URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Kecelakaan maut terjadi di Simpang 3 ABC depan Luwes, Kelurahan Ledok, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, Senin malam (11/8/2025), ketika truk tronton H 9327 OW yang dikemudikan Setyo Kaharto menabrak empat kendaraan dan menewaskan seorang guru bernama Yulfa Mafi’atun (36) serta melukai dua orang. Truk tersebut diketahui tidak memiliki uji kir sejak 21 Agustus 2017, menurut Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kota Salatiga, Guntur Junanto, yang menyebut rem blong akibat kebocoran seal rem angin dan modifikasi rem parkir sebagai penyebab utama.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Truk Tronton Maut Ternyata Uji Kirnya Mati sejak 8 Tahun

Truk Tronton Maut Ternyata Uji Kirnya Mati sejak 8 Tahun

Truk Tronton Maut Ternyata Uji Kirnya Mati sejak 8 Tahun

Truck maut ABC
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Fakta baru muncul dari kecelakaan maut di Simpang 3 ABC, depan Luwes, Kelurahan Ledok, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, Senin malam, (11/8/2025). Truk tronton H 9327 OW yang menabrak empat kendaraan ternyata tak memiliki uji kir sejak delapan tahun lalu.

“Hasil investigasi, kendaraan tersebut kirnya mati dari tahun 21 Agustus 2017,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kota Salatiga, Guntur Junanto, Selasa, 12 Agustus 2025.

Guntur menjelaskan, kecelakaan dipicu kebocoran pada seal rem angin yang menyebabkan rem blong. Selain itu, ditemukan modifikasi pada rem parkir yang membuat sistem pengereman tidak bekerja maksimal.

Kasatlantas Polres Salatiga, AKP Darmin, menyebut truk melintas di jalur yang tidak semestinya. “Jalur tidak sesuai. Kendaraan angkutan barang harusnya lewat JLS,” ujarnya singkat.

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan yang terjadi di Jalan Soekarno-Hatta itu melibatkan truk tronton H 9327 OW yang dikemudikan Setyo Kaharto, Daihatsu Grandmax S 8507 WQ dikendarai Nanang Nurdiansah (warga Jombang), Mazda Vantrend H 1187 LL oleh Kasri (warga Salatiga), serta dua sepeda motor Honda Vario—H 4061 MK milik Nindya Dewanti Permata dan H 4504 TC milik Yulfa Mafi’atun.

Plh Kasi Humas Polres Salatiga, IPDA Sutopo, mengatakan truk tronton dari arah Tingkir menuju Semarang itu diduga kehilangan kendali saat mendekati lampu merah. “Saat itu di depannya terdapat Grandmax, Vantrend, dan dua sepeda motor yang sedang berhenti karena lampu lalu lintas menyala merah. Truk tidak mampu berhenti dan menabrak beruntun kendaraan yang ada di depannya,” paparnya.

Korban tewas, Yulfa Mafi’atun (36), seorang guru asal Blotongan, Sidorejo, mengalami luka sobek di kepala dan patah kaki kiri. Dua korban luka ringan adalah Yuli Suwarti (49) dan Aninda Dana Puspitasari (13).

BACA JUGA :

Warung Soto di Kalinyamat Tingkir Terbakar, Diduga akibat Dispenser
Warung Soto di Kalinyamat Tingkir Terbakar, Diduga akibat Dispenser
Sebuah rumah milik Paidi (65) di Dusun Kalangan RT 01 RW 05, Desa Sukoharjo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, terbakar pada Senin (8/6/2026) dini hari. Kebakaran diketahui setelah warga mendengar teriakan dari rumah korban dan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tim Damkar dari sejumlah pos diterjunkan ke lokasi dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 04.34 WIB sehingga kebakaran tidak meluas. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut, sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
Kebakaran Landa Rumah Warga Pabelan, Damkar Gabungan Kabupaten Semarang dan Salatiga Berjibaku Jinakkan Api
Truk Tangki Rem Blong di Turunan Bawen, Terjang Warung dan Kios Tambal Ban, Satu Pemotor Tewas
Truk Tangki Rem Blong di Turunan Bawen, Terjang Warung dan Kios Tambal Ban, Satu Pemotor Tewas
Empat anggota satu keluarga asal Ambarawa ditemukan meninggal dunia di dalam tenda glamping kawasan wisata Posong, Taman Wisata Alam Posong, Rabu (27/5/2026). Polisi menduga korban mengalami keracunan setelah ditemukan mulut berbusa tanpa tanda kekerasan, sementara keluarga masih menunggu hasil autopsi dan pemeriksaan laboratorium forensik untuk memastikan penyebab kematian.
Satu Keluarga Asal Banyubiru Ditemukan Tewas Saat Camping di Wisata Posong Temanggung
Warga Dusun Gading, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang mengeluhkan dugaan pencemaran Kali Serang yang terjadi selama tiga hari terakhir hingga menyebabkan ikan lokal mati, air menimbulkan rasa gatal, dan bau menyengat tercium sampai permukiman warga, Selasa (19/5/2026). Warga bersama karang taruna menyisir aliran sungai sejauh sekitar 10 kilometer untuk menelusuri sumber limbah yang diduga dibuang pada waktu tertentu.
Diduga Tercemar Limbah, Ratusan Ikan Dewa di Kali Serang Tengaran Mati
Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua truk terjadi di jalur penyelamat Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kecandran, Sidomukti, Kota Salatiga, Selasa (19/5/2026) malam. Insiden diduga dipicu gangguan pengereman pada kedua kendaraan hingga menyebabkan benturan di jalur penyelamat dan mengakibatkan tiga orang mengalami luka, satu di antaranya luka berat.
Rem Blong, Dua Truk Tabrakan di Jalur Penyelamat JLS Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengurangi kebisingan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Razia Seminggu, 74 Knalpot Tidak Sesuai Teknis Ditindak Jajaran Satlantas Salatiga
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11.000 per Kg, Pinsar Sebut Overproduksi dan Dominasi Middleman Jadi Penyebab

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved