URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, menjajal langsung mobil listrik Maxus 9 yang dipromosikan oleh PT Indomobil di rumah dinasnya pada Rabu pagi, 16 April 2025. Unit tersebut diserahkan oleh Branch Head Indomobil Salatiga, Iqbal Affandi, sebagai bagian dari kampanye promosi kendaraan ramah lingkungan yang menyasar para kepala daerah.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Wali Kota Salatiga Jajal Mobil Listrik Maxus 9, Promosi Ramah Lingkungan

Wali Kota Salatiga Jajal Mobil Listrik Maxus 9, Promosi Ramah Lingkungan

Wali Kota Salatiga Jajal Mobil Listrik Maxus 9, Promosi Ramah Lingkungan

Wali kota Salatiga saat melihat dari dekat mobil listrik Maxus 9
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, berkesempatan menjajal langsung mobil listrik Maxus 9 dalam rangka promosi kendaraan ramah lingkungan yang dilakukan oleh PT Indomobil. Pada Rabu (16/4/2025) pagi, Branch Head Indomobil Salatiga, Iqbal Affandi, bersama rombongan menyerahkan unit Maxus 9 ke rumah dinas wali kota untuk digunakan selama dua hari ke depan.

Iqbal Affandi menyatakan bahwa pihaknya saat ini sedang gencar melakukan promosi mobil listrik ke berbagai kalangan, termasuk para kepala daerah. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mendukung percepatan transisi menuju kendaraan bebas emisi di Indonesia.

“Kami ingin memberikan pengalaman langsung kepada para pemimpin daerah mengenai keunggulan kendaraan listrik. Harapannya mereka bisa menjadi contoh dalam penggunaan mobil ramah lingkungan,” ujar Iqbal.

Wali Kota Robby Hernawan menyambut baik inisiatif tersebut. Ia mengaku tertarik dengan teknologi kendaraan listrik yang dinilai lebih hemat energi dan ramah lingkungan. Namun, ia menegaskan bahwa jika kelak memutuskan untuk membeli kendaraan listrik seperti Maxus 9, ia tidak akan menggunakan anggaran pemerintah daerah.

“Kalau saya pribadi nanti tertarik membeli, itu murni dana pribadi. Bukan dari APBD,” kata Robby.

Penggunaan kendaraan listrik kini menjadi bagian penting dalam kampanye pengurangan emisi karbon di sektor transportasi. Pemerintah pusat menargetkan peningkatan signifikan penggunaan kendaraan listrik untuk menurunkan polusi udara dan ketergantungan pada bahan bakar fosil.

Spesifikasi Maxus 9 Maxus 9 merupakan MPV listrik premium yang menawarkan kenyamanan dan performa tinggi. Dibekali motor listrik bertenaga 245 PS dan torsi 350 Nm, mobil ini mampu menempuh jarak hingga 540 km dalam sekali pengisian daya berkat baterai lithium-ion berkapasitas 90 kWh. Selain itu, Maxus 9 juga dilengkapi fitur canggih seperti panoramic sunroof, sistem infotainment modern, captain seat dengan pengatur elektrik, serta berbagai sistem keselamatan aktif. (Rief)

BACA JUGA :

Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro dikukuhkan sebagai Ketua Korpri Kabupaten Semarang periode 2026–2031 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (9/7/2026). Ia akan mengusulkan penempatan ASN lebih dekat dengan domisili melalui Baperjakat untuk menekan biaya transportasi, sekaligus mendorong transformasi digital, solidaritas anggota, dan optimalisasi aset Korpri.
Ketua Korpri Kabupaten Semarang Usulkan ASN Bekerja Dekat Rumah demi Tekan Biaya Hidup
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan antrean kendaraan di sejumlah SPBU Jawa Tengah dan DIY tidak disebabkan kelangkaan Biosolar. Stok Biosolar tercatat mencapai 13,5 kali konsumsi harian normal dan Pertalite 11,5 kali, sementara perusahaan memantau persediaan secara real-time serta mengirim pasokan tambahan dari depot terdekat saat stok menurun.
Antrean Biosolar di Sejumlah SPBU, Pertamina Tegaskan Bukan karena Kelangkaan
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan pasokan BBM di Jawa Tengah dan DIY aman dengan ketahanan stok gasoline mencapai 12,5 hari dan gasoil 14 hari konsumsi normal. Pertamina memantau stok SPBU secara real-time, menambah pasokan dari terminal terdekat bila diperlukan, serta mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi tetap lancar.
Stok BBM di Jateng-DIY Aman, Pertamina Imbau Masyarakat Tak Panic Buying
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari di Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih predikat terbaik nasional 2026 berkat inovasi wisata edukatif “Super Daddy”. Penghargaan diserahkan Bupati Semarang Ngesti Nugraha kepada Kepala Desa Lerep Sumaryadi saat Harganas 2026, Rabu (8/7/2026), sebagai apresiasi atas program kebersamaan ayah dan anak yang telah diikuti sekitar 500 keluarga.
Kampung KB Lerep Jadi Terbaik Nasional, Paket Wisata "Super Daddy" Antar Ayah Lebih Dekat dengan Anak

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting
Mozza Axillia Gunarsa, remaja 18 tahun asal Desa Gebugan, Bergas, Kabupaten Semarang, belum ditemukan setahun setelah meninggalkan rumah pada 25 Juni 2025. Keluarga bersama polisi telah menelusuri sejumlah petunjuk di Semarang, Yogyakarta, Jombang, Indramayu, hingga Solo, tetapi belum menemukan keberadaannya dan berharap Mozza segera pulang.
Setahun Hilang, Keberadaan Gadis Asal Bergas Masih Misterius. Ayahanda: "Pulang, Nak. Katanya mau kuliah di Undip"