URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Evakuasi sarang tawon ndas di perumahan Taman Manunggal Asri, Kabupaten Semarang dilakukan oleh tim Damkar Tengaran pada malam hari. Sarang tawon yang berukuran besar dan telah membahayakan keselamatan penghuni rumah tersebut berhasil dievakuasi dengan menggunakan mobil pemadam dan alat pelindung diri.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tak Hanya Jago Padamkan Api, Damkar Tengaran Juga Ahli Musnahkan Sarang Tawon “ndas” dirumah Warga

Tak Hanya Jago Padamkan Api, Damkar Tengaran Juga Ahli Musnahkan Sarang Tawon “ndas” dirumah Warga

Tak Hanya Jago Padamkan Api, Damkar Tengaran Juga Ahli Musnahkan Sarang Tawon “ndas” dirumah Warga

featured-img

RASIKAFM.COM | TENGARAN - Munculnya dua buah sarang “tawon ndas” atau sarang tawon vespa di rumah Ibnu Nadhir warga perumahan Taman Manunggal Asri RT 5 RW 4 Dusun Tugu desa Bener kecamatan Tengaran kabupaten Semarang, membuat resah sang penghuni, karena memiliki anak balita. Sang empunya rumah bahkan nyaris berkali-kali disengat oleh tawon yang sarangnya berada di depan dan samping rumah Nadhir ini.

Sarang tawon ndas sendiri memiliki ukuran yang cenderung besar dengan satu lubang operasional. Selain itu, bentuknya bulat seperti tanah dan melekat sesuai ukuran sarang, serta tidak mempunyai tangkai. Dari segi fisik hewannya, tawon ndas memiliki corak kuning dan oranye yang dominan pada punggungnya.

Kepada wartawan Nadhir mengatakan dirinya telah mencari cara dan berusaha mengusir tawon, namun tidak berhasil. Bahkan semakin hari sarangnya semakin membesar sehingga membahayakan keselamatan seisi rumah.

Karena takut Nadhir kemudian memberitahukan hal ini melalui layanan Hotline Damkar Tengaran di no layanan wa 081 393 77 8805, hingga pada malam harinya, rabu 8-3-2023 , tim Damkar Tengaran di bawah Komandan Regu B, Sutomo bersama 4 anggotanya melakukan evakuasi sarang tawon.

“saya sengaja kontak Damkar Tengaran untuk membantu mengusir tawon dari rumah saya karena membahayakan terutama bagi anak-anak” ujar Nadhir yang didampingi ketua, Arief Syarifudin.

0perasi penangkapan sarang tawon memang sengaja dilakukan di malam hari, karena jika siang hari tawon tersebut pada beterbangan sehingga sulit menangkap.

Sementara itu menurut Sutomo, pihak Damkar sering kali mendapat laporan untuk membantu warga mengusir sarang tawon ataupun adanya ular di dalam rumah.

Pantauan wartawan, dalam melaksanakan tugas operasi, Damkar juga membawa mobil pemadam lengkap dengan tangga dan juga senter untuk mengambil sarang tawon tersebut, Untuk kemudian di bawah ke tempat aman sebelum dimusnahkan.

Petugas juga menggunakan alat pelindung diri yang lengkap dan pakaian khusus untuk mengevakuasi sarang tawon.

Dihubungi terpisah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Semarang Anang Sukoco, S.STP.,M.M. Mengatakan jika saat ini petugas Damkar sudah terlatih dan sudah dilakukan pelatihan di Kemendagri.

“Kami selalu berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat diwilayah kabupaten Semarang” ujar Anang dalam konfirmasinya dengan Rasika FM.

Ibnu Nadhir warga Taman Manunggal Asri Tugu Bener Tengaran saat diwawancarai Rasika FM

BACA JUGA :

Seorang pria berinisial M (59), penghuni kos di Kampung Sawo, Bugel, Sidorejo, Kota Salatiga, ditemukan meninggal dunia pada Rabu (26/8/2026) malam. Polisi dan tim medis melakukan pemeriksaan serta olah TKP setelah menerima laporan melalui Call Center 110. Pemeriksaan awal tidak menemukan tanda penganiayaan maupun kekerasan pada tubuh korban.
Murni Sakit, Penghuni Kos Ditemukan Meninggal. Saksi akui Cium Bau Busuk
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Daihatsu Ayla dan Mitsubishi L300 Pick Up bertabrakan di Simpang Empat Klampeyan, Noborejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Selasa (25/8/2026) siang. Kecelakaan terjadi saat Ayla hendak menyeberang Jalan Pertapaan Gedono dan bertabrakan dengan L300 yang melaju dari arah Tingkir menuju Kembang. Kedua pengemudi selamat tanpa luka.
Ayla VS L300 Adu Banteng, Pemilik Mobil hanya bisa Geleng - geleng
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan