URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumperindag) Kabupaten Semarang meluncurkan website profil IKM berpotensi ekspor sebagai inovasi strategis dalam pengembangan industri kecil dan menengah (IKM).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Torakur Asal Bandungan Dilirik Pembeli dari Arab Saudi

Torakur Asal Bandungan Dilirik Pembeli dari Arab Saudi

Torakur Asal Bandungan Dilirik Pembeli dari Arab Saudi

Kepala Diskumperindag Kabupaten Semarang Heru Subroto menyerahkan sertifikat Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) kepada 62 pelaku IKM dalam acara peluncuran website profil IKM di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, belum lama ini. Foto: Diskominfo Kab. Semarang
Kepala Diskumperindag Kabupaten Semarang Heru Subroto menyerahkan sertifikat Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) kepada 62 pelaku IKM dalam acara peluncuran website profil IKM di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, belum lama ini. Foto: Diskominfo Kab. Semarang
Featured Image

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumperindag) Kabupaten Semarang terus menggenjot pengembangan industri kecil dan menengah (IKM) melalui berbagai inovasi strategis. Selain aktif mengikuti pameran internasional, Diskumperindag juga meluncurkan website profil IKM berpotensi ekspor.

Kepala Diskumperindag, Heru, mengungkapkan bahwa pada ajang Trade Expo Indonesia di Tangerang, Banten, beberapa waktu lalu, produk torakur (tomat rasa kurma) buatan pelaku IKM asal Bandungan menarik minat pembeli dari Arab Saudi. Hal ini disampaikan dalam acara peluncuran website profil IKM di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, belum lama ini.

“Website ini dikembangkan dalam bahasa Inggris untuk menjangkau pasar internasional. Ke depan, (website) direncanakan memiliki fitur multi bahasa agar semakin efektif menarik pembeli mancanegara,” kata Heru.

Pada acara yang sama, Diskumperindag menyerahkan sertifikat Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) kepada 62 pelaku IKM. Sertifikasi ini difasilitasi oleh Diskumperindag bekerja sama dengan Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Pencegahan Pencemaran Industri (BBSPJPPI) Kementerian Perindustrian RI.

Menurut Heru, sertifikat TKDN membuka peluang bagi pelaku IKM untuk berpartisipasi dalam lelang pengadaan barang dan jasa pemerintah melalui e-katalog.

“Dengan sertifikat ini, kami harap IKM dapat berkembang lebih pesat,” ujarnya.

Kepala BBSPJPPI, Sidiq Herman, yang turut hadir dalam acara tersebut, menjelaskan bahwa pemerintah memberikan kemudahan bagi pelaku IKM dalam memperoleh sertifikat TKDN melalui mekanisme self-assessment.

“Ini bertujuan mendukung pengembangan produk IKM yang berkualitas dan kompetitif. Sertifikat ini adalah langkah awal menuju kesuksesan,” tegasnya. (win)

BACA JUGA :

Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Creative Hub Forum, Cara Gekrafs dan Disbudparekraf Jateng Perkuat Jejaring Kreator Lokal
Creative Hub Forum, Cara Gekrafs dan Disbudparekraf Jateng Perkuat Jejaring Kreator Lokal
Kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamax menjadi Rp16.250 per liter mulai dirasakan warga di Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu (10/6/2026). Sejumlah pengendara mengaku pengeluaran harian bertambah, namun tetap memilih Pertamax karena dinilai lebih baik untuk performa dan keawetan mesin kendaraan meski antrean Pertalite di SPBU mulai meningkat.
Harga Pertamax Meroket, Warga Ungaran Tetap Bertahan Meski Pengeluaran Membengkak

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Satreskrim Polres Semarang menetapkan seorang pria berinisial AJS (56), warga kelahiran Salatiga, sebagai tersangka kasus pencabulan dan persetubuhan terhadap delapan santri di sebuah pondok pesantren...
Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Pemerintah Kota Salatiga melalui Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, dan Kelurahan Ledok menindaklanjuti laporan warga terkait dugaan pencemaran sungai di RT 03 RW 11, Kelurahan Ledok, Kecamatan Argomulyo,...
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Semarang menggandeng sejumlah LPK, termasuk LPK Surya Intan Tengaran, untuk melatih 375 warga melalui program pelatihan dan penempatan kerja sektor garmen pada 2026. Peserta...
Peraih Nilai TKA Sempurna di Salatiga dapat Cuan dari Wali Kota
Peraih Nilai TKA Sempurna di Salatiga dapat Cuan dari Wali Kota
Dua pelajar Kota Salatiga, Kiandra Isna Aisha Anindhita dari SD Negeri 06 Salatiga dan Gabriela Tirza Jeovana Utomo dari SMP Stella Matutina Salatiga, meraih nilai sempurna dalam Tes Kemampuan Akademik...
Creative Hub Forum, Cara Gekrafs dan Disbudparekraf Jateng Perkuat Jejaring Kreator Lokal
Creative Hub Forum, Cara Gekrafs dan Disbudparekraf Jateng Perkuat Jejaring Kreator Lokal
DPW Gekrafs Jawa Tengah bersama Disbudparekraf Jateng menggelar forum ekonomi kreatif di Hotel Wahid Prime Salatiga, Rabu (10/6/2026), guna memperkuat kolaborasi antarkreator, komunitas, akademisi, media,...
Muat Lebih

POPULER

Peraih Nilai TKA Sempurna di Salatiga dapat Cuan dari Wali Kota
Peraih Nilai TKA Sempurna di Salatiga dapat Cuan dari Wali Kota
MTsN 1 Kabupaten Semarang di Kecamatan Susukan mengolah sampah organik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan asrama siswa menjadi pakan larva maggot sebagai bagian dari gerakan ecotheology. Inovasi yang berkembang dari penelitian siswa tersebut kini menghasilkan maggot basah dan kering bernilai jual, sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Manfaatkan Makanan Sisa MBG, MTsN Kabupaten Semarang Budidayakan Maggot
Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengurangi kebisingan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Razia Seminggu, 74 Knalpot Tidak Sesuai Teknis Ditindak Jajaran Satlantas Salatiga

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved