URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Remaja asal Majalengka, M. Ibrahim, ditemukan selamat oleh Polsek Bergas pada Jumat (5/12/2025) setelah hilang sejak 19 November. Berlokasi di JLA Ambarawa, pencarian dilakukan polisi berdasarkan laporan dan informasi warga. Ia kabur dari pondok pesantren dan berjalan tanpa tujuan hingga masuk wilayah Semarang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kabur dari Pondok Pesantren di Cirebon, Bocah Asal Majalengka Ditemukan di Ambarawa

Kabur dari Pondok Pesantren di Cirebon, Bocah Asal Majalengka Ditemukan di Ambarawa

Kabur dari Pondok Pesantren di Cirebon, Bocah Asal Majalengka Ditemukan di Ambarawa

M Ibrahim, bocah asal Majalengka yang dinyatakan hilang sejak 19 November 2025 berhasil ditemukan oleh jajaran personel Polsek Bergas, Jumat (5/12/2025). Foto: Humas Polres Semarang
M Ibrahim, bocah asal Majalengka yang dinyatakan hilang sejak 19 November 2025 berhasil ditemukan oleh jajaran personel Polsek Bergas, Jumat (5/12/2025). Foto: Humas Polres Semarang
Featured Image

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Perasaan lega terpancar dari Hendri (41), ayah M. Ibrahim, remaja berusia 15 tahun asal Kabupaten Majalengka yang hilang sejak 19 November 2025. Setelah hampir tiga pekan pencarian, putranya akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat oleh jajaran Polsek Bergas, pada Jumat (5/12/2025).

Kabar penemuan tersebut disampaikan langsung pihak kepolisian kepada Hendri. Ia mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih kepada aparat, terutama Polresta Cirebon dan Polres Semarang, yang bergerak cepat menindaklanjuti laporan hilangnya sang anak.

“Saya berterima kasih sebesar-besarnya kepada jajaran Kepolisian yang sudah membantu mencari dan akhirnya menemukan anak saya,” ujar Hendri melalui sambungan telepon.

Bagi Hendri, kabar tersebut menjadi penutup penantian panjang yang penuh ketidakpastian. Ia mengaku setiap hari berharap ada perkembangan terkait keberadaan anaknya.

“Saya hanya ingin anak saya bisa pulang dengan selamat. Alhamdulillah, hari ini doa itu terkabul,” ucapnya.

Kapolsek Bergas AKP Harjono menjelaskan, informasi awal diterima dari Polresta Cirebon mengenai dugaan keberadaan Ibrahim di wilayah hukum Polres Semarang. Setelah dilakukan koordinasi dan penelusuran, tim menemukan bahwa remaja tersebut sempat terlihat di wilayah Bergas pada Kamis (4/12/2025).

“Dari informasi masyarakat dan hasil penelusuran di sejumlah lokasi, anak tersebut diketahui berjalan ke arah Bawen. Pencarian kemudian kami fokuskan ke jalur tersebut hingga akhirnya ditemukan di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa (JLA) sekitar pukul 14.50 WIB,” jelasnya.

Sementara Kanit Tekap Sat Reskrim Polresta Cirebon Iptu Bagas Satya Haprabu yang datang menjemput langsung, menuturkan keluarga mulai mencari Ibrahim sejak 19 November. Laporan resmi kemudian dibuat pada 22 November 2025, disertai penyebaran pamflet orang hilang.

“Kami terus melakukan koordinasi hingga akhirnya mendapat informasi bahwa yang bersangkutan terlihat di wilayah Polsek Bergas. Setelah dicek, identitasnya cocok dengan yang dicari keluarga,” ujarnya

Setelah proses pendataan, Ibrahim langsung dibawa tim Tekap Reskrim Polresta Cirebon untuk dipulangkan dan dipertemukan kembali dengan keluarganya di Majalengka.

Dari hasil pemeriksaan awal, Ibrahim mengaku meninggalkan pondok pesantren di Cirebon karena ingin keluar dari lingkungan tersebut. Tanpa tujuan jelas, ia berjalan kaki hingga memasuki wilayah Kabupaten Semarang. (win)

BACA JUGA :

Warga Dusun Gading, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang mengeluhkan dugaan pencemaran Kali Serang yang terjadi selama tiga hari terakhir hingga menyebabkan ikan lokal mati, air menimbulkan rasa gatal, dan bau menyengat tercium sampai permukiman warga, Selasa (19/5/2026). Warga bersama karang taruna menyisir aliran sungai sejauh sekitar 10 kilometer untuk menelusuri sumber limbah yang diduga dibuang pada waktu tertentu.
Diduga Tercemar Limbah, Ratusan Ikan Dewa di Kali Serang Tengaran Mati
Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua truk terjadi di jalur penyelamat Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kecandran, Sidomukti, Kota Salatiga, Selasa (19/5/2026) malam. Insiden diduga dipicu gangguan pengereman pada kedua kendaraan hingga menyebabkan benturan di jalur penyelamat dan mengakibatkan tiga orang mengalami luka, satu di antaranya luka berat.
Rem Blong, Dua Truk Tabrakan di Jalur Penyelamat JLS Salatiga
Seorang pria berinisial Ng (47), warga Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, ditemukan meninggal dunia diduga akibat gantung diri di kamar kosnya di Kampung Grogol, Selasa (19/5/2026). Polisi dan petugas medis yang menerima laporan keluarga langsung melakukan pemeriksaan di lokasi dan memastikan tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban.
Diduga Depresi, Pria asal Sidomukti Salatiga Gantung Diri
Seorang mahasiswi berinisial SGM (18), warga Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, diduga mencoba bunuh diri di rumahnya pada Senin (18/5/2026) dini hari. Petugas Polres Semarang dan Polsek Ungaran Barat yang menerima laporan warga segera mendatangi lokasi dan berhasil mengamankan korban untuk penanganan lebih lanjut.
Diduga Dipicu Masalah Asmara, Mahasiswi di Ungaran Barat Coba Bunuh Diri

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Sehari Jelang Idul Adha, Gerindra Salatiga Salurkan Hewan Kurban ke PAC dan Ranting
Sehari Jelang Idul Adha, Gerindra Salatiga Salurkan Hewan Kurban ke PAC dan Ranting
DPC Partai Gerindra Kota Salatiga menyalurkan 33 hewan kurban berupa satu ekor sapi dan 32 kambing kepada PAC dan ranting di empat kecamatan pada Selasa (26/5/2026). Bantuan dari Sekjen Gerindra Sugiono...
27 Mei 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 15.00–17
27 Mei 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 15.00–17.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,9 Meter di Pesisir Jawa Tengah
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang dan pesisir Jawa Tengah terjadi pada Rabu (27/5/2026) pukul 15.00–17.00 WIB dengan tinggi muka...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Rabu, 27 Mei 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan sepanjang hari. Suhu udara di Semarang berkisar 27–34 derajat Celsius dengan kelembapan 55–90 persen, sementara hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi secara lokal di daerah pegunungan, dataran tinggi, dan sebagian wilayah selatan Kota Semarang pada sore hingga awal malam.
27 Mei 2026: BMKG Prediksi Cuaca Cerah Berawan Dominasi Semarang dan Jawa Tengah, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Wilayah Pegunungan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Rabu, 27 Mei 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan sepanjang...
GIIAS The Series 2026 Dibuka di Jakarta, Lanjut Keliling Lima Kota Besar
GIIAS The Series 2026 Dibuka di Jakarta, Lanjut Keliling Lima Kota Besar
GAIKINDO kembali menggelar GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 pada 29 Juli–9 Agustus 2026 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, sebagai upaya mendorong pertumbuhan industri otomotif...
Bantuan sapi kurban dari Presiden Prabowo Subianto diserahkan Bupati Ngesti Nugraha kepada warga Dusun Duren, Desa Duren, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, Selasa (26/5/2026). Sapi jenis simental berbobot 1,48 ton senilai sekitar Rp103 juta itu dipilih karena memenuhi standar kesehatan dan diberikan kepada wilayah yang belum pernah menerima bantuan serupa serta sempat terdampak bencana alam.
Sapi Berbobot 1,48 Ton dari Presiden Prabowo Disalurkan bagi Warga Duren Sumowono
Bantuan sapi kurban dari Presiden Prabowo Subianto diserahkan Bupati Ngesti Nugraha kepada warga Dusun Duren, Desa Duren, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, Selasa (26/5/2026). Sapi jenis simental...
Muat Lebih

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Senin, 25 Mei 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara di Semarang berkisar 27–34 derajat Celsius dengan kelembapan 55–90 persen, sementara hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di wilayah Pantura timur Jawa Tengah pada sore hingga awal malam.
25 Mei 2026: BMKG Prediksi Cuaca Cerah Berawan di Semarang, Hujan Lebat Berpotensi Guyur Pantura Timur Jateng
Seorang pengendara sepeda motor nekat memasuki Ruas Tol Batang–Semarang melalui Gerbang Tol Kandeman, Jumat siang (15/5/2026). Petugas PT Jasamarga Semarang Batang bersama patroli jalan tol melakukan pengejaran hingga pengendara berhasil diamankan di sekitar KM 353 A untuk diberikan pembinaan dan edukasi keselamatan.
Motor Nyelonong Masuk Tol Semarang-Batang, Pengendara Mengaku Tak Sadar Sudah di Jalan Bebas Hambatan
Komunitas Kridha Beksa Wandawa menggelar kelas Tari Klasik Gaya Surakarta di Pendopo Bung Karno, Salatiga, Minggu (24/5/2026), sebagai upaya melestarikan budaya Jawa di tengah modernisasi. Kegiatan yang awalnya menargetkan 30 peserta ini diikuti 62 orang berusia 12 hingga 62 tahun, yang belajar Tari Golek Sri Rejeki untuk mengenal, menjaga, dan mewariskan seni tradisi kepada generasi masa kini.
Komunitas Kridha Beksa Wandawa Gelar Kelas Tari Klasik di Salatiga, Peserta Membludak

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved