RASIKAFM.COM | YOGYAKARTA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mandiri (KKNM) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) kelompok 27127 melaksanakan program kerja bertajuk Setitik Terang (Pemanfaatan Limbah Minyak Rumah Tangga) di Dusun Sumber, Desa Balecatur, Kecamatan Gamping, Daerah Istimewa Yogyakarta. Program ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap permasalahan pencemaran lingkungan akibat pembuangan minyak bekas rumah tangga yang belum terkelola secara optimal.
Program Setitik Terang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta keterampilan masyarakat dalam mengolah minyak jelantah menjadi produk yang lebih bermanfaat. Melalui pengelolaan yang tepat, limbah minyak rumah tangga diharapkan tidak lagi menjadi sumber pencemaran, melainkan dapat dimanfaatkan kembali secara ramah lingkungan dan berkelanjutan, Dengan melibatkan warga masyarakat Dusun Sumber RT 1 hingga RT 7. Program dikemas dalam bentuk sosialisasi dan pelatihan yang mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan limbah minyak rumah tangga.
Dalam kegiatanya, Mahasiswa mengajak warga untuk mempraktikkan pengolahan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi. Warga diperkenalkan pada tahapan pembuatan lilin, mulai dari proses penyaringan minyak, pencampuran bahan, hingga pencetakan produk. Lilin aromaterapi yang dihasilkan tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memiliki potensi nilai ekonomi yang dapat dikembangkan sebagai usaha skala rumah tangga.
Shafira Aulia Azzahra penanggung jawab program menjelaskan jika Setitik Terang ini dirancang sebagai upaya edukasi lingkungan yang aplikatif bagi masyarakat.
“Melalui program ini, kami ingin meningkatkan kesadaran warga terhadap dampak lingkungan dari pembuangan minyak jelantah sekaligus memberikan keterampilan dalam mengolah minyak bekas menjadi lilin aromaterapi yang ramah lingkungan dan bernilai tambah,” ujar Fira panggilan akrab Shafira Aulia Azzahra.

Menurut Fira Masyarakat Dusun Sumber menyambut baik pelaksanaan program Setitik Terang. Antusiasme warga terlihat selama kegiatan berlangsung, khususnya pada sesi pelatihan pembuatan lilin aromaterapi.
“Program ini diharapkan mampu memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kepedulian lingkungan serta mendorong pemanfaatan limbah rumah tangga secara kreatif dan berkelanjutan,” tutup Fira mahasiswi jurusan PGSD Angkatan 2022.