URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sejumlah nama tokoh masyarakat mulai bermunculan dalam bursa Pilwakot Salatiga 2024 seiring dengan pembukaan pendaftaran oleh beberapa partai, termasuk Nasdem dan PDI Perjuangan (PDIP). Bagas Aryanto, ketua panitia pendaftaran, menyebutkan bahwa pada hari pertama, empat nama telah mengambil formulir, termasuk mantan Pj Wali Kota Sinoeng N Rachmadi, Kolonel Haryono, dosen senior UKSW Arief Sadjiarto, dan pengusaha Thomas Suyanto.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Sinoeng Rachmadi Resmi Maju Dalam Pilwakot Salatiga 2024, Sudah Ambil Formulir di 2 Partai

Sinoeng Rachmadi Resmi Maju Dalam Pilwakot Salatiga 2024, Sudah Ambil Formulir di 2 Partai

Sinoeng Rachmadi Resmi Maju Dalam Pilwakot Salatiga 2024, Sudah Ambil Formulir di 2 Partai

Sejumlah nama tokoh masyarakat mulai bermunculan dalam bursa Pilwakot Salatiga 2024 seiring dengan pembukaan pendaftaran oleh beberapa partai, termasuk Nasdem dan PDI Perjuangan (PDIP). Bagas Aryanto, ketua panitia pendaftaran, menyebutkan bahwa pada hari pertama, empat nama telah mengambil formulir, termasuk mantan Pj Wali Kota Sinoeng N Rachmadi, Kolonel Haryono, dosen senior UKSW Arief Sadjiarto, dan pengusaha Thomas Suyanto.
Foto dok IST
Mantan Pj wali kota Salatiga, Drs. Sinoeng Noegroho Rachmadi
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Sejumlah nama tokoh masyarakat mulai bermunculan dalam bursa Pilwakot Salatiga 2024.

Seiring dengan pembukaan pendaftaran yang dilakukan oleh beberapa partai. Diantaranya partai Nasdem dan PDI Perjuangan (PDIP).

Kepada rasikafm.com ketua panitia pendaftaran Bagas Aryanto menyebutkan jika di hari pertama ada empat nama yang mengambil formulir yakni mantan Pj Wali kota Sinoeng N Rachmadi, Kemudian Kol Haryono, dosen senior UKSW Arief Sadjiarto serta pengusaha Thomas Suyanto.

Ketua DPC PDI Perjuangan Dance Ishak Palit mengharapkan semua bakal calon bisa bertanding dengan damai.

Proses di PDI Perjuangan adalah bagian dari proses pilwakot secara umum.

“Dari pengalaman, uang memang perlu tetapi bukan segalanya dalam pemilihan wali kota,” ujar Dance.

Itu juga sebabnya ia memilih Jumat Pahing, yang memiliki makna akan memunculkan pemimpin yang bijaksana, berintegritas dermawan dan bisa membaur dengan masyarakatnya.

Sementara itu di partai Nasdem juga sudah berproses.

Sekretaris DPD Nasdem Kota Salatiga Noviana Dian Hastuti, mengatakan jika sudah ada beberapa nama yang mengambil dan mengembalikan formulir pendaftaran.

Mereka adalah mantan Pj Wali kota Sinoeng N Rachmadi, Dandan Febri, pengusaha Thomas Suyanto, Erika Ucok dan Sri Wahyuni.

Formulir yang diberikan isinya sebagaimana lazimnya pendaftaran kepala daerah.

Termasuk ada visi misi dan juga komitmen terhadap pengembangan kota Salatiga.

BACA JUGA :

Tingkatkan Kemampuan Personel, Damkar Salatiga Gelar Bimtek Kebakaran dan Evakuasi Korban
Tingkatkan Kemampuan Personel, Damkar Salatiga Gelar Bimtek Kebakaran dan Evakuasi Korban
Orang Tua Siswa Pertanyakan Mekanisme Penerimaan Siswa Baru di SMAN 3 Salatiga
Orang Tua Siswa Pertanyakan Mekanisme Penerimaan Siswa Baru di SMAN 3 Salatiga
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak di 19 kecamatan di Hotel Wahid Bandungan, Minggu (24/5/2026), untuk menata ulang kepengurusan tingkat kecamatan yang masa baktinya berakhir. Melalui penjaringan dan penyaringan calon ketua PAC, partai juga memperkuat keterlibatan perempuan dan kader muda sebagai bagian dari konsolidasi internal menghadapi Pemilu 2029.
Musancab Serentak, PDI Perjuangan Kabupaten Semarang Mulai Panaskan Mesin Menuju Pemilu 2029
Musyawarah Anak Cabang DPC PDI Perjuangan Kota Salatiga memasuki tahap akhir penjaringan pengurus PAC dengan menyisakan 12 kader terbaik dari empat PAC setelah melalui seleksi berjenjang sejak Februari 2026. Penentuan ketua PAC akan diputuskan DPD PDIP Jawa Tengah dari tiga nama terbaik di masing-masing wilayah guna memperkuat soliditas partai dan pembangunan Kota Salatiga.
Jabatan Ketua PAC Ditentukan DPD Jateng, Musancab PDIP Salatiga Sisakan 12 Nama
Penguatan kaderisasi partai ditegaskan Partai Keadilan Sejahtera Jawa Tengah melalui pernyataan Sekretaris Umum Julisa Ramadhan di Kantor DPW PKS, Semarang, Minggu (8/3/2026). Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kualitas kader dan memperluas keanggotaan melalui program intensifikasi, ekstensifikasi, serta peningkatan komunikasi dengan media.
PKS Jateng Perkuat Kaderisasi dan Komunikasi dengan Media
Putusan terbaru Mahkamah Konstitusi dimanfaatkan PKS Jawa Tengah untuk memperkuat kemandirian politik. Sekjen Muhammad Kholid menyampaikan hal itu dalam Bimtek di Yogyakarta, menegaskan peluang usung kader tanpa koalisi. Konsolidasi dilakukan menghadapi dinamika pemilu agar PKS makin diperhitungkan di Pilkada dan Pemilu.
Putusan Mahkamah Konstitusi Buka Peluang, PKS Jateng Siap Usung Calon Mandiri

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Sosial akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) DBHCHT 2026 kepada 2.393 warga di 92 desa dan kelurahan mulai Juni 2026. Bantuan diberikan kepada buruh tani tembakau, buruh dan petani cengkih, serta warga kurang mampu untuk mendukung kesejahteraan dan produktivitas mereka.
2.393 Buruh dan Petani Tembakau di Kabupaten Semarang Terima BLT DBHCHT Rp600 Ribu
Sebanyak 70 pedagang daging sapi di Pasar Raya Salatiga menghentikan aktivitas jual beli selama lima hari, 22–26 Juni 2026, akibat kelangkaan pasokan sapi yang memicu kenaikan harga daging hingga Rp140.000 per kilogram. Pedagang mengaku penjualan menurun karena konsumen beralih ke bahan pangan lain, sehingga mereka meminta pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga dan menjaga keberlangsungan usaha.
Puluhan Pedagang Daging Sapi di Pasar Raya Kota Salatiga Sepakat Tidak Berjualan