URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Optimasi Program Satu OPD Satu Desa Dampingan di Jawa Tengah menjadi fokus bagi Pemerintah Provinsi. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mempercepat pelaksanaan program tersebut dalam upaya mengentaskan kemiskinan di wilayah tersebut. Gus Yasin menekankan pentingnya validasi dan verifikasi data masyarakat miskin serta pentingnya upaya bersama dari seluruh kabupaten/kota agar program pengentasan kemiskinan bisa lebih masif.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Wagub Taj Yasin Perintahkan Optimalkan Program Satu OPD Satu Desa Dampingan untuk Pengentasan Kemiskinan

Wagub Taj Yasin Perintahkan Optimalkan Program Satu OPD Satu Desa Dampingan untuk Pengentasan Kemiskinan

Wagub Taj Yasin Perintahkan Optimalkan Program Satu OPD Satu Desa Dampingan untuk Pengentasan Kemiskinan

featured-img

Program Satu OPD Satu Desa Dampingan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah semakin dikebut. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen memerintahkan pelaksanaan program dalam rangka pengentasan kemiskinan tersebut lebih dioptimalkan.

Menurutnya arahan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo sudah jelas untuk melakukan percepatan dan pemetaan berkala, terkait wilayah yang masuk zona miskin dan miskin ekstrem.

“Jadi (dalam) rakor kali ini kita percepat. Kita mengikuti (arahan) Mas Ganjar. Beliau sudah memimpin langsung berkoordinasi dengan saya. Kita kencangkan (percepat) lagi program-program untuk mengentaskan kemiskinan di Jawa Tengah, salah satunya (satu) OPD Satu Desa Dampingan,” kata Gus Yasin, sapaan wagub, seusai memimpin rapat evaluasi Desa Dampingan serta koordinasi Rencana Pelaksanaan Desa Dampingan Tahun 2023 dan Ekspo Desa Dampingan, di Grhadhika Bhakti Praja, Senin (27/2/2023).

Ditambahkan, agar pengentasan kemiskinan bisa lebih masif, perlu upaya bersama dari seluruh kabupaten/ kota. Ia menyampaikan apresiasi kepada 19 daerah yang telah mereplikasi program Desa Dampingan. Sementara, kepada 16 daerah lainnya, wagub berpesan agar segera menyesuaikan.

“Saya ucapkan terima kasih kepada 19 kabupaten kota yang saat ini sudah mereplikasi program ini, tinggal 16 kabupaten/ kota (yang belum). Tadi sudah saya sampaikan kepada bupati walikota, untuk segera direplikasi program ini sehingga percepatan pengentasan kemiskinan lebih masif lagi,” papar wagub.

Gus Yasin menekankan pentingnya validasi dan verifikasi data masyarakat miskin. Sebab, data tersebut akan menjadi acuan utama bagi jajarannya untuk melakukan pendampingan di desa-desa miskin.

Wagub meminta agar perangkat desa selalu meng-update data setiap bulan secara disiplin. Data masyarakat miskin yang dimasukkan juga harus sudah terverifikasi di lapangan.

“Jadi bantuan-bantuan yang diberikan ke masyarakat ini lebih tepat sasaran dan lebih bermanfaat,” imbuhnya.

Lebih jauh, wagub meminta OPD jeli terhadap potensi energi baru terbarukan. Di beberapa wilayah sudah ada desa yang cukup masif memanfaatkan biogas dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Selain itu, wagub juga memerintahkan OPD untuk turut melakukan penanganan terhadap stunting.

BACA JUGA :

Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Abdul Ghoffar Rozin menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas elemen dalam menghadapi bencana saat Apel Kesiapsiagaan Jambore Relawan NU Peduli se-Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Harda Walika, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini diisi peluncuran aplikasi NU Risk, penyerahan bantuan kebencanaan, serta penanaman pohon sebagai upaya memperkuat respons bencana, pemulihan korban, dan konservasi lingkungan.
Gus Rozin: Relawan NU Peduli Harus Siaga, Cepat dan Utamakan Kemanusiaan
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga