KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Ternyata Kehadiran Gultik Monginsidi Salatiga, Menjadi Penyelamat saat Kelaparan pada Malam Hari

Ternyata Kehadiran Gultik Monginsidi Salatiga, Menjadi Penyelamat saat Kelaparan pada Malam Hari

Ternyata Kehadiran Gultik Monginsidi Salatiga, Menjadi Penyelamat saat Kelaparan pada Malam Hari

Kehadiran kuliner malam di Kota Salatiga semakin beragam dengan Gultik Monginsidi yang menawarkan menu gule sebagai solusi meredam kelaparan di malam hari. Pengelola Gultik Monginsidi, Sigit Biantoro Nur Achiri, menjelaskan bahwa kedai makan ini buka mulai pukul 21.00 WIB untuk memanjakan pengunjung dengan sajian kuliner yang hangat dan segar.
Foto Arief Rasika
Warga saat menikmati Gultik Monginsidi, destinasi kuliner menarik di Kota Salatiga

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Kehadiran kuliner malam di Kota Salatiga semakin beragam dengan Gultik Monginsidi yang menawarkan menu gule sebagai solusi meredam kelaparan di malam hari. Pengelola Gultik Monginsidi, Sigit Biantoro Nur Achiri, menjelaskan bahwa kedai makan ini buka mulai pukul 21.00 WIB untuk memanjakan pengunjung dengan sajian kuliner yang hangat dan segar.

“Saat malam tiba, Salatiga menjadi sorotan sebagai kota pelajar dengan mahasiswa dari berbagai daerah, menjadikannya Indonesia Mini. Letaknya yang strategis di antara Solo-Yogya-Semarang membuatnya menjadi tempat istirahat yang sempurna bagi pengendara yang melewati kota ini,” ungkap Sigit.

Gultik Monginsidi bermula dari kegelisahan akan minimnya pilihan kuliner ringan namun mengenyangkan di malam hari. Hal ini mendorong mereka untuk menawarkan gule ayam dan gule daging sapi yang disajikan dengan kuah kaldu panas dan bumbu yang pas, cocok untuk memuaskan selera pengunjung.

“Penggemar rasa pedas manis juga dapat menambahkan kecap dan sambal sesuai selera,”ucap Sigit.

Dengan harga mulai dari Rp 10.000 per porsi, Gultik Monginsidi buka dari pukul 21.00 WIB hingga pukul 02.00 WIB, memberikan waktu yang cukup bagi pengunjung untuk menikmati hidangan mereka.

Di waktu yang sama, Gultik Monginsidi juga menawarkan menu ayam panggang dengan nama “Ayam Setuju” pada siang hari. Sigit menjelaskan bahwa ayam panggang dianggap lebih sehat daripada ayam goreng berdasarkan riset penelitian yang mereka gunakan sebagai referensi. Proses pemanggangan ayam panggang tanpa tambahan lemak seperti minyak membuatnya lebih rendah karbohidrat dan lebih sehat.

“Harga paket ayam panggang di Gultik Monginsidi bervariasi, mulai dari Rp 15.000 hingga Rp 25.000, tergantung pada pilihan pengunjung,” tambah Sigit.

Dengan pilihan kuliner yang beragam dan harga yang terjangkau, Gultik Monginsidi menjadi destinasi kuliner menarik di Kota Salatiga, menawarkan solusi untuk kelaparan malam dan opsi makan sehat dengan ayam panggang yang lezat.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Semarang masa bakti 2026–2029 resmi dilantik di Pendopo Bupati Semarang, Ungaran, Rabu (14/10/2026). Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana dan Ketua PWI Kabupaten Semarang Rony Yuwono menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, independensi, serta solidaritas wartawan di tengah transformasi digital. Kepengurusan baru juga diharapkan membangun kemitraan konstruktif untuk mendukung pembangunan daerah tanpa mengabaikan prinsip jurnalistik.
Rony Yuwono Ketua PWI Kabupaten Semarang 2026–2029
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
[pekok2]