[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Tag: Pendidikan

PSA,-Anggota-Satantas-Polres-Semarang-Ajarkan-Adab-Berlalu-Lintas-di-SDN-Klero-01
PSA, Anggota Satantas Polres Semarang Ajarkan Adab Berlalu Lintas di SDN Klero 01
Ratusan siswa-siswi di SDN klero 01 Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang, Kamis 11 Agustus 2022 dikagetkan dengan kehadiran badut zebra dari Satlantas Polres Semarang. Kehadiran badut zebra yang dikomandani...
Perlindungan-Saksi-dan-Korban-Belum-Maksimal-Jadi-Penyebab-Korban-Kekerasan-Anak-dan-Perempuan-di-Kabupaten-Soremarang-Enggan-Lap
Perlindungan Saksi dan Korban Belum Maksimal Jadi Penyebab Korban Kekerasan Anak dan Perempuan di Kabupaten Semarang Enggan Lapor
Sepanjang tahun 2021, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Semarang mencatat sebanyak 145 laporan tindak kekerasan terhadap anak dan perempuan. Jumlah...
BUS-SEKOLAH
Fasilitas Antar-Jemput Sekolah di Kabupaten Semarang Terkendala Keterbatasan Armada
Fasilitas antar-jemput yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang bagi murid Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Semarang belum sepenuhnya merata. Hal itu terkendala jumlah armada milik Dinas...
Kepala-Disdikbudpora-Kabupaten-Semarang-Sukaton-Purtomo-Priyatmo-saat-memberikan-pengarahan-kepada-peserta-MPLS-di-SMPN-3-Ungaran-beberapa-waktu-lalu
Pemkab Semarang Rencanakan Tambah SMP Negeri di Ungaran Timur
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang mempertimbangkan untuk menambah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di wilayah Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.
guru
Dilema, Kebutuhan Guru di Kabupaten Semarang Banyak tapi Tenaga Honorer Mau Dihapus
Penghapusan tenaga honorer atau non-ASN yang tertuang dalam Surat Edaran Menpan-RB bernomor B/185/M.SM.02.03/2022 masih menjadi dilema, terutama di bidang pendidikan.
Gubernur-Jawa-Tengah-Ganjar-Pranowo-30-7
Ganjar: Penghapusan Guru Honorer Harus Bertahap, Pertimbangkan Persebaran Guru
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan penghapusan guru honorer harus dilakukan dengan tahapan yang jelas. Termasuk mempertimbangkan persebaran tenaga pendidik karena kebutuhan tenaga pendidik...
Siswi-SD-Kutowinangun-01-saat--menyapa-Kadishub-Salatiga
Siswa SD Kutowinangun 01 Salatiga, Datangi Pemkot Dengan Naik Puluhan Angkot
180 siswa SD Kutowinangun 01 Salatiga datangi Pemkot, Rombongan yang dikawal oleh Dinas Pehubungan, Polres Salatiga, diterima di Halaman Kantor Wali Kota Jumat (29/07/22).
Bupati-Semarang-bersama-Kepala-Disdikpora-saat-secara-simbolis-menyerahkan-BSM
Ribuan Siswa Kurang Mampu Terima BSM, Bupati Harapkan Siswa Tetap Semangat Belajar
Sedikitnya 4.500 siswa SD/MI dan SMP/MTs kurang mampu menerima Bantuan Siswa Miskin dari Pemkab Semarang. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Bupati H Ngesti Nugraha di aula Kantor Disdikbudpora kompleks...
Hendi-Minta-Siswa-di-Semarang-Tak-Diwajibkan-Beli-Seragam-di-Sekolah
Hendi Minta Siswa di Semarang Tak Diwajibkan Beli Seragam di Sekolah
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi secara tegas meminta untuk peserta didik di wilayah yang dipimpinnya tak diwajibkan untuk membeli seragam di sekolah. Dirinya menyebut bahwa sekolah di wilayah ibu kota...
Kemendikbud-Undang-Ganjar-Hadiri-Pertemuan-Menteri-Kebudayaan-G20
Kemendikbud Undang Ganjar Hadiri Pertemuan Menteri Kebudayaan G20
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia mengundang Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo hadir dalam pertemuan para Menteri Bidang Kebudayaan seluruh negara anggota G20. Pertemuan itu akan digelar...
Muat Lebih

POPULER

SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting