URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Tim sukses "Menuju Berlian dan Senayan" patut diacungi jempol atas kerja kerasnya, berhasil mengantarkan pasangan suami istri, H. Muhammad Haris, S.S., M.Si. dan Hj. Ida Nurul Farida, M.Pd, dari wilayah Salatiga, meraih kursi di Senayan dan DPRD Jateng. Dibawah pimpinan Dakhori, tim sukses ini berhasil mempertahankan posisi Haris sebagai mantan Wakil Wali Kota Salatiga untuk duduk di Senayan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tim Menuju Berlian dan Senayan Sukses Antarkan Pasutri Haris – Ida Masuk ke Parlemen

Tim Menuju Berlian dan Senayan Sukses Antarkan Pasutri Haris – Ida Masuk ke Parlemen

Tim Menuju Berlian dan Senayan Sukses Antarkan Pasutri Haris – Ida Masuk ke Parlemen

Tim sukses "Menuju Berlian dan Senayan" patut diacungi jempol atas kerja kerasnya, berhasil mengantarkan pasangan suami istri, H. Muhammad Haris, S.S., M.Si. dan Hj. Ida Nurul Farida, M.Pd, dari wilayah Salatiga, meraih kursi di Senayan dan DPRD Jateng. Dibawah pimpinan Dakhori, tim sukses ini berhasil mempertahankan posisi Haris sebagai mantan Wakil Wali Kota Salatiga untuk duduk di Senayan.
Foto Arief Rasika
Muhammad Haris (kaos hitam berkacamata) ngobrol santai dengan anggota tim sukses dirumahnya Butuh Tengaran, minggu 3.3.2024 petang
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Kerja keras dari 35 anggota tim sukses “Menuju Berlian dan Senayan” patut diacungi jempol. Bagaimana tidak, disaat banyak caleg lain gagal mempertahankan posisinya, atau bahkan tumbang sebelum bertanding, kehadiran tim ini justru sukses mengusung pasangan suami istri (pasutri) dari wilayah Salatiga.

Dalam sepak terjang tim yang dikomandani oleh Dakhori ini mampu mengantarkan H. Muhammad Haris, S.S., M.Si. mantan Wakil Wali Kota Salatiga 2 periode lolos ke Senayan. Tidak hanya itu tim juga berhasil mengantarkan kembali Hj. Ida Nurul Farida, M.Pd untuk duduk di Gedung Berlian DPRD Jateng.

Dalam obrolan santai dengan rasikafm.com, Sekretaris Umum DPD PKS Kabupaten Semarang, Dakhori menyebut jika kunci utama kesuksesan adalah komunikasi sesama tim, mengingat Pemilu serentak tahun 2024 cukup berat. “kita selalu berkomunikasi dengan semua anggota tim yang tersebar di 4 kabupaten kota, selain itu kejujuran dalam bertindak juga menjadi keunggulan dari tim kami, sehingga sejak awal terbentuk hingga pemilu tim selalu kompak” ujar Dakhori, minggu (3.3.2024) petang.

Menurutnya berdasarkan hasil rekapitulasi KPU perolehan suara dari Muhammad Haris Caleg DPR RI Dapil 1, kota Salatiga, Kabupaten Semarang, Kendal dan kota Semarang berhasil meraup total 218.171 suara, yang merupakan Perolehan suara terbesar sepanjang sejarah di pemilihan legislatif.

“PKS mendapatkan 218.171 suara, pak Haris sendiri by name 64.945, menduduki kursi ketiga, dengan rincian kabupaten Semarang 25. 156, Salatiga 15.061, Kendal 8.019 serta kota Semarang 16.709 suara. Bahkan setelah pleno kota semarang ada perubahan, perolehan suara Haris tetap dan masih unggul” tambah pemilik akun facebook Kang Dakhori ini.

Sementara itu, Muhammad Haris mengaku bersyukur serta berterima kasih atas amanah dari para pendukungnya.

“saya pribadi dan keluarga mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan telah memilih kami, termasuk bu Ida juga lolos, Proses berikutnya sambil menunggu penetapan resmi dari KPU” kata mantan Wakil Wali Kota Salatiga periode 2011–2016 dan 2017–2022.

Saat disinggung soal agenda kerja pasca pelantikan Oktober mendatang Haris berjanji akan lebih memperhatikan Soal pembanggunan di dapilnya.

menurutnya perolehan suara PKS periode 2024 ini naik jika dibandingkan 5 tahun lalu. Tingkat DPRD Jawa Tengah misalnya, yang sebelumnya 10 kursi menjadi 11 kursi, DPR RI dari Jawa Tengah sebelumnya 5 kursi kini bertambah menjadi 7 kursi.

“Hal ini merupakan kerja keras teman teman tim sukses dan juga dukungan semua pihak” tutup Haris.

Muhammad Haris saat diwawancarai Rasika FM

BACA JUGA :

Bung Andre Resmi Daftar Bakal Calon Ketua DPC Partai Demokrat Kota Salatiga
Bung Andre Resmi Daftar Bakal Calon Ketua DPC Partai Demokrat Kota Salatiga
Rumpun bambu di belakang rumah warga di RT 03 RW 06, Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Api diduga berasal dari pembakaran ban sepeda motor bekas di dekat lokasi, lalu berhasil dipadamkan oleh Damkar Kota Salatiga bersama aparat dan warga tanpa menimbulkan korban jiwa.
Aparat Bersatu Padu Padamkan Api yang Menghanguskan Pohon Bambu
Satreskrim Polres Salatiga menangkap buronan yang diduga menjadi otak sindikat pembobolan rekening bank swasta di Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan. Sindikat tersebut diduga menguras saldo nasabah hingga Rp750.747.508 dengan membeli data rekening secara daring, membuat KTP palsu, lalu mengganti kartu ATM korban di kantor cabang bank menggunakan identitas palsu.
Tersangka Pembobolan Rekening Bank Rp750 Juta Ditangkap, Pelaku akui Jualan dari Medsos
Pemecahan Kendi dan Guyuran Air Kembang Tandai Penyerahan Kendaraan KDKMP di Kodim Salatiga
Pemecahan Kendi dan Guyuran Air Kembang Tandai Penyerahan Kendaraan KDKMP di Kodim Salatiga
Pemerintah Kota Salatiga membuka pelatihan vokasi Make Up Artist dan barista di UPTD Balai Latihan Kerja Disperinaker, Senin (6/7/2026), untuk meningkatkan keterampilan pencari kerja sesuai kebutuhan pasar. Wali Kota Robby Hernawan mendorong peserta membangun usaha dan menciptakan lapangan kerja, sementara pelatihan yang dibiayai APBD 2026 berlangsung selama 20 hari hingga 31 Juli.
Minimalisir Pengangguran, Pemkot gelar Pelatihan MUA dan Barista
Puluhan remaja Pecinta dan Pelestari Alam Tengaran menebar 1.900 bibit ikan di aliran Sungai Serang, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Minggu (5/7/2026). Aksi yang digagas Ketua RW 02 Dukuh Krajan, Sowam Ahmadi, menggunakan donasi warga untuk memulihkan ekosistem pascapencemaran limbah sekaligus mengedukasi generasi muda agar menjaga kelestarian sungai.
Jaga Kelestarian Alam, Remaja di Tengaran Tebar Ribuan Bibit Ikan di Sungai Serang

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut
Desa Nyatnyono, yang terletak di lereng puncak Suroloyo di Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, dikenal sebagai destinasi wisata religi yang menarik. Di sini, terdapat makam waliyullah Hasan Munadi dan putranya, Hasan Dipuro, yang menjadi pusat perhatian masyarakat sebagai leluhur dan penyebar agama Islam. Selain makam, desa ini juga memiliki peninggalan sejarah berupa Masjid Subulussalam dan Sendang Kalimah Toyyibah yang dihormati oleh warga setempat.
Melihat Sejarah Sendang Kalimah Toyyibah Nyatnyono, Mata Air Keramat Peninggalan Waliyullah Hasan Munadi