KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Tim Menuju Berlian dan Senayan Sukses Antarkan Pasutri Haris – Ida Masuk ke Parlemen

Tim Menuju Berlian dan Senayan Sukses Antarkan Pasutri Haris – Ida Masuk ke Parlemen

Tim Menuju Berlian dan Senayan Sukses Antarkan Pasutri Haris – Ida Masuk ke Parlemen

Tim sukses "Menuju Berlian dan Senayan" patut diacungi jempol atas kerja kerasnya, berhasil mengantarkan pasangan suami istri, H. Muhammad Haris, S.S., M.Si. dan Hj. Ida Nurul Farida, M.Pd, dari wilayah Salatiga, meraih kursi di Senayan dan DPRD Jateng. Dibawah pimpinan Dakhori, tim sukses ini berhasil mempertahankan posisi Haris sebagai mantan Wakil Wali Kota Salatiga untuk duduk di Senayan.
Foto Arief Rasika
Muhammad Haris (kaos hitam berkacamata) ngobrol santai dengan anggota tim sukses dirumahnya Butuh Tengaran, minggu 3.3.2024 petang

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Kerja keras dari 35 anggota tim sukses “Menuju Berlian dan Senayan” patut diacungi jempol. Bagaimana tidak, disaat banyak caleg lain gagal mempertahankan posisinya, atau bahkan tumbang sebelum bertanding, kehadiran tim ini justru sukses mengusung pasangan suami istri (pasutri) dari wilayah Salatiga.

Dalam sepak terjang tim yang dikomandani oleh Dakhori ini mampu mengantarkan H. Muhammad Haris, S.S., M.Si. mantan Wakil Wali Kota Salatiga 2 periode lolos ke Senayan. Tidak hanya itu tim juga berhasil mengantarkan kembali Hj. Ida Nurul Farida, M.Pd untuk duduk di Gedung Berlian DPRD Jateng.

Dalam obrolan santai dengan rasikafm.com, Sekretaris Umum DPD PKS Kabupaten Semarang, Dakhori menyebut jika kunci utama kesuksesan adalah komunikasi sesama tim, mengingat Pemilu serentak tahun 2024 cukup berat. “kita selalu berkomunikasi dengan semua anggota tim yang tersebar di 4 kabupaten kota, selain itu kejujuran dalam bertindak juga menjadi keunggulan dari tim kami, sehingga sejak awal terbentuk hingga pemilu tim selalu kompak” ujar Dakhori, minggu (3.3.2024) petang.

Menurutnya berdasarkan hasil rekapitulasi KPU perolehan suara dari Muhammad Haris Caleg DPR RI Dapil 1, kota Salatiga, Kabupaten Semarang, Kendal dan kota Semarang berhasil meraup total 218.171 suara, yang merupakan Perolehan suara terbesar sepanjang sejarah di pemilihan legislatif.

“PKS mendapatkan 218.171 suara, pak Haris sendiri by name 64.945, menduduki kursi ketiga, dengan rincian kabupaten Semarang 25. 156, Salatiga 15.061, Kendal 8.019 serta kota Semarang 16.709 suara. Bahkan setelah pleno kota semarang ada perubahan, perolehan suara Haris tetap dan masih unggul” tambah pemilik akun facebook Kang Dakhori ini.

Sementara itu, Muhammad Haris mengaku bersyukur serta berterima kasih atas amanah dari para pendukungnya.

“saya pribadi dan keluarga mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan telah memilih kami, termasuk bu Ida juga lolos, Proses berikutnya sambil menunggu penetapan resmi dari KPU” kata mantan Wakil Wali Kota Salatiga periode 2011–2016 dan 2017–2022.

Saat disinggung soal agenda kerja pasca pelantikan Oktober mendatang Haris berjanji akan lebih memperhatikan Soal pembanggunan di dapilnya.

menurutnya perolehan suara PKS periode 2024 ini naik jika dibandingkan 5 tahun lalu. Tingkat DPRD Jawa Tengah misalnya, yang sebelumnya 10 kursi menjadi 11 kursi, DPR RI dari Jawa Tengah sebelumnya 5 kursi kini bertambah menjadi 7 kursi.

“Hal ini merupakan kerja keras teman teman tim sukses dan juga dukungan semua pihak” tutup Haris.

Muhammad Haris saat diwawancarai Rasika FM

BACA JUGA :

Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2026 di Balairung UKSW, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Lentera Harmoni”, kegiatan tahun keempat ini menampilkan inovasi ramah lingkungan dari 15 fakultas. GIHN juga mendorong kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan UMKM agar riset menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
GIHN 2026 UKSW, Ubah Inovasi Ramah Lingkungan Menjadi Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
Sebanyak 31 sapi di Kota Salatiga terkonfirmasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sepanjang Januari hingga 4 September 2026. Dispangtan Salatiga menyebut lalu lintas sapi dari luar daerah menjadi faktor utama penyebaran penyakit. Dari jumlah tersebut, 30 sapi telah sembuh dan satu dipotong paksa, sementara saat ini tidak ada kasus aktif.
31 Sapi di Salatiga Terjangkit PMK, Dinas Pantau Lalu Lintas Ternak
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px