URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gading Marten, anak dari Roy Marten, mencuat sebagai kandidat calon kepala daerah dalam bursa Pilkada Kota Salatiga 2024 berdasarkan survei Lembaga Krisis Research And Consultant Institute (KRCI) yang dirilis Kamis (13/6/2024). Survei yang dilakukan KRCI pada 3-12 Juni 2024 dengan metode multistage random sampling melibatkan 400 responden, menunjukkan nama Gading Marten mengemuka saat masyarakat Salatiga disodori pertanyaan tentang calon Wali Kota Salatiga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tidak Mendaftar, namun Nama Gading Marten Masuk Bursa Pilwakot Salatiga

Tidak Mendaftar, namun Nama Gading Marten Masuk Bursa Pilwakot Salatiga

Tidak Mendaftar, namun Nama Gading Marten Masuk Bursa Pilwakot Salatiga

Gading Marten, anak dari Roy Marten, mencuat sebagai kandidat calon kepala daerah dalam bursa Pilkada Kota Salatiga 2024 berdasarkan survei Lembaga Krisis Research And Consultant Institute (KRCI) yang dirilis Kamis (13/6/2024). Survei yang dilakukan KRCI pada 3-12 Juni 2024 dengan metode multistage random sampling melibatkan 400 responden, menunjukkan nama Gading Marten mengemuka saat masyarakat Salatiga disodori pertanyaan tentang calon Wali Kota Salatiga.
Foto Arief Rasika
Rilis hasil survei Lembaga Krisis Research And Consultant Institute (KRCI), di Hotel One Six Eight Ox Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Gading Marten, anak dari Roy Marten ternyata mencuat dalam bursa Pilkada Kota Salatiga 2024. Pemilik nama lengkap Angkling Gading Gumilang itu muncul sebagai kandidat calon kepala daerah berdasarkan rilis hasil survei yang dilakukan oleh Lembaga Krisis Research And Consultant Institute (KRCI), Kamis (13/6/2024).

Kepada rasikafm.com Direktur KRCI Suwignyo Rahman mengatakan, artis kenamaan Gading Marten tersebut mengemuka manakala masyarakat Kota Salatiga disodorkan pertanyaan tentang nama-nama calon Wali Kota Salatiga.

“Adapun jangka waktu pengambilan data dilapangan dilakukan mulai periode 3-12 Juni 2024 dengan metode multistage random sampling dengan melibatkan sekira 400 responden,” terangnya di Hotel One Six Eight Ox Salatiga, Kamis (13/6/2024)

Suwignyo menerangkan, munculnya nama artis Gading Marten karena memiliki sejarah, orangtuanya Roy Marten merupakan warga asal Kota Salatiga. Kemudian, pada periode survei kedua ini kata dia, sengaja dipetakan mengambil latar belakang tokoh masyarakat secara beragam mulai pengusaha, politisi, dan pejabat publik.

Ia menambahkan, survei yang dilakukan KRCI fokus pada tingkat popularitas, akseptabilitas, dan elektabilitas dengan rumusan deskriptif kuantitatif.

“Untuk populasi pemilih yang menjadi responden dipilih mereka berusia rentang 17 tahun keatas dan sudah masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) Salatiga saat Pilpres dengan jumlah 146.267 orang,” katanya

Suwignyo mengklaim, tingkat kepercayaan atau akurasi data berdasarkan hasil survei sejumlah kandidat Pilkada Kota Salatiga diangka 95 persen dengan margin error 5 persen.

Pihaknya, mengaku sementara ratusan responden yang tersampling diketahui secara latar pendidikan beragam mulai SD kebawah sampai sarjana strata dua (S2).

“Paling tinggi untuk latar belakang pendidikan setingkat SLTA prosentase 53,50 persen. Lalu, jika dibreakdown sesuai profesi pekerjaan didominasi pengusaha sekira 46,25 persen,” ujarnya

Suwignyo menegaskan, pada periode survei tentang popularitas dan elektabilitas kali ini menindaklanjuti survei sebelumnya pada 17-2 Juni 2024. Selain nama Gading Marten, politisi PDIP Dance Ishak Palit, Sinoeng N Rachmadi, dan Muhammad Haris turut masuk survei tertinggi.

Direktur KRCI Suwignyo Rahman Saat diwawancarai Media

BACA JUGA :

Sekitar 900 siswa SD hingga SMU di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengikuti lomba tari keprajuritan pada Selasa (11/8/2026) untuk memeriahkan HUT RI ke-81 dan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil. Kegiatan yang diawali flashmob itu sekaligus menjadi upaya melestarikan tari keprajuritan yang menggambarkan perjuangan merebut kemerdekaan.
Meriah! Ratusan Siswa di Tengaran ikuti Lomba Tari Keprajuritan
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu
Ratusan siswa SMK Negeri 1 Salatiga menggelar aksi di lingkungan sekolah pada Senin untuk mempertanyakan perubahan rencana pembangunan fasilitas yang sebelumnya disepakati sebagai ruang ekspresi siswa. Aksi muncul setelah siswa mendapat informasi lahan tersebut akan digunakan untuk ruang praktik. Kepala sekolah menyebut persoalan terjadi akibat miskomunikasi dan memastikan ruang ekspresi tetap dibangun di lokasi berbeda, sementara sekolah menggelar audiensi untuk menjelaskan perubahan tersebut.
Merasa Kecewa dengan Sekolah, Ratusan Siswa SMK 1 Salatiga Gelar Aksi Demo
Ratusan warga Perumahan Taman Manunggal Asri dan Wisma Karebet, Dusun Tugu, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, memeriahkan HUT ke-81 RI melalui senam bersama dan jalan sehat sejauh 1 kilometer pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan yang digelar Karang Taruna Manebet tersebut berlangsung sejak pagi dan melibatkan anak-anak hingga orang dewasa, dengan pelepasan burung perkutut sebagai simbol dimulainya jalan sehat sekaligus pesan pelestarian lingkungan.
Meriah! Karang Taruna Manebet Sukses gelar Acara Senam dan Jalan Santai
Kecelakaan lalu lintas melibatkan Honda Vario H-5153-CI dan Kawasaki Ninja AD-6999-HM di Simpang Tiga Tegalrejo, Kelurahan Tegalrejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Minggu (9/8/2026) pagi. Pengendara Vario, P (60), warga Getasan, Kabupaten Semarang, mengalami cedera kepala setelah bertabrakan saat berbelok dan kemudian meninggal dunia setelah mendapat perawatan, sedangkan pengendara Kawasaki Ninja tidak mengalami luka serius.
Dua Motor Adu Banteng Minggu Pagi. Pengendara Honda Vario Wassalam
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, menegaskan pengelolaan sampah di Kota Salatiga akan dilakukan secara bertahap dari hulu hingga hilir dengan mengedepankan edukasi pemilahan sampah sejak dari rumah. Kebijakan yang disampaikan tersebut menargetkan penuntasan penumpukan sampah dalam waktu sekitar dua tahun melalui pengolahan sampah organik di TPS 3R serta pemanfaatan sampah anorganik menjadi bahan baku bernilai ekonomi, didukung pendampingan kepada masyarakat dan penyusunan strategi bersama konsultan.
Atasi Masalah, Pemkot Gandeng Konsultan akan Musnahkan Gunungan Sampah, 2 Tahun bisa Selesai

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Pemerintah Kota Salatiga dan LPK Serbaindo menjalin kolaborasi strategis untuk memperluas kesempatan kerja ke Jepang melalui pelatihan dan penempatan tenaga kerja resmi. Audiensi yang dipimpin Direktur LPK Serbaindo, Iman Abdul Rahman, bersama Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, membahas penyusunan nota kesepahaman (MoU), sosialisasi ke sekolah dan masyarakat, serta pengembangan kerja sama internasional guna meningkatkan kualitas SDM dan menekan angka pengangguran di Salatiga.
Perluas Kesempatan, LPK Serbaindo dan Pemkot Salatiga siap Kirim Tenaga Kerja ke Jepang
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved