KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Wujudkan Guru Pengajar Praktik untuk Transformasi Pendidikan, SMP Negeri 2 Salatiga Diganjar Penghargaan

Wujudkan Guru Pengajar Praktik untuk Transformasi Pendidikan, SMP Negeri 2 Salatiga Diganjar Penghargaan

Wujudkan Guru Pengajar Praktik untuk Transformasi Pendidikan, SMP Negeri 2 Salatiga Diganjar Penghargaan

SMP Negeri 2 Salatiga menjadi satu-satunya sekolah di Jawa Tengah yang meraih penghargaan kategori Pemberdayaan Guru Penggerak dan Guru Pengajar Praktik untuk Transformasi Pendidikan dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Jawa Tengah. Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Salatiga, Mudjiati, mengungkapkan bahwa kunci keberhasilan pendidikan saat ini adalah transformasi, yang telah sukses dijalankan selama Kurikulum Merdeka berlangsung.
Foto Arief Rasika
Kepala SMP 2 Salatiga Mundjiati saat menunjukkan piagam penghargaan dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan Jateng

RASIKAFM.COM | SALATIGA – SMP Negeri 2 Salatiga ternyata menjadi satu-satunya sekolah di Jawa Tengah yang meraih penghargaan kategori Pemberdayaan Guru Penggerak dan Guru Pengajar Praktik untuk Transformasi Pendidikan. Penghargaan tersebut berasal dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Jawa Tengah.

Kepada rasikafm.com, Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Salatiga Mudjiati mengatakan, kunci keberhasilan pendidikan saat ini adalah transformasi. “Kami dinilai oleh BBPMP Jateng berhasil menjalankan transformasi tersebut selama Kurikulum Merdeka dilaksanakan,” ujarnya Rabu (21/2/2024).

“Itu meliputi proses pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, refleksi berbasis data, kemitraan dengan orangtua peningkatan kapasitas SDM, serta penguatan literasi, numerasi, dan karakter,” kata Mudjiati.

Menurut Mudjiati, transformasi ini memuat nilai yang berbeda. Jika dulu fokus pada nilai mata pelajaran, sekarang pada kompetensi berbasis literasi, numerasi.

Selain itu, lanjutnya, di SMP Negeri 2 Salatiga juga ada gerakan zero bullying serta menghindari sanksi fisik. “Ini dalam rangka penegakan iklim yang positif di sekolah. Kami juga terus mendorong dan memotivasi siswa agar berani berbicara jika ada hal yang tidak benar di sekitarnya,” kata Mudjiati.

Sementara itu dari 46 guru SMP Negeri 2 Salatiga, 17 di antaranya merupakan guru penggerak. “Kami sering berdiskusi dan sharing, untuk bergerak dan bermanfaat itu tak haru sempurna, jika praktiknya baik, maka akan di-share ke banyak orang, dan ini akan membentuk kepercayaan diri,” tutup Mudjiati.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]