URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga

Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga

Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga

Ribuan warga kota Salatiga berebut makanan yang disediakan dalam acara kenduri rakyat dalam rangka HUT Salatiga di Alun-alun Salatiga (Foto Arief Rasika)
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Ribuan warga kota Salatiga dan sekitarnya berebut makanan yang disediakan dalam acara kenduri rakyat dalam rangka HUT Salatiga di Alun-alun Salatiga, Jawa Tengah (Jateng), Jumat (24/7/2026). Mereka memadati Alun-alun Salatiga, untuk mengikuti kenduri rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1.276 Kota Salatiga. Tak hanya warga lokal, wisatawan yang sedang berkunjung pun ikut larut dalam kemeriahan dengan berburu ribuan porsi makanan gratis yang disediakan panitia.

Sebanyak 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa disiapkan DPRD Kota Salatiga untuk masyarakat. Begitu pembagian dimulai sekitar pukul 11.00 WIB, ratusan stan kuliner yang mengelilingi Alun-alun langsung diserbu warga. Dalam waktu kurang dari lima menit, makanan di lebih dari 100 stan habis dibagikan.

Suasana penuh antusias terlihat di berbagai sudut Alun-alun. Warga rela berdesakan demi mendapatkan makanan gratis. Bahkan wisatawan yang semula hanya berjalan-jalan di kawasan Alun-alun ikut bergabung karena penasaran melihat keramaian.

Dua wisatawan asal Bandung, Wilma dan Amel, mengaku awalnya tidak mengetahui ada kenduri rakyat di Salatiga. Keduanya kemudian ikut mengantre setelah melihat ribuan orang memadati lokasi.

“Awalnya kita hanya jalan-jalan aja di Alun-alun ini, terus tadi rame-rame akhirnya kita ikut Fomo jadi ikutan juga (mengambil makanan),” kata Wilma.

Wilma mengatakan baru pertama kali mengikuti kenduri rakyat di Salatiga. Ia mengaku tidak menyangka acara tersebut dihadiri begitu banyak orang. Kebetulan, kunjungan wisatanya ke Salatiga bertepatan dengan peringatan hari jadi kota.

“Menarik banget ini, ramai dan seru. Jadi ikut seru-seruan juga di sini,” katanya.

Menurut Widiastuti, kenduri rakyat selalu menjadi agenda yang dinantikan setiap peringatan HUT Kota Salatiga karena seluruh masyarakat bisa ikut menikmati suasana perayaan.

“Dapat makanan gratis ya senang. Tahun lalu saya juga ikut. Karena banyak orang tadi harus rebutan. Saya berharap acara ini terus dilakukan ke depannya,” kata Widi.

Ketua DPRD Kota Salatiga, Dance Ishak Palit, mengatakan rangkaian HUT ke-1.276 Kota Salatiga sengaja dikemas lebih dekat dengan masyarakat melalui rapat paripurna yang digelar di Alun-alun dan dilanjutkan kenduri rakyat.

“Kita sediakan 7.000 porsi makanan untuk warga masyarakat Kota Salatiga. Itu bagian dari ungkapan syukur menyambut ulang tahun Kota Salatiga,” kata Dance.

Dance menjelaskan, kenduri rakyat menjadi simbol kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Kota Salatiga. Dance berharap semangat kebersamaan itu terus terjaga sehingga Salatiga semakin maju, modern, sejahtera, dan memiliki daya saing global

– Warga berebut gunungan
– Ketua DPRD Kota Salatiga, Dance Ishak Palit

BACA JUGA :

Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga mewisuda dua mahasiswa difabel pada Wisuda ke-12 yang digelar pada 24–25 Juli 2026 sebagai wujud komitmen menghadirkan pendidikan tinggi Islam yang inklusif. Kampus menegaskan kesetaraan akses pendidikan melalui penyediaan layanan ramah disabilitas, sejalan dengan program prioritas Kementerian Agama, sekaligus mewisuda total 1.299 lulusan pada periode tersebut.
Wisuda ke-12 UIN Salatiga, Dua Mahasiswa Difabel Sukses Raih Gelar Sarjana
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Sebanyak 1.759 anak PAUD dan TK se-Kota Salatiga memecahkan Rekor LEPRID melalui pertunjukan drama dan medley lagu dolanan anak dalam peringatan Hari Anak Nasional di Salatiga. Rekor tersebut diraih karena menjadi penampilan medley lagu dolanan anak dengan peserta PAUD/TK terbanyak. Selain itu, peserta membentuk formasi angka 1276 sebagai simbol Hari Jadi Kota Salatiga, dilanjutkan penanaman pohon tabebuya dan penyerahan bibit anggrek sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Hari Anak, Ribuan Anak PAUD Tampilkan Drama dan Medley Lagu Dolanan, Catatkan Rekor LEPRID

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama PT Jasamarga Jogja Bawen menyempurnakan jalur kanalisasi sepeda motor di Exit Tol Bawen dengan mengubah bentuk pulau jalan menjadi lebih landai. Perbaikan yang dilakukan setelah evaluasi dan koordinasi dengan PT Trans Marga Jateng ini bertujuan meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta memudahkan pengendara sepeda motor bergabung ke lajur utama.
Pulau Jalan Exit Tol Bawen Dibongkar, Kurangi Risiko Manuver Pengendara Motor
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga