URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dinpersip) Salatiga mengadakan pameran buku dan Expo literasi yang berlangsung dari Senin hingga Minggu (3-9 Juli 2023). Acara ini diselenggarakan di halaman Perpustakaan Daerah Kota Salatiga dan dimeriahkan dengan berbagai produk UMKM, hiburan musik, serta workshop yang beragam. Selain itu, acara ini juga memamerkan produk-produk dari penyandang disabilitas.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tingkatkan Literasi, Dinpersip Salatiga Gelar Pameran Buku dan Expo

Tingkatkan Literasi, Dinpersip Salatiga Gelar Pameran Buku dan Expo

Tingkatkan Literasi, Dinpersip Salatiga Gelar Pameran Buku dan Expo

featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Pemerintah kota Salatiga melalui Dinas perpustakaan dan arsip (Dinpersip) Salatiga menggelar pameran buku dan Expo literasi pada Senin – Minggu (3-9/7/2023).

Acara yang bertempat di halaman Perpustakaan daerah Kota Salatiga itu juga diramaikan dengan berbagai produk UMKM, Hiburan musik, dan aneka workshop. Selain itu juga ada produk dari penyandang disabilitas yang dipamerkan dalam acara itu.

Penjabat Walikota Salatiga menyebut kegiatan ini sebagai upaya untuk menjadikan literasi sebagai sebuah perilaku. Bukan hanya sebagai sebuah kebutuhan dan harus melekat.

“Membaca menjadi jendela dunia betul. Oleh karena itu sekarang membaca tidak lagi eksklusif. Tapi menjadi inklusif, artinya tidak ada sekat. Kemudahan bagi siapapun termasuk penyandang disabilitas,” kata Sinoeng.

Selain itu literasi juga akan memberikan pencerahan terkait hal-hal yang menyangkut sosiokultural. Seperti soal literasi digital, sehingga itu mempermudah masyarakat. Serta literasi disabilitas juga akan sangat membantu.

“Soal literasi perbankan atau literasi keuangan, karena bagaimanapun juga agar masyarakat secara umum tidak mengalami ketersesatan atau keterjebakkan tentang pinjaman online yang semakin menjerat bagi mereka,” ungkap Sinoeng.

Dengan adanya informasi yang mudah dan lebih sederhana maka akan mempermudah masyarakat dan bisa meningkatkan tingkat literasi masyarakat Salatiga. Sinoeng akan terus mendorong agar literasi masyarakat semakin membaik.

Salah seorang pengunjung Iqbal mengaku senang dengan adanya pameran buku ini. Sebab selain bisa mencari buku juga ada stand inovasi karya dari warga Salatiga.

“Bagus juga ini ada karya-karya juga. Tadi ada Lukisan, kerajinan juga ada,” ungkap pemuda asal Magelang ini.

Dia juga berharap adanya pameran buku ini sering diselenggarakan. Karena cukup mempermudah mencari buku-buku dan juga melihat karya-karya dari seniman dan UMKM Salatiga.

BACA JUGA :

Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari di Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih predikat terbaik nasional 2026 berkat inovasi wisata edukatif “Super Daddy”. Penghargaan diserahkan Bupati Semarang Ngesti Nugraha kepada Kepala Desa Lerep Sumaryadi saat Harganas 2026, Rabu (8/7/2026), sebagai apresiasi atas program kebersamaan ayah dan anak yang telah diikuti sekitar 500 keluarga.
Kampung KB Lerep Jadi Terbaik Nasional, Paket Wisata "Super Daddy" Antar Ayah Lebih Dekat dengan Anak
Satreskrim Polres Salatiga menangkap buronan yang diduga menjadi otak sindikat pembobolan rekening bank swasta di Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan. Sindikat tersebut diduga menguras saldo nasabah hingga Rp750.747.508 dengan membeli data rekening secara daring, membuat KTP palsu, lalu mengganti kartu ATM korban di kantor cabang bank menggunakan identitas palsu.
Tersangka Pembobolan Rekening Bank Rp750 Juta Ditangkap, Pelaku akui Jualan dari Medsos
Pemecahan Kendi dan Guyuran Air Kembang Tandai Penyerahan Kendaraan KDKMP di Kodim Salatiga
Pemecahan Kendi dan Guyuran Air Kembang Tandai Penyerahan Kendaraan KDKMP di Kodim Salatiga
Alumni dan peneliti Universitas Kristen Satya Wacana mengembangkan Mikoologi atau Mikoo, kit budidaya jamur tiram sebagai sarana belajar dan bermain anak sekaligus produk komersial. Riset yang berlangsung Maret–Mei 2025 itu mematangkan media tanam agar jamur tumbuh cepat, konsisten, dan aman dikonsumsi, sehingga membantu orang tua mengurangi waktu penggunaan gawai anak melalui aktivitas merawat tanaman.
Mahasiswa UKSW Riset Jamur Mikoologi, Berhasil Masuk ke Swalayan
Pemerintah Kota Salatiga membuka pelatihan vokasi Make Up Artist dan barista di UPTD Balai Latihan Kerja Disperinaker, Senin (6/7/2026), untuk meningkatkan keterampilan pencari kerja sesuai kebutuhan pasar. Wali Kota Robby Hernawan mendorong peserta membangun usaha dan menciptakan lapangan kerja, sementara pelatihan yang dibiayai APBD 2026 berlangsung selama 20 hari hingga 31 Juli.
Minimalisir Pengangguran, Pemkot gelar Pelatihan MUA dan Barista
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengikuti rute 5K Rupiah Borobudur Playon 2026 di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (5/7/2026), sambil mendorong kursi roda putranya. Ajang yang diikuti sekitar 4.000 pelari ini digelar Bank Indonesia Jawa Tengah untuk mengedukasi cinta rupiah, menggerakkan UMKM, memperkuat sport tourism, serta menyalurkan sekitar Rp600 juta dana pendaftaran kepada 10 desa.
Sambil Dorong Kursi Roda Sang Anak, Ahmad Luthfi Ramaikan Rupiah Borobudur Playon 2026

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Perdagangan menyiapkan Shelter Kridanggo sebagai pusat penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) kuliner melalui program SIPEKAT. Rencana tersebut disampaikan dalam kegiatan diseminasi di Aula Dinas Perdagangan Kota Salatiga sebagai upaya menyelaraskan penataan ruang kota, fungsi jalan, dan pemberdayaan ekonomi pedagang melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan serta sektor perbankan.
PKL Kuliner Salatiga akan Dipusatkan di Shelter Kridanggo
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut