URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Wali Kota Salatiga, Yuliyanto, didampingi Wakil Wali Kota Salatiga, Muh. Haris, menyampaikan rasa hormat dan bangganya, karena pasangan Yaris telah diberi kepercayaan memimpin Kota Salatiga selama dua periode

Mbak Google

KABAR RASIKA

Masa Bhakti Wali Kota dan Wakil Wali Kota Salatiga Akan Segera Berakhir

Masa Bhakti Wali Kota dan Wakil Wali Kota Salatiga Akan Segera Berakhir

Masa Bhakti Wali Kota dan Wakil Wali Kota Salatiga Akan Segera Berakhir

Featured Image

Wali Kota Salatiga, Yuliyanto, didampingi Wakil Wali Kota Salatiga, Muh. Haris, menyampaikan rasa hormat dan bangganya, karena pasangan Yaris telah diberi kepercayaan memimpin Kota Salatiga selama dua periode, yakni 2011-2016 dan periode 2017-2022. Selama mengabdikan diri di periode kedua, tantangan demi tantangan muncul dan menuntut untuk diselesaikan, termasuk Pandemi COVID-19 yang muncul di tahun ketiga masa kepemimpinannya.

Menurut Yuliyanto Atas dukungan seluruh lapisan masyarakat, Kota Salatiga mencatatkan berbagai raihan prestasi. Diantaranya, Penghargaan sebagai Daerah dengan Tatanan Normal Baru, Opini WTP selama lima tahun berturut-turut, Penghargaan Kota Layak Anak Kategori Madya, Penghargaan Kota Kreatif Indonesia, Penghargaan Kota Kecil dengan Masyarakat Cerdas dan Kesehatan Cerdas, Penghargaan Inovasi Pelayanan Publik, Indeks Pembangunan Manusia Tertinggi se-Jawa Tengah, Angka Kemiskinan Terendah se-Jawa Tengah, Kota Tertoleran selama empat kali berturut-turut.
Hal itu disampaikan Walikota dalam Rapat Paripurna Dalam Rangka Pengumuman Akhir Masa Jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Masa Jabatan 2017-2022, di Ruang Bhinneka DPRD Kota Salatiga, Senin (21/3/22).

Disampaikan Yuliyanto, pembangunan fisik juga dapat berjalan lancar, diantaranya Pembangunan Pasar Rejosari, Pembangunan Taman Cerdas, Revitalisasi Lapangan Pancasila, Pencananangan Kampung Singkong dan Kota Vanili oleh Menteri Pertanian, Kota Gastronomi, dan lain sebagainya.

“Tanpa terasa, waktu berjalan dengan sangat cepat, hingga sampailah kita pada akhir pelaksanaan RPJMD Tahun 2017-2022, dimana sesuai dengan konstitusi yang berlaku, masa jabatan kami pun juga akan berakhir di tanggal 22 Mei 2022 mendatang. Untuk itu, pada momentum yang sangat strategis ini, saya berikan apresiasi kepada Wakil Wali Kota yang selama ini telah berjalan beriringan, Ketua DPRD dan anggota yang telah menjalankan fungsinya sebagai lembaga legislatif dengan sangat baik, segenap jajaran Forkopimda yang telah berganti formasi beberapa kali, namun tetap solid dan bersinergi membangun Kota Salatiga, juga kepada seluruh elemen masyarakat dengan kontribusi masing-masing.

Ketua DPRD Kota Salatiga, Dance Ishak Palit, menyebut berdasar pasal 79 ayat 1 UU 23 Tahun 2014, pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah diumumkan oleh DPRD dalam Rapat Paripurna dan diusulkan oleh Pimpinan DPRD kepada Presiden memalui Menteri untuk ditindaklanjuti oleh Gubernur atau Wakil Gubernur paling lambat 30 hari sebelum berakhir masa jabatan. Disebutkan dalam pengumuman pada Rapat Paripurna bahwa, akhir masa jabatan periode 2017-2022 Yuliyanto, SE,MM, sebagai Kepala Daerah dan Dr. Muh. Haris, M.Si, Wakil Kepala Daerah Kota Salatiga yakni pada tanggal 22 Mei 2022.

“Sejak menjabat Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kota Salatiga pada tahun 2011 sampai pada periode ke dua, banyak pembangunan yang dilakukan oleh Saudara Yuliyanto, bersama Dr Muh Haris, bagi Kota Salatiga tercinta. Segudang pengalaman yang mereka miliki sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Salatiga telah melakukan banyak hal tentang Tata Kelola Pemerintahan dan Tata Kelola Keuangan Daerah yang berazaskan good governance, opini wajar tanpa pengecualian selama empat kali berturut-turut merupakan bukti keberhasilan kepemimpinan yang sangat membanggakan. Atas nama DPRD Kota Salatiga, “saya mengucapkan terimakasih atas pengabdian yang telah dipersembahkan kepada Kota Salatiga,” tandas Dance Ishak Palit.

BACA JUGA :

DPW PKS Jawa Tengah menyalurkan paket daging kurban kepada Panti Asuhan Katolik Rumah Shalom di Kota Semarang dalam rangka program Syiar Dzulhijjah 1447 Hijriah, Jumat (29/5/2026). Dari sekitar 800 paket daging yang dihasilkan dari penyembelihan lima sapi dan satu kambing, sebanyak 25 paket diberikan sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya memperkuat harmoni serta persaudaraan lintas agama di tengah masyarakat.
Tebar Kebahagiaan Tanpa Batas Agama, PKS Jateng Salurkan Daging Kurban ke Panti Asuhan Katolik di Semarang
Ratusan warga Muslim, Kristen, Katolik, dan Buddha di Dusun Thekelan, Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, merayakan Waisak 2570 BE dengan tradisi saling mengucapkan selamat usai ibadah di Vihara Buddha Bhumika, Minggu (31/5/2026). Tradisi yang telah berlangsung puluhan tahun ini menjadi simbol kerukunan, toleransi, dan persaudaraan antarumat beragama yang terus dijaga oleh masyarakat setempat.
Warga Beda Agama ikut Rayakan Waisak di Batur Getasan
MTsN 1 Kabupaten Semarang di Kecamatan Susukan mengolah sampah organik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan asrama siswa menjadi pakan larva maggot sebagai bagian dari gerakan ecotheology. Inovasi yang berkembang dari penelitian siswa tersebut kini menghasilkan maggot basah dan kering bernilai jual, sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Manfaatkan Makanan Sisa MBG, MTsN Kabupaten Semarang Budidayakan Maggot
BAZNAS Kabupaten Semarang untuk pertama kalinya mengelola penyembelihan dam haji dari 93 jamaah asal Kabupaten Semarang di RPH Candirejo, Kecamatan Tuntang, Sabtu (30/5/2026). Program yang dilaksanakan berdasarkan regulasi pemerintah tersebut menyalurkan daging dam tamattu’ kepada masyarakat fakir miskin melalui kerja sama dengan Dinas Sosial dan DP3AKB agar bantuan tepat sasaran.
Pertama Kali, BAZNAS Kabupaten Semarang Sembelih 93 Kambing Dam Haji

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di perairan Semarang dan pesisir Jawa Tengah terjadi pada Selasa (2/6/2026) antara pukul 09.00 hingga 14.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai 0,9 meter. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan genangan rob di kawasan pesisir yang rentan, terutama saat aktivitas pelabuhan dan nelayan berlangsung.
02 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 09.00–14.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,9 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di perairan Semarang dan pesisir Jawa Tengah terjadi pada Selasa (2/6/2026) antara pukul 09.00 hingga 14.00 WIB...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Selasa, 2 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan sepanjang hari. Suhu udara di Semarang berkisar 25–34 derajat Celsius dengan kelembapan 50–85 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara lokal di kawasan pegunungan dan dataran tinggi Jawa Tengah pada sore hingga awal malam.
02 Juni 2026: BMKG Prediksi Cuaca Cerah Berawan Dominasi Semarang dan Jawa Tengah, Hujan Ringan Berpotensi di Kawasan Pegunungan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Selasa, 2 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan sepanjang hari. Suhu...
Siswi SD Negeri Salatiga 06, Kiandra Isna Aisha Anindhita, mencatat prestasi gemilang dengan meraih nilai sempurna pada mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026. Capaian tersebut mengantarkan Kiandra menjadi peraih nilai rata-rata tertinggi tingkat sekolah dasar di Kota Salatiga, sekaligus menunjukkan kualitas pendidikan dasar yang terus berkembang melalui kerja keras siswa, dukungan keluarga, dan sekolah.
Kiandra, Siswi SDN 06 Salatiga Raih Nilai Sempurna dalam TKA 2026
Siswi SD Negeri Salatiga 06, Kiandra Isna Aisha Anindhita, mencatat prestasi gemilang dengan meraih nilai sempurna pada mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA)...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Senin, 1 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara di Semarang berkisar 26–34 derajat Celsius dengan kelembapan 50–85 persen, sementara hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi secara tersebar di daerah pegunungan, dataran tinggi, dan sebagian wilayah Jawa Tengah bagian timur pada sore hingga awal malam.
01 Juni 2026: BMKG Prediksi Cuaca Cerah Berawan Dominasi Semarang dan Jawa Tengah, Hujan Lokal Berpotensi di Wilayah Timur
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Senin, 1 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara...
Sukisno (70), warga Kota Salatiga, merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) setelah mengalami serangan stroke dan menjalani perawatan intensif serta terapi rutin selama setahun terakhir. Dengan pembiayaan yang dijamin melalui kepesertaan JKN yang ditanggung Pemerintah Kota Salatiga, ia dapat mengakses layanan kesehatan tanpa terbebani biaya hingga kondisinya berangsur pulih dan kembali beraktivitas.
Sukisno: JKN Jadi Penyelamat Saat Stroke, Kini Kembali Berjalan dan Beraktivitas
Sukisno (70), warga Kota Salatiga, merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) setelah mengalami serangan stroke dan menjalani perawatan intensif serta terapi rutin selama setahun terakhir....
Muat Lebih

POPULER

Komunitas Kridha Beksa Wandawa menggelar kelas Tari Klasik Gaya Surakarta di Pendopo Bung Karno, Salatiga, Minggu (24/5/2026), sebagai upaya melestarikan budaya Jawa di tengah modernisasi. Kegiatan yang awalnya menargetkan 30 peserta ini diikuti 62 orang berusia 12 hingga 62 tahun, yang belajar Tari Golek Sri Rejeki untuk mengenal, menjaga, dan mewariskan seni tradisi kepada generasi masa kini.
Komunitas Kridha Beksa Wandawa Gelar Kelas Tari Klasik di Salatiga, Peserta Membludak
RSUD dr Soebarkat Tjitrodarmodjo menanggung piutang sebesar Rp2,5 miliar dari pasien titipan pejabat yang belum terselesaikan sejak 2010. Wali Kota Robby Hernawan menyebut pasien layanan mandiri tersebut tidak menyelesaikan pembayaran karena administrasi penagihan tidak jelas, sehingga Pemkot kini mempertimbangkan penghapusan piutang agar tidak membebani keuangan rumah sakit.
Gegara Pasien Titipan Pejabat, RSUD Salatiga Punya Hutang Rp2,5 M

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved