URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Kehadiran kuliner malam di Kota Salatiga semakin beragam dengan Gultik Monginsidi yang menawarkan menu gule sebagai solusi meredam kelaparan di malam hari. Pengelola Gultik Monginsidi, Sigit Biantoro Nur Achiri, menjelaskan bahwa kedai makan ini buka mulai pukul 21.00 WIB untuk memanjakan pengunjung dengan sajian kuliner yang hangat dan segar.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ternyata Kehadiran Gultik Monginsidi Salatiga, Menjadi Penyelamat saat Kelaparan pada Malam Hari

Ternyata Kehadiran Gultik Monginsidi Salatiga, Menjadi Penyelamat saat Kelaparan pada Malam Hari

Ternyata Kehadiran Gultik Monginsidi Salatiga, Menjadi Penyelamat saat Kelaparan pada Malam Hari

Warga saat menikmati Gultik Monginsidi, destinasi kuliner menarik di Kota Salatiga

Foto Arief Rasika

Warga saat menikmati Gultik Monginsidi, destinasi kuliner menarik di Kota Salatiga
Featured Image

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Kehadiran kuliner malam di Kota Salatiga semakin beragam dengan Gultik Monginsidi yang menawarkan menu gule sebagai solusi meredam kelaparan di malam hari. Pengelola Gultik Monginsidi, Sigit Biantoro Nur Achiri, menjelaskan bahwa kedai makan ini buka mulai pukul 21.00 WIB untuk memanjakan pengunjung dengan sajian kuliner yang hangat dan segar.

“Saat malam tiba, Salatiga menjadi sorotan sebagai kota pelajar dengan mahasiswa dari berbagai daerah, menjadikannya Indonesia Mini. Letaknya yang strategis di antara Solo-Yogya-Semarang membuatnya menjadi tempat istirahat yang sempurna bagi pengendara yang melewati kota ini,” ungkap Sigit.

Gultik Monginsidi bermula dari kegelisahan akan minimnya pilihan kuliner ringan namun mengenyangkan di malam hari. Hal ini mendorong mereka untuk menawarkan gule ayam dan gule daging sapi yang disajikan dengan kuah kaldu panas dan bumbu yang pas, cocok untuk memuaskan selera pengunjung.

“Penggemar rasa pedas manis juga dapat menambahkan kecap dan sambal sesuai selera,”ucap Sigit.

Dengan harga mulai dari Rp 10.000 per porsi, Gultik Monginsidi buka dari pukul 21.00 WIB hingga pukul 02.00 WIB, memberikan waktu yang cukup bagi pengunjung untuk menikmati hidangan mereka.

Di waktu yang sama, Gultik Monginsidi juga menawarkan menu ayam panggang dengan nama “Ayam Setuju” pada siang hari. Sigit menjelaskan bahwa ayam panggang dianggap lebih sehat daripada ayam goreng berdasarkan riset penelitian yang mereka gunakan sebagai referensi. Proses pemanggangan ayam panggang tanpa tambahan lemak seperti minyak membuatnya lebih rendah karbohidrat dan lebih sehat.

“Harga paket ayam panggang di Gultik Monginsidi bervariasi, mulai dari Rp 15.000 hingga Rp 25.000, tergantung pada pilihan pengunjung,” tambah Sigit.

Dengan pilihan kuliner yang beragam dan harga yang terjangkau, Gultik Monginsidi menjadi destinasi kuliner menarik di Kota Salatiga, menawarkan solusi untuk kelaparan malam dan opsi makan sehat dengan ayam panggang yang lezat.

BACA JUGA :

Kuliner sate kronyos menjadi daya tarik khas di Pasar Raya I Salatiga, disajikan oleh Asih Suminem sejak era 1950-an. Hidangan berbahan lemak dan jeroan ini diminati karena cita rasa unik, harga terjangkau, serta pengalaman makan autentik di tengah suasana pasar tradisional.
Sate Kronyos Khas Salatiga, Kuliner yang Bikin Kangen Harga Merakyat
Kuliner BUMBUM Dimsum hadir di Kota Salatiga dengan konsep dimsum sebagai lauk praktis bergizi. Dikelola Chilia, usaha ini berlokasi di Gendongan dan buka setiap hari. Mengutamakan bahan segar dengan dominasi daging ayam, BUMBUM Dimsum menawarkan menu variatif, siap santap dan frozen, untuk menjawab kebutuhan masyarakat modern.
BUMBUM Dimsum Hadir di Salatiga, Siap Manjakan Pecinta Kuliner asal Tiongkok
Tren olahraga padel hadir di Salatiga melalui Beans Padel yang memadukan permainan padel dan wisata durian Musang King di JLS Salatiga. Konsep ini menarik pengunjung lokal hingga luar kota. Inovasi ini dihadirkan pemilik usaha untuk menawarkan pengalaman olahraga sekaligus kuliner premium dalam satu lokasi dengan tarif sewa lapangan dan harga durian tertentu.
Tren Baru Olahraga di Salatiga, Main Padel Sambil Makan Durian
Makan siang di Pawon Tlogo, kawasan Horison Resort Tlogo, Tuntang, Kabupaten Semarang, menawarkan pengalaman kuliner tradisional. Pengunjung menikmati masakan Jawa yang dimasak langsung di atas tungku kayu bakar pada Januari 2026, demi menjaga cita rasa autentik dan menghadirkan sensasi nostalgia melalui proses memasak cara lama.
Resep Rahasia di Atas Tungku, Manjakan Penikmat Kuliner di Pawon Tlogo Tuntang

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Sukisno (70), warga Kota Salatiga, merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) setelah mengalami serangan stroke dan menjalani perawatan intensif serta terapi rutin selama setahun terakhir. Dengan pembiayaan yang dijamin melalui kepesertaan JKN yang ditanggung Pemerintah Kota Salatiga, ia dapat mengakses layanan kesehatan tanpa terbebani biaya hingga kondisinya berangsur pulih dan kembali beraktivitas.
Sukisno: JKN Jadi Penyelamat Saat Stroke, Kini Kembali Berjalan dan Beraktivitas
Sukisno (70), warga Kota Salatiga, merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) setelah mengalami serangan stroke dan menjalani perawatan intensif serta terapi rutin selama setahun terakhir....
DPW PKS Jawa Tengah menyalurkan paket daging kurban kepada Panti Asuhan Katolik Rumah Shalom di Kota Semarang dalam rangka program Syiar Dzulhijjah 1447 Hijriah, Jumat (29/5/2026). Dari sekitar 800 paket daging yang dihasilkan dari penyembelihan lima sapi dan satu kambing, sebanyak 25 paket diberikan sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya memperkuat harmoni serta persaudaraan lintas agama di tengah masyarakat.
Tebar Kebahagiaan Tanpa Batas Agama, PKS Jateng Salurkan Daging Kurban ke Panti Asuhan Katolik di Semarang
DPW PKS Jawa Tengah menyalurkan paket daging kurban kepada Panti Asuhan Katolik Rumah Shalom di Kota Semarang dalam rangka program Syiar Dzulhijjah 1447 Hijriah, Jumat (29/5/2026). Dari sekitar 800 paket...
Ratusan warga Muslim, Kristen, Katolik, dan Buddha di Dusun Thekelan, Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, merayakan Waisak 2570 BE dengan tradisi saling mengucapkan selamat usai ibadah di Vihara Buddha Bhumika, Minggu (31/5/2026). Tradisi yang telah berlangsung puluhan tahun ini menjadi simbol kerukunan, toleransi, dan persaudaraan antarumat beragama yang terus dijaga oleh masyarakat setempat.
Warga Beda Agama ikut Rayakan Waisak di Batur Getasan
Ratusan warga Muslim, Kristen, Katolik, dan Buddha di Dusun Thekelan, Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, merayakan Waisak 2570 BE dengan tradisi saling mengucapkan selamat usai ibadah di...
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang dan pesisir Jawa Tengah terjadi pada Senin, 1 Juni 2026, dengan tinggi muka air laut mencapai 0,9 meter pada siang hari. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko genangan rob di kawasan pesisir rendah saat gelombang dan aktivitas pasang laut mencapai puncaknya.
01 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 09.00–13.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,9 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang dan pesisir Jawa Tengah terjadi pada Senin, 1 Juni 2026, dengan tinggi muka air laut mencapai 0,9...
MTsN 1 Kabupaten Semarang di Kecamatan Susukan mengolah sampah organik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan asrama siswa menjadi pakan larva maggot sebagai bagian dari gerakan ecotheology. Inovasi yang berkembang dari penelitian siswa tersebut kini menghasilkan maggot basah dan kering bernilai jual, sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Manfaatkan Makanan Sisa MBG, MTsN Kabupaten Semarang Budidayakan Maggot
MTsN 1 Kabupaten Semarang di Kecamatan Susukan mengolah sampah organik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan asrama siswa menjadi pakan larva maggot sebagai bagian dari gerakan ecotheology. Inovasi...
Muat Lebih

POPULER

Komunitas Kridha Beksa Wandawa menggelar kelas Tari Klasik Gaya Surakarta di Pendopo Bung Karno, Salatiga, Minggu (24/5/2026), sebagai upaya melestarikan budaya Jawa di tengah modernisasi. Kegiatan yang awalnya menargetkan 30 peserta ini diikuti 62 orang berusia 12 hingga 62 tahun, yang belajar Tari Golek Sri Rejeki untuk mengenal, menjaga, dan mewariskan seni tradisi kepada generasi masa kini.
Komunitas Kridha Beksa Wandawa Gelar Kelas Tari Klasik di Salatiga, Peserta Membludak
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Senin, 25 Mei 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara di Semarang berkisar 27–34 derajat Celsius dengan kelembapan 55–90 persen, sementara hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di wilayah Pantura timur Jawa Tengah pada sore hingga awal malam.
25 Mei 2026: BMKG Prediksi Cuaca Cerah Berawan di Semarang, Hujan Lebat Berpotensi Guyur Pantura Timur Jateng

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved