RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

3000 Atlet akan Berlaga dalam Popda Salatiga 2025

3000 Atlet akan Berlaga dalam Popda Salatiga 2025

3000 Atlet akan Berlaga dalam Popda Salatiga 2025

Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kota Salatiga 2025 resmi dibuka oleh Pj Wali Kota Yasip Khasani dengan pelepasan burung merpati pada Rabu (12/2/2025). Sebanyak 3.000 atlet akan berkompetisi dalam 22 cabang olahraga di 11 arena yang tersebar di seluruh Kota Salatiga. Yasip menekankan bahwa ajang ini menjadi wadah bagi atlet muda untuk mengasah kemampuan mereka serta sebagai persiapan menghadapi ajang tingkat provinsi, Porprov 2026, di mana Salatiga menjadi salah satu tuan rumah.
Foto dok IST
Yasip Khasani saat membuka Popda Salatiga ditandai dengan pelepasan burung merpati ke udara Rabu (12/2/2025)

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Popda Kota Salatiga tahun 2025 secara resmi dibuka oleh Pj Wali Kota Yasip Khasani. Sedikitnya 3.000 atlet akan berlaga di 22 cabang olahraga dan bertanding di 11 arena di seluruh kota Salatiga, mulai Rabu (12/2/2025) pembukaan ditandai dengan pelepasan burung merpati ke udara.

Yasip mengatakan bahwa event ini merupakan ajang yang sangat baik untuk melihat dan mengukur kemampuan atlet muda yang ada di Salatiga.

“Saya ucapkan terima kasih kepada para pelatih yang telah menemukan, mendampingi dan menggembleng bakat-bakat para atlet baik secara fisik maupun mental. Semoga apa yang telah dikerjakan akan berbuah manis baik bagi para atlet maupun dunia olahraga khususnya di kota Salatiga. Kota Salatiga akan memperlihatkan bahwa di Salatiga tidak kekurangan stok atlet mulai dari tingkat SD sampai dengan tingkat SMA,” jelas Yasip.

Perlu diketahui tahun 2026, akan ada event serupa namun di tingkat Provinsi Jawa Tengah (Porprov) dan salah satu tuan rumahnya adalah Kota Salatiga.

“Dengan ajang POPDA ini, harapan saya para atlet akan lolos dan mempunyai prestasi sehingga akan bisa ikut Porprov Jateng. Nantinya akan lahir atlet-atlet yang bertalenta di bidangnya masing-masing dan mewakili Salatiga, bahkan mewakili Jawa Tengah dan wakil Indonesia dari berbagai event cabang olahraga yang mereka tekuni,” tambahnya.

Yasip menekankan kepada para atlet untuk terus semangat dalam bertanding dan menunjukkan mental juara.

“Berikanlah penampilan yang terbaik dan pertandingan secara sportif. Kita tidak hanya mencari pemenang tetapi juga untuk melahirkan atlet yang berkarakter dan berakhlak mulia,” tegas Yasip.

Kepala Dispora Kota Salatiga, Muh Nasiruddin mengatakan bahwa pelaksanaan POPDA akan dimulai tanggal 1-27 Februari 2025. Pertandingan akan dilaksanakan di seluruh lapangan yang ada di Kota Salatiga, mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA dan akan mempertandingkan 22 cabor.

“Kita bisa mengukur kemampuan anak-anak yang selama ini telah berlatih dengan keras untuk mempersiapkan POPDA ini dan ke event berikutnya sehingga berprestasi. Semoga di ajang Porprov 2026 nanti kota Salatiga bisa masuk lagi di urutan tiga besar,” ujar Nasiruddin.

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px