutama dari sektor parkir, pariwisata, dan pajak hotel. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan hal tersebut usai rapat paripurna APBD 2025, Rabu (24/6/2026), seraya menegaskan perlunya evaluasi dan penguatan destinasi wisata untuk mendongkrak kunjungan serta pendapatan daerah di tengah tingkat okupansi hotel yang menurun.
Evaluasi Pelaksanaan APBD Kabupaten Semarang 2025, PAD Sektor Parkir dan Pariwisata Belum Capai Target