URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sebanyak 2.555 siswa SD dan SMP berhasil memecahkan rekor senam anak Indonesia Hebat yang dicatat Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid) di Alun-alun Pancasila, Kota Salatiga pada Jumat, 2 Mei 2025. Kegiatan ini melibatkan para pelajar dari seluruh wilayah Kota Salatiga. Acara ini berlangsung bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Peringati Hardiknas, Siswa di Salatiga Pecahkan Rekor Leprid

Peringati Hardiknas, Siswa di Salatiga Pecahkan Rekor Leprid

Peringati Hardiknas, Siswa di Salatiga Pecahkan Rekor Leprid

Paulus Pangka memberikan piagam Leprid kepada Nunuk Dartini disaksikan wali kota Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Sebanyak 2.555 siswa SD dan SMP di Kota Salatiga, Jawa Tengah berhasil memecahkan rekor dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid), dalam kategori senam anak Indonesia Hebat, Jumat (2/5/2025). Pemecahan rekor yang digelar di Alun-alun Pancasila, Kota Salatiga itu sekaligus sebagai perayaan hari pendidikan Nasional yang diperingati setiap tanggal 2 Mei.

‎‎Dimana momentum hari pendidikan nasional ini, diangkat budaya dan kesenian yang ada di Kota Salatiga.

‎Salah seorang siswa Saka mengaku senang bisa mengikuti pemecahan rekor tersebut. Dirinya tidak kesulitan dalam mengikuti senam tersebut. Sebab setiap Jumat di sekolah digelar senam bersama.

‎”Kalau gerakannya tidak susah. Karena sudah terbiasa dan ada juga pemandunya. Jadi tinggal mengikuti saja arahan,” kata Saka.

Peserta upacara Hardiknas kota Salatiga 2025

Ketua Umum Leprid Paulus Pangka menyebut, rekor senam sebelumnya sudah banyak. Namun rekor dengan kategori senam anak Indonesia Hebat ini baru pertama dilakukan di Kota Salatiga. Rekor tersebut tercatat dalam nomor urut 903 Leprid.

‎”Rekor ini merupakan rekor pertama kali, Leprid mencatat untuk rekor senam anak Indonesia Hebat dengan jumlah peserta terbanyak,” terang Paulus.

‎Menurutnya, rekor ini cukup unik karena baru pertama kali dilakukan dan belum ada sebelumnya rekor serupa. Sehingga pihaknya berharap melalui rekor ini bisa menjadi semangat agar siswa menerapkan hidup sehat dengan olahraga dan senam.

Wali Kota Salatiga Robby Hernawan mengatakan, kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di seluruh wilayah Kota Salatiga. Tujuannya agar siswa bisa membudayakan hidup sehat.

‎”Untuk Salatiga ini rekor yang kedua. Setelah sebelumnya ada Wastra Nusantara dari UKSW. Ini sebagai rangsangan agar siswa bisa selalu menjaga kebiasaan hidup sehat dengan senam,” kata Robby.

‎Dia berharap melalui momentum hari pendidikan nasional ini, pendidikan Indonesia semakin baik. Untuk Salatiga juga akan berupaya melestarikan pendidikan lokal dan melestarikan budaya khas Kota Salatiga.

Robby Hernawan berikan keterangan media

BACA JUGA :

Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro dikukuhkan sebagai Ketua Korpri Kabupaten Semarang periode 2026–2031 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (9/7/2026). Ia akan mengusulkan penempatan ASN lebih dekat dengan domisili melalui Baperjakat untuk menekan biaya transportasi, sekaligus mendorong transformasi digital, solidaritas anggota, dan optimalisasi aset Korpri.
Ketua Korpri Kabupaten Semarang Usulkan ASN Bekerja Dekat Rumah demi Tekan Biaya Hidup
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan antrean kendaraan di sejumlah SPBU Jawa Tengah dan DIY tidak disebabkan kelangkaan Biosolar. Stok Biosolar tercatat mencapai 13,5 kali konsumsi harian normal dan Pertalite 11,5 kali, sementara perusahaan memantau persediaan secara real-time serta mengirim pasokan tambahan dari depot terdekat saat stok menurun.
Antrean Biosolar di Sejumlah SPBU, Pertamina Tegaskan Bukan karena Kelangkaan
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan pasokan BBM di Jawa Tengah dan DIY aman dengan ketahanan stok gasoline mencapai 12,5 hari dan gasoil 14 hari konsumsi normal. Pertamina memantau stok SPBU secara real-time, menambah pasokan dari terminal terdekat bila diperlukan, serta mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi tetap lancar.
Stok BBM di Jateng-DIY Aman, Pertamina Imbau Masyarakat Tak Panic Buying
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari di Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih predikat terbaik nasional 2026 berkat inovasi wisata edukatif “Super Daddy”. Penghargaan diserahkan Bupati Semarang Ngesti Nugraha kepada Kepala Desa Lerep Sumaryadi saat Harganas 2026, Rabu (8/7/2026), sebagai apresiasi atas program kebersamaan ayah dan anak yang telah diikuti sekitar 500 keluarga.
Kampung KB Lerep Jadi Terbaik Nasional, Paket Wisata "Super Daddy" Antar Ayah Lebih Dekat dengan Anak

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut