URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Layanan BPJS Keliling membantu Ajeng Kirani Nuri Indarsih memperoleh edukasi hak dan kewajiban peserta JKN. Melalui konsultasi langsung, ia memahami manfaat kepesertaan dan penggunaan Aplikasi Mobile JKN. Edukasi ini memperkuat komitmennya menjalani hidup sehat sekaligus tertib membayar iuran jaminan kesehatan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Warga Semakin Melek JKN Berkat Layanan BPJS Keliling

Warga Semakin Melek JKN Berkat Layanan BPJS Keliling

Warga Semakin Melek JKN Berkat Layanan BPJS Keliling

Foto: Dokumen
Foto: Dokumen
featured-img

Ajeng Kirani Nuri Indarsih (48) mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan BPJS Keliling. Menurutnya dengan adanya layanan BPJS Keliling dapat membantunya untuk mendapatkan edukasi tentang hak dan kewajiban sebagai peserta Program JKN.

“Saya mendatangi BPJS Keliling dengan niat ingin bertanya dan mendapatkan informasi dari petugas tentang hak dan kewajiban sebagai peserta JKN. Saya juga ingin mengetahui banyak apa saja manfaat terdaftar sebagai peserta JKN. Syukurlah hari ini saya bertemu dengan petugas yang begitu baik memberikan penjelasan kepada saya terkait dengan banyak pertanyaan yang saya ajukan,” ujar Ajeng.

Wanita yang kesehariannya mengurus rumah tangga ini juga mengaku mendapatkan edukasi dari petugas BPJS Keliling terkait Aplikasi Mobile JKN. Dirinya sangat takjub pada Aplikasi Mobile JKN, karena banyak sekali fitur yang dapat digunakan untuk mempermudah akses pelayanan Program JKN.

“Petugas dari BPJS Keliling tadi menjelaskan bahwa saat ini untuk berobat ke Fasilitas Kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan bisa cukup dengan membawa KTP atau menunjukkan kartu digital yang terdapat pada Aplikasi Mobile JKN. Bahkan Aplikasi Mobile JKN juga dapat diakses untuk mengetahu info kepesertaan Program JKN dan iuran yang harus dibayarkan,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama Ajeng juga menceritkan kesehariannya yang sangat aktif berolahraga. Olahraga yang saat ini sedang ia tekuni salah satunya adalah senam tera, menurutnya olahraga ini merupakan olahraga tradisional Indonesia yang memadukan Gerakan fisik dengan teknik pernafasan.

“Saya sangat suka sekali berolahraga, melalui senam tera ini merupakan salah satu ikhtiar saya dalam menjaga pola hidup sehat. Apalagi banyak sekali manfaat dari senam tera ini, salah satunya yaitu dapat memperbaiki keseimbangan. Fungsi organ tubuh dan kesehatan tulang serta paru-paru,” ujar Ajeng.

Usai bercerita akan kegemarannya berolahraga, Ajeng berharap dirinya dan keluarganya selalu diberikan kesehatan. Walau harus sudah memiliki jaminan kesehatan dari Program JKN, ia berusaha berkomitmen dalam menjalani pola hidup sehat.

“Kita tidak pernah tau, sakit bisa datang kapan saja. Alhamdulillah saya sekeluarga sudah terlindungi Program JKN. Meskipun saya dan keluarga belum pernah menggunakannya, saya terus berusaha untuk membayarkan iuran setiap bulan. Semoga Program JKN dapat meringankan beban biaya kesehatan bagi yang membutuhkan. Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan dan terus berupaya untuk menjaga pola hidup sehat agar terhindar dari berbagai penyakit.” tutupnya. (am)

BACA JUGA :

BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
BPJS Kesehatan mencatat kepesertaan JKN mencapai 282,7 juta jiwa atau 98,62 persen penduduk Indonesia hingga akhir 2025. Dalam Public Expose Laporan Pengelolaan Program dan Laporan Keuangan 2025, Direktur Utama Prihati Pujowaskito menyebut layanan kesehatan dimanfaatkan 725,3 juta kali, didukung penguatan layanan digital, jaringan fasilitas kesehatan, serta kondisi Dana Jaminan Sosial yang tetap sehat untuk menopang SDM produktif.
JKN Catat 725 Juta Layanan Kesehatan Sepanjang 2025, Kepesertaan Tembus 98,62 Persen
Sukisno (70), warga Kota Salatiga, merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) setelah mengalami serangan stroke dan menjalani perawatan intensif serta terapi rutin selama setahun terakhir. Dengan pembiayaan yang dijamin melalui kepesertaan JKN yang ditanggung Pemerintah Kota Salatiga, ia dapat mengakses layanan kesehatan tanpa terbebani biaya hingga kondisinya berangsur pulih dan kembali beraktivitas.
Sukisno: JKN Jadi Penyelamat Saat Stroke, Kini Kembali Berjalan dan Beraktivitas
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Polres Semarang memastikan laporan titik panas di kawasan hutan Watu Gajah, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, bukan merupakan kebakaran hutan maupun lahan. Kasat Reskrim Polres Semarang Bodia Teja Lelana menjelaskan hasil verifikasi lapangan pada Jumat (1/8/2026) menunjukkan hotspot berasal dari bekas pembakaran rumput di lahan warga yang telah padam, sehingga kondisi dinyatakan aman dan terkendali.
Titik Panas di Pringapus Terekam Satelit NASA, Polres Semarang Temukan Bekas Pembakaran Rumput
Polres Semarang memastikan laporan titik panas di kawasan hutan Watu Gajah, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, bukan merupakan kebakaran hutan maupun lahan. Kasat Reskrim Polres Semarang...
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menyiapkan strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan dan ekonomi syariah sejak 2026 sebagai penggerak ekonomi 2027. Sekretaris Disbudparekraf Jateng Endro Wicaksa menyebut fokus diarahkan pada penguatan SDM, pengembangan destinasi, dan infrastruktur, sementara BI mendorong investasi yang tetap memperhatikan aspek lingkungan agar kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian daerah terus meningkat.
Melihat dari Dekat Resep Sukses Bali, Jawa Tengah Siapkan Pariwisata Berkelanjutan sebagai Penggerak Ekonomi 2027
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menyiapkan strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan dan ekonomi syariah sejak 2026 sebagai penggerak...
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Pemerintah Kabupaten Semarang menyusun Peraturan Daerah tentang Permukiman guna mengarahkan perkembangan kawasan hunian yang tumbuh seiring pesatnya kawasan industri. Bupati Kabupaten Semarang Ngesti Nugraha...
Istiono Tertabrak Sepeda Motor Di Jalan Lingkar Salatiga saat Berjalan Kaki
Pejalan Kaki Tertabrak Sepeda Motor di Jalan Lingkar Salatiga
Seorang pejalan kaki tewas setelah tertabrak sepeda motor di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, dekat Indomaret Blotongan, Kamis malam (30/7/2026). Kasat Lantas Polres Salatiga Henry Sulistyanta mengatakan...
31 Juli 2026 Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah
31 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Jumat, 31 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB...

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga