URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Harga beras di Pasar Tradisional Blauran, Kota Salatiga, naik sejak tiga pekan terakhir, Kamis (28/8/2025). Warga seperti Dulyono mengeluh karena kebutuhan pokok ini semakin mahal. Pedagang Rusti menyebut kenaikan dipicu naiknya harga gabah petani. Warga tetap membeli dengan strategi mencampur beras murah pemerintah.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Sejak 3 Pekan Harga Beras di Salatiga Naik

Sejak 3 Pekan Harga Beras di Salatiga Naik

Sejak 3 Pekan Harga Beras di Salatiga Naik

Salah satu kegiatan pedagang beras di Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Harga beras berbagai jenis di Pasar Tradisional Blauran, Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng) mengalami kenaikan. Kenaikan tersebut telah terjadi sejak tiga pekan belakangan. Kenaikan harga tersebut menyebabkan warga mengeluh karena harus mengeluarkan uang lebih untuk membeli beras.

Salah satunya Dulyono yang mengeluhkan harga beras sekarang yang semakin mahal. Namun dirinya tidak bisa berbuat banyak. Sebab beras menjadi kebutuhan pokok yang harus dipenuhi meskipun harganya semakin tinggi.

“Kenaikan sekarang sekitar Rp 5.000 per lima kilogram. Itu kita beli di grosir, kalau belinya di warung kecil lebih mahal,” kata Dulyono kepada Espos usai membeli beras di Pasar Blauran, Kota Salatiga, Kamis (28/8/2025).

Meskipun harga yang naik, Dulyono, dirinya tetap membeli beras seperti biasa. Namun sesekali dirinya beli beras murah dari pemerintah dan dicampur dengan beras yang lebih bagus untuk berhemat.

“Kalau harapannya beras tidak baik lagi. Karena ekonomi juga sedang sulit. Beras juga kebutuhan pokok,” katanya.

Sementara pedagang beras Rusti mengatakan, kenaikan harga beras terjadi sejak tiga pekan lalu. Kenaikan beras sendiri bervariasi tergantung jenisnya, yakni mulai Rp 500 hingga Rp 1.000 per kilogram.

“Beras medium awalnya itu Rp 12.800 per kilogram sekarang menjadi Rp 13.600 per kilogram. Kemudian untuk beras yang unggul atau kw premium saat ini harganya Rp 14.500 per kilogram,” jelas Rusti.

Diakuinya, kenaikan itu disebabkan harga gabah di tingkat petani juga mengalami kenaikan. Sehingga harga beras juga mengalami kenaikan. Selain itu, adanya bantuan beras murah dari pemerintah juga berdampak harga beras yang tidak kembali naik. Sehingga saat ini harga beras masih dalam kondisi stabil.

“Beberapa pembeli itu ada yang beli beras murah dari pemerintah. Namun mereka tetap beli beras yang bagus di sini, untuk campuran. Kalau sekarang ini relatif masih stabil, tapi memang mengalami kenaikan,” tandas Rusti.

BACA JUGA :

Pendapatan Kabupaten Semarang 2027 Diproyeksi Turun Rp399,89 Miliar, Pemkab Siapkan APBD dengan Defisit Rp20 Miliar
Pendapatan Kabupaten Semarang 2027 Diproyeksi Turun Rp399,89 Miliar, Pemkab Siapkan APBD dengan Defisit Rp20 Miliar
Pemecahan Kendi dan Guyuran Air Kembang Tandai Penyerahan Kendaraan KDKMP di Kodim Salatiga
Pemecahan Kendi dan Guyuran Air Kembang Tandai Penyerahan Kendaraan KDKMP di Kodim Salatiga
Pemerintah Kota Salatiga membuka pelatihan vokasi Make Up Artist dan barista di UPTD Balai Latihan Kerja Disperinaker, Senin (6/7/2026), untuk meningkatkan keterampilan pencari kerja sesuai kebutuhan pasar. Wali Kota Robby Hernawan mendorong peserta membangun usaha dan menciptakan lapangan kerja, sementara pelatihan yang dibiayai APBD 2026 berlangsung selama 20 hari hingga 31 Juli.
Minimalisir Pengangguran, Pemkot gelar Pelatihan MUA dan Barista
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendorong DPRD Jawa Tengah mempercepat pembahasan dan pengesahan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal saat Rapat Paripurna di Gedung Berlian, Semarang, Kamis (2/7/2026). Regulasi tersebut disiapkan sebagai payung hukum untuk memperkuat pendataan, akses jaminan sosial, bantuan hukum, pelatihan, permodalan, dan kesejahteraan pekerja informal di Jawa Tengah.
Pekerja Informal Jateng Selangkah Lagi Miliki Payung Hukum
Pertamina Turunkan Harga BBM Non-Subsidi Mulai 1 Juli 2026
Pertamina Turunkan Harga BBM Non-Subsidi Mulai 1 Juli 2026
Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Perdagangan menyiapkan Shelter Kridanggo sebagai pusat penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) kuliner melalui program SIPEKAT. Rencana tersebut disampaikan dalam kegiatan diseminasi di Aula Dinas Perdagangan Kota Salatiga sebagai upaya menyelaraskan penataan ruang kota, fungsi jalan, dan pemberdayaan ekonomi pedagang melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan serta sektor perbankan.
PKL Kuliner Salatiga akan Dipusatkan di Shelter Kridanggo

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama Satlantas Polres Semarang melakukan monitoring operasional angkutan galian C milik PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Senin (13/7/2026). Dalam inspeksi tersebut, petugas menemukan sejumlah truk yang belum memenuhi persyaratan laik jalan. Pengusaha tambang diberi peringatan untuk melengkapi persyaratan teknis dan administrasi kendaraan, serta diminta mengoptimalkan penyiraman jalan, penggunaan terpal, dan pengaturan lalu lintas guna mengurangi dampak terhadap masyarakat.
Dishub Kabupaten Semarang Lakukan Pengawasan Angkutan Galian C di Delik Tuntang, Soroti Kelayakan Kendaraan dan Pengendalian Debu
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 13 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 25,4 derajat Celsius dengan kelembapan 65 persen, sementara cuaca kering masih berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah.
13 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Minta Waspadai Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Tengah