URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Tim Jatanras Ditreskrimum Polda Jateng bekerja sama dengan Polrestabes Semarang mengungkap aksi pengeroyokan dan pembacokan menggunakan senjata tajam jenis celurit yang terjadi pada akhir bulan Juli 2022 lalu.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ungkap Kasus Pengeroyokan dan Pembacokan di Semarang, Polisi: Salah sasaran

Ungkap Kasus Pengeroyokan dan Pembacokan di Semarang, Polisi: Salah sasaran

Ungkap Kasus Pengeroyokan dan Pembacokan di Semarang, Polisi: Salah sasaran

Para pelaku pengeroyokan dan pembacokan dari GENG ARMI 059 dan GENG BK sudah diamankan kepolisian untuk proses pemeriksaan hukum lebih lanjut.
featured-img

SEMARANG – Tim Jatanras Ditreskrimum Polda Jateng bekerja sama dengan Polrestabes Semarang mengungkap aksi pengeroyokan dan pembacokan menggunakan senjata tajam jenis celurit yang terjadi pada akhir bulan Juli 2022 lalu.

Wakapolda Jateng, Brigjen Pol Abiyoso Seno Aji menjelaskan, kasus pertama yaitu aksi kekerasan secara bersama-sama di dua daerah dari Polrestabes Semarang dengan waktu yang hampir bersamaan. Brigjen Pol Abi menerangkan, kasus pertama terjadi di Jalan Dr. Cipto pada Minggu (32/7/2022) pukul 02.30 WIB, sedangkan kasus kedua dihari yang sama berada di Jalan Suratmo pukul 04.30 WIB.

“Ada delapan orang yang kini sudah diamankan dengan tempat kejadian perkara (TKP) ada dua dengan waktu yang hampir bersamaan,” ujar Brigjen Abi saat rilis kasus di Mapolda Jateng, Rabu (10/8/2022).

Abi merinci, untuk TKP yang di Jalan Dr. Cipto, pihaknya mengamankn 5 tersangka masing-masing berinisial DC (17), ASN (22), RWS (20), AWW (16) dan MA (19). Sedangkan untuk TKP yang terjadi di Jalan Suratmo ada tiga orang tersangka yang diamankan yakni SF (17), IS (15) dan MPW (16).

Brigjen Abi menjelaskan, motif para tersangka dalam melakukan aksinya yaitu mengajak tawuran melalui sarana media sosial. Peristiwa pengeroyokan ini bermula ketika 3 tersangka yang tergabung dalam GENG ARMI 059 mempunyai masalah dengan GENG TANGGUL POJOK SAMPANGAN hingga saling menantang untuk melakukan tawuran.

Namun saat hendak tawuran, GENG ARMI 059 malah bertemu dengan GENG BK dan langsung lari karena kalah jumlah. Karena merasa tak terima dikejar, GENG ARMI 059 ternyata balik ke markasnya untuk mengambil senjata tajam.

Namun ketika mencari GENG BK, GENK ARMI 059 malah menganiaya orang tak dikenal bahkan membacoknya menggunakan clurit.”Ini ternyata para pelaku salah sasaran. Kita amankan barang bukti berupa celurit, sepeda motor yang dipakai pelaku melakukan aksinya,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar menjelaskan, ada dua periwtiwa pengeroyokan yang pertama dilakukan oleh GENG ARMI 059 dan GEN BK. Untuk kelompok BK, lanjut Irwan, ada sekitar 22 orang dengan 11 sepeda motor yang mengeroyok tiga korban yaitu Taruna Akademi Maritim Nasional Indonesia (AMNI) Semarang menggunakan celurit.

Kemudian untuk GENG ARMI 059 melakukan pengeroyokan terhadap beberapa anak dibawah umur yang sedang kembali pulang kerumahnya ketika selesai bermain game online di suatu tempat.”Dari dua peristiwa ini didahului oleh tantang-tantangan kedua GENG. Kemudian malah salah sasaran artinya yang tidak tahu ap-apa,” ucapnya.

“Dua korban dari AMNI mengalami luka-luka meskipun berhasil kabur namun satu diantaranya masih kritis karena ketika penganiayaan menggunakan celurit meskipun korban menggunakan helm tembus sampi ke otak. Sedangkan korban dari GENG ARMI 059 sudah kembali kerumah masing-masing setelah mendapatkan perawatan medis,” tuturnya.

Kombes Irwan meminta kepada pelaku pengeroyokan dan pembacokan yang belum tertangkap untuk segera menyerahkan diri secepatnya.

Disisi lain, Dirreskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Djuhandani Rahardjo Puro menambahkan, para tersangka pengeroyokan ini rata-rata masih dibawah umur. Untuk itu, dalam penanganan kasusnya akan melibatkan undang-undang tentang anak.

“Tindak pidana kekerasan terhadap anak Jo Pengeroyokan sebagaimana dimaksud dalam pasal 80 ayat (2) Jo Pasal 76C Undang – Undang No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Undang – Undang No. 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak Jo Pasal 170 ayat (2) huruf 1e KUHP,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Jawa Tengah resmi ditetapkan sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional XXXI yang akan berlangsung pada 11–20 September 2026. Kepastian itu ditandai peluncuran logo, maskot Saqur, dan tema oleh Gubernur Ahmad Luthfi bersama Menteri Agama Nasaruddin Umar di Masjid Agung Jawa Tengah, Semarang, Kamis (25/6/2026), sebagai wujud kesiapan menyelenggarakan festival Al-Qur'an terbesar di Indonesia yang juga diharapkan menggerakkan syiar Islam, pariwisata, UMKM, dan ekonomi daerah.
MTQ Nasional XXXI Resmi Diluncurkan, Jawa Tengah Jadi Panggung Festival Al-Qur'an Terbesar se-Indonesia
Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Salatiga menerjunkan 183 petugas untuk melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung pada 15 Juni–31 Agustus 2026. Pendataan menyasar seluruh usaha nonpertanian, mulai dari UMKM hingga perusahaan besar. BPS menekankan profesionalisme petugas dan mengapresiasi respons kooperatif masyarakat guna menghasilkan data akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan ekonomi.
Petugas Sensus Ekonomi Turun ke Lapangan, Respons Warga Salatiga Seperti apa?
Speling Jadi Program Unggulan Ahmad Luthfi, Tuai Apresiasi dari Bappenas
Speling Jadi Program Unggulan Ahmad Luthfi, Tuai Apresiasi dari Bappenas
AIR BERSIH
Antisipasi Kekeringan di Sejumlah Wilayah, Pemkab Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung rencana pengembangan kawasan Rawa Pening di Kabupaten Semarang sebagai destinasi wisata air unggulan setelah muncul minat investasi dari PT Pandawa Sapto Dewi Pesisir, Kamis (25/6/2026). Pengembangan yang mencakup rumah makan apung, vila, dan wahana air itu akan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan fungsi konservasi serta pengelolaan sumber daya air berkelanjutan.
Rawa Pening Dilirik Investor, Siap Jadi Destinasi Wisata Air Andalan Jawa Tengah
Lima mitra pengemudi ojek online dari Jawa Tengah dan DIY memenangkan sepeda motor Yamaha Lexi 155 dalam Program Berkah Ojek Online MyPertamina (BOOM) Periode 1 yang digelar PT Pertamina Patra Niaga. Para pemenang terpilih setelah rutin bertransaksi menggunakan aplikasi MyPertamina dan menukarkan poin menjadi voucher undian. Program apresiasi bagi pengguna Pertamax Series ini berlangsung hingga 31 Oktober 2026 dengan total hadiah 100 unit sepeda motor.
Rutin Pakai MyPertamina, Lima Driver Ojol di Jateng-DIY Bawa Pulang Yamaha Lexi

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Menuju Era Baru Trans Semarang Hijau, Jalur Khusus, dan Berkeadilan
Menuju Era Baru Trans Semarang: Hijau, Jalur Khusus, dan Berkeadilan