URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Peristiwa kecelakaan lalu lintas terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang di wilayah Kupangsari, Ambarawa, Kabupaten Semarang pada hari Minggu (10/3/2024). Insiden ini melibatkan sebuah kereta wisata jurusan stasiun Ambarawa-Tuntang dan sebuah minibus Daihatsu Gran Max yang ditumpangi satu keluarga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tak Mendengar Bunyi Klakson, Kereta Wisata Tertemper Minibus di Perlintasan Tanpa Palang di Ambarawa

Tak Mendengar Bunyi Klakson, Kereta Wisata Tertemper Minibus di Perlintasan Tanpa Palang di Ambarawa

Tak Mendengar Bunyi Klakson, Kereta Wisata Tertemper Minibus di Perlintasan Tanpa Palang di Ambarawa

Sebuah kereta wisata bernomor loko D30124 jurusan stasiun Ambarawa-Tuntang tertemper minibus Daihatsu Gran Max di perlintasan tanpa palang, wilayah Kupangsari Ambarawa, Minggu (10/3/2024).

Foto: Humas Polres Semarang

Sebuah kereta wisata bernomor loko D30124 jurusan stasiun Ambarawa-Tuntang tertemper minibus Daihatsu Gran Max di perlintasan tanpa palang, wilayah Kupangsari Ambarawa, Minggu (10/3/2024).
Featured Image

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Kecelakaan lalu lintas di perlintasan kereta api tanpa palang terjadi di wilayah Kupangsari, Ambarawa, Kabupaten Semarang, Minggu (10/3/2024). Kejadian ini melibatkan kereta wisata jurusan stasiun Ambarawa-Tuntang dengan sebuah minibus Daihatsu Gran Max yang ditumpangi satu keluarga.

Berdasarkan keterangan Kasatlantas Polres Semarang AKP Arpan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.36 WIB. Kronologinya, minibus yang dikendarai oleh Andi (40) warga Banyubiru hendak menuju ke arah Pasar Projo dari arah Bugisan bersama istri dan ketiga anaknya untuk mengantar dagangan pakan burung. Saat melewati perlintasan, korban diduga kurang memperhatikan situasi dan tidak mendengar suara klakson kereta wisata dengan nomor loko D30124.

“Sehingga karena jarak sudah dekat, kereta wisata tertemper mobil korban,” kata Arpan saat dikonfirmasi, Senin (11/3/2024).

Pengakuan masinis kereta Bahtiar Adi (33), saat kejadian pihaknya sudah membunyikan klakson kereta terlebih saat melewati perlintasan. Ditambah lagi kecepatan kereta di bawah 20 km/jam karena merupakan kereta wisata.

“Kami sudah sesuai prosedur, kemungkinan korban kurang konsentrasi,” ujarnya.

Sementara Kanit Gakkum Satlantas Polres Semarang Ipda Handriyani menjelaskan semua penumpang yang terdiri dari suami istri dan tiga orang anak yang masih berusia 10, 7, dan 1 tahun dalam kondisi selamat meski sempat mendapat perawatan di RSUD dr. Gunawan Mangunkusumo Ambarawa.

“Kita juga sudah melakukan pendampingan trauma healing kepada ketiga anak korban. Semuanya sudah dibolehkan pulang dari rumah sakit,” ungkapnya.

Handriyani mengimbau kepada pengguna jalan untuk mematuhi aturan lalu lintas, serta memperhatikan rambu-rambu dan lingkungan sekitar saat berkendara terutama saat melintas di perlintasan kereta api tanpa palang.

“Sehingga dapat menekan pelanggaran maupun fatalitas kecelakaan di jalan raya,” sambungnya. (win)

BACA JUGA :

Truk Tangki Rem Blong di Turunan Bawen, Terjang Warung dan Kios Tambal Ban, Satu Pemotor Tewas
Truk Tangki Rem Blong di Turunan Bawen, Terjang Warung dan Kios Tambal Ban, Satu Pemotor Tewas
Empat anggota satu keluarga asal Ambarawa ditemukan meninggal dunia di dalam tenda glamping kawasan wisata Posong, Taman Wisata Alam Posong, Rabu (27/5/2026). Polisi menduga korban mengalami keracunan setelah ditemukan mulut berbusa tanpa tanda kekerasan, sementara keluarga masih menunggu hasil autopsi dan pemeriksaan laboratorium forensik untuk memastikan penyebab kematian.
Satu Keluarga Asal Banyubiru Ditemukan Tewas Saat Camping di Wisata Posong Temanggung
Warga Dusun Gading, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang mengeluhkan dugaan pencemaran Kali Serang yang terjadi selama tiga hari terakhir hingga menyebabkan ikan lokal mati, air menimbulkan rasa gatal, dan bau menyengat tercium sampai permukiman warga, Selasa (19/5/2026). Warga bersama karang taruna menyisir aliran sungai sejauh sekitar 10 kilometer untuk menelusuri sumber limbah yang diduga dibuang pada waktu tertentu.
Diduga Tercemar Limbah, Ratusan Ikan Dewa di Kali Serang Tengaran Mati
Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua truk terjadi di jalur penyelamat Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kecandran, Sidomukti, Kota Salatiga, Selasa (19/5/2026) malam. Insiden diduga dipicu gangguan pengereman pada kedua kendaraan hingga menyebabkan benturan di jalur penyelamat dan mengakibatkan tiga orang mengalami luka, satu di antaranya luka berat.
Rem Blong, Dua Truk Tabrakan di Jalur Penyelamat JLS Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Gubernur Ahmad Luthfi
Jalan Randublatung–Cepu Jadi Prioritas, Gubernur Ahmad Luthfi Janjikan Perbaikan Maksimal September 2026
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan ruas jalan Randublatung–Cepu di Kabupaten Blora menjadi prioritas perbaikan melalui Anggaran Perubahan 2026 setelah kondisi jalan rusak memicu protes warga....
santri di era digital
Pesantren di Era Digital: Menjaga Akar Peradaban di Tengah Arus Perubahan Zaman
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan arus informasi, pesantren tetap bertahan sebagai lembaga pendidikan yang membentuk karakter, akhlak, dan spiritualitas santri. Tradisi mondok dinilai...
Disdikbudpora Kabupaten Semarang memperketat verifikasi piagam prestasi pada pelaksanaan SPMB 2026 untuk memastikan keabsahan dokumen calon peserta didik jalur prestasi. Proses pemeriksaan dilakukan hingga malam hari karena tingginya jumlah piagam yang masuk, sekaligus mengantisipasi penggunaan dokumen tidak sesuai ketentuan dalam seleksi penerimaan siswa baru.
Disdikbudpora Kabupaten Semarang Perketat Verifikasi Piagam Prestasi, Antisipasi Dokumen Aspal dalam SPMB 2026
Disdikbudpora Kabupaten Semarang memperketat verifikasi piagam prestasi pada pelaksanaan SPMB 2026 untuk memastikan keabsahan dokumen calon peserta didik jalur prestasi. Proses pemeriksaan dilakukan hingga...
Polisi Salatiga Tangkap Pengedar Sabu saat Pelaku Asik Menikmati Es Teh Jumbo di Demak
Polisi Salatiga Tangkap Pengedar Sabu saat Pelaku Asik Menikmati Es Teh Jumbo di Demak
Satresnarkoba Polres Salatiga menangkap dua pengedar sabu berinisial SSI alias Kecing dan AW alias Mento di Kecamatan Sayung, Demak, Selasa malam. Penangkapan dilakukan setelah pengembangan kasus pengguna...
Majelis Masyayikh di Sidang MK Negara Wajib Biayai Pendidikan Pesantren
Majelis Masyayikh di Sidang MK: Negara Wajib Biayai Pendidikan Pesantren
Ketua Majelis Masyayikh sekaligus Ketua Tanfidziyah PWNU, Abdul Ghaffar Rozin, menegaskan negara wajib membiayai pendidikan pesantren saat sidang uji materi UU Pesantren di Mahkamah Konstitusi, Rabu (3/6/2026)....
Muat Lebih

POPULER

Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Grup hadroh modern Ukhti Salam Bernada (USB) yang beranggotakan 17 pensiunan pejabat Pemerintah Kota Salatiga tampil memukau dalam acara Patlikuran di rumah dinas wali kota, Sabtu (23/5/2026). Dibentuk pada Februari 2026 sebagai wadah silaturahmi dan berkarya, grup ini memadukan rebana dengan alat musik modern serta telah menerima sejumlah undangan pentas di berbagai daerah sekitar Salatiga.
Meriahkan Acara Patlikuran, Hadroh USB Tampil Memukau Ratusan Penonton di Rumdis Walikota

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved