URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Univeristas Dian Nuswantoro (Udinus) dalam menunjang pelaksanaan perkuliahan tatap muka (PTM) 100 persen bekerja sama dengan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) Polda Jateng melakukan program vaksinasi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tunjang Proses PTM, Udinus Bekerjasama Dengan Polda Jateng Adakan Vaksinasi

Tunjang Proses PTM, Udinus Bekerjasama Dengan Polda Jateng Adakan Vaksinasi

Tunjang Proses PTM, Udinus Bekerjasama Dengan Polda Jateng Adakan Vaksinasi

featured-img

SEMARANG – Univeristas Dian Nuswantoro (Udinus) dalam menunjang pelaksanaan perkuliahan tatap muka (PTM) 100 persen bekerja sama dengan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) Polda Jateng melakukan program vaksinasi.

Proses percepatan vaksinasi yang dilaksanalan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-76 itu dilakukan di depan gedung E Udinus Jumat (17/6/2022).

Keputusan PTM di Udinus juga tertuang dalam surat No. 288/B.21/UDN-01/IV/2022 yang berisi tentang Edaran Pelaksanaan PTM serta Ujian Akhir Semester (UAS) Genap 2021/2022. Rektor Udinus, Prof. Dr. Edi Noersasongko, M.Kom mengatakan PTM sudah dimulai Senin, 13 Juni 2022 kemarin dan kegiatan vaksinasi ini dimaksudkan untuk menunjang proses pembelajaran.

“Program ini (PTM) baru mulai Senin (13/6) dengan vaksinasi untuk menunjang belajar. Kedua juga menunjang program pemerintah apalagi akhir-akhir ini grafik naik diharapkan bisa menekan dan saling jaga,” ujar Prof Edy saat ditemui.

Sementara itu terkait syarat untuk mahasiswa dalam melaksanakan PTM yaitu suntikan pertama dan kedua menjadi. Namun untuk suntikan booster belum menjadi kewajiban akan tetapi tetap disarankan.

“PTM disarankan untuk booster. Tapi sama-sama menjaga. Pak Jokowi sampaikan Covid-19 mereda, ya kita adakan PTM. Vaksinasi ini juga sebagai pendukung,” jelasnya.

Semenara itu, Wakil Kepala Satgas Covid-19 Udinus, Mohamad Sidiq mengatakan Udinus sebelumnya sudah melakukan uji coba PTM. Selanjutnya, PTM kali bisa dimulai dengan melakukan scan Peduli Lindungi serta suhu menjadi syarat masuk kelas. Meski demikian masih ada bebrapa mata kuliah yang bisa dilaksanakan secara daring.

“Ada syarat ketika dulu pemerintah izinkan 50 persen itu izin orangtua. Ternyata ada yang tidak diizinkan. Sekarang izin tidak, tapi vaksin wajib. Kita screening peduli dan suhu. Kalau masih panas ada ke poli,” paparnya.

Disisi lain, terkait mahasiswa yang masih menjalani suntikan pertama, akan difasilitasi lagi untuk suntikan kedua. Hingga siang ini ia menyebut masih ada 20 mahasiswa yang masih mendapatkan suntikan pertama vaksinasi.

“Ada 20 vaksin pertama. Nanti difasilitasi. Kalau 3 bulan berikutnya akan vaksin lagi dengan kerjasama oleh Pemkot,” bebernya.

Senada, Wakapolda Jawa Tengah, Brigjen Abioso Seno Aji mengatakan mahasiwa yang sudah memulai PTM diharapkan tetap patuh protokol kesehatan. Ia menyebut kasus Covid-19 di Jawa Tengah sudah menurun dan dariaporan terbaru yang diterima ada 67 kasus yang ditangani.

“Kasus aktif Covid-19 di Jateng ada 67 orang, 18 dirawat dan 49 isoman,” jelasnya.

“Beberapa perguruan tinggi melakukan tatap muka artinya perkuliahan dimulai lagi di area kampus. Pesan saya patuhi protokol kesehatan. Tidak boleh uforia dann yakin tidak pernah kena lagi, pokir resiko pahitnya. Silahkan datang ke kampus untuk menimba ilmu, jangan dulu dilepas masker itu,” pesannya.

Ia menyebutkan vaksinasi di kampus Udinus tidak hanya untuk mahasiswa tapi bisa juga diikuti masyarakat sekitar. Karena kegiatan tersebut merupakan rangkaian bakti kesehatan HUT Bhayangkara yang digelar serentak.

“Vaksinasi dosis pertama di Jawa Tengah saat ini sudah 93,63 persen. Dosis kedua 82,83 perses. Dosis ketiga 23,03 persen,” katanya.

Salah satu mahasiswa, Rizal mengaku terbantu terkait pengadaan program vaksinasi ini. Apalagi, lanjut dia, adanya vaksinasi ini membuat pembelajaran tatap muka bisa lebih aman dari Covid-19.

“Ya senang, saya sebelumnya cuma online, ini bisa offline,” ujar Mahasiswa Jurusan Teknik Informatika Udinus itu.

Dengan adanya vaksinasi sebagai syarat kuliah, Rizal akhirnya mendapat suntikan vaksin karena sebelumnya dia takut jarum suntik. Kesempatan pagi ini dia pakai untuk memberanikan diri.

“Saya ini baru dosis pertama. Saya takut jarum suntik. Tapi karena ini salah satu syarat kuliah offline ya diberanika. Ternyata tidak terlalu sakit, saya bayanginnya sudah aneh-aneh,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Dosen STAI Kuningan, Dakhori, menjelaskan bahwa istilah Londo Ireng kini berkembang sebagai simbol kritik terhadap praktik kekuasaan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat. Pernyataan tersebut disampaikan kepada Rasika FM, Minggu (26/7/2026), sebagai refleksi atas ketimpangan sosial, pembangunan, dan demokrasi. Menurutnya, kritik terhadap kebijakan merupakan bagian penting dalam menjaga akuntabilitas pemerintahan serta memastikan kemerdekaan benar-benar dirasakan masyarakat.
Istilah Londo Ireng Kembali Muncul, Dr. Dakhori Soroti Bahaya Mental Penjajah di Tubuh Bangsa Sendiri
Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Abdul Ghoffar Rozin menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas elemen dalam menghadapi bencana saat Apel Kesiapsiagaan Jambore Relawan NU Peduli se-Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Harda Walika, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini diisi peluncuran aplikasi NU Risk, penyerahan bantuan kebencanaan, serta penanaman pohon sebagai upaya memperkuat respons bencana, pemulihan korban, dan konservasi lingkungan.
Gus Rozin: Relawan NU Peduli Harus Siaga, Cepat dan Utamakan Kemanusiaan
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga