URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kota Semarang menggelar tradisi tahunan jelang bulan ramadhan yaitu Dugderan 2022 secara sederhana dan terbatas serta tanpa arak-arakan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kota Semarang Gelar Tradisi Dugderan Tahun 2022 Secara Sederhana

Kota Semarang Gelar Tradisi Dugderan Tahun 2022 Secara Sederhana

Kota Semarang Gelar Tradisi Dugderan Tahun 2022 Secara Sederhana

featured-img

SEMARANG – Kota Semarang menggelar tradisi tahunan jelang bulan ramadhan yaitu Dugderan 2022 secara sederhana dan terbatas serta tanpa arak-arakan.

Untuk tahun ini, acara Dugder diselenggarakan dengan cara karnaval mulai dari Balaikota Semarang, menuju ke Masjid Agung Semarang, dan berakhir di Masjid Agung Jawa Tengah.

Prosesi utama karnaval Dugder adalah penyerahan Suhuf Halaqoh dari Alim ulama Masjid Kauman kepada Kanjeng Bupati Arya Purbaningrat yang diperankan oleh Walikota Semarang, Hendrar Prihadi untuk dibacakan kepada seluruh warga Kota Semarang.

Setelah pembacaan Suhuf Halaqoh dilanjutkan dengan pemukulan bedug yang disertai suara meriam di Masjid Kauman Semarang. Acara utama di Masjid Agung Jawa Tengah yakni penyerahan Suhuf Halaqoh yang dibawa oleh Raden Mas Tumenggung Arya Purbaningrat dari Masjid Kauman diserahkan kepada Raden Mas Tumenggung Probo Hadikusuma (Gubernur Jawa Tengah) untuk diumumkan kepada seluruh warga Jawa Tengah.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyampaikan rasa syukur lantaran sudah mulai bisa menyelenggarakan Dugderan pada tahun ini.  Sebab, setelah dua tahun tak ada kemeriahan tradisi penyambutan bulan Ramadhan di Ibu Kota Jateng.

Akan tetapi, Pemkot Semarang tidak mau terlena sehingga acara tahunan ini digelar secara terbatas dan utamanya jaga protokol kesehatan (Prokes).

“Hari ini, Alhamdulillah bisa digelar Dugderan meskipun belum bisa arak-arakan di jalan. Sudah ada kemeriahan, yang penting tetap Prokes. Saya lihat masyarakat antusias,” kata Hendi, sapaan akrab Wali Kota Semarang, disela-sela acara Kamis (31/3/2022).

Hendi juga menjelaskan bahwa ramadhan tahun ini kita diberikan angin segar bagi masyarakat lantaran diizinkan tarawih keliling atau di tempat ibadah dengan catatan prokes tetap dipatuhi.

“Saya berharap, masyarakat bisa menjalankan ibadah puasa dengan baik. Tarawih keliling boleh, tarawih ke tempat ibadah boleh asal Prokes dipastikan yang panjenengan lakukan,”ujarnya.

Selain Prokes, ia berpesan kepada masyarakat untuk bertoleransi satu sama lainnya ketika ibadah puasa berlangsung. Sehingga, Hendi menegaskan tidak perlu adanya kegiatan sweeping restoran atau tempat makan di siang hari. Di sisi lain, Pemkot Semarang juga mengupayakan pasokan sembako selama ramadhan di Kota Semarang lancar dan harga tidak melambung tinggi.

“Jadi kawan-kawan yang tidak menjalankan ibadah puasa, ya mohon menghormati yang berpuasa. Tapi sebaliknya, orang yang berpuasa juga menghormati yang tidak berpuasa. Artinya, enggak perlu ada sweeping restoran, tempat makan di siang hari enggak perlu. Kita semuanya menghormati dan saling tenggang rasa,” bebernya.

“Mudah mudahan, kegiatan selama Ramadhan lancar. Pasokan sembako baik, harganya tidak melambung terlalu tinggi. Pastika. Pemerintah untuk menjaga hal tersebut,” tambahnya.

Sementara dalam pelaksanaan Dugderan 2022 ini antusiasime masyarakat cukup tinggi. Selain memenuhi Balaikota, masyarakat juga tampak menanti di pinggir jalan meskipun tidak ada arak-arakan, bahkan di depan Masjid Kauman, Alun-alun Kota Semarang sesak oleh masyarakat.

Moni (24) salah seorang warga mengungkapkan jika dia memang kangen dengan tradisi dugderan. Meskipun digelar secara sederhana, Moni sudah bersyukur jika event masyarakat seperti ini bisa dilaksanakan kembali.

“Kami kira ada arak-arakan. Kami rindu sekali soalnya dengan dugderan. Tapi ya sudah tidak apa-apa, disyukuri saja ketimbang dua tahun sebelumnya yang selalu sepi,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Jauhi HP, Puluhan Anak Kumpulrejo Memilih Berkemah di Mushala
Jauhi HP, Puluhan Anak Kumpulrejo Memilih Berkemah di Mushala
Sekda Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro
Pemkab Semarang Pertahankan Seluruh PPPK, Siapkan Pemetaan Ulang untuk Atasi Kekurangan Pegawai
Sebanyak 215 peserta dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti kontes Aglaonema yang digelar Asosiasi Aglaonema Nusantara (ASA) di Gedung Pertemuan Daerah Kota Salatiga, Minggu (28/6). Ajang ini menjadi wadah kompetisi, memperkuat jejaring antarkolektor, sekaligus menunjukkan prospek ekonomi tanaman hias yang masih menjanjikan dengan dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Ratusan Kolektor Tanaman Padati Kontes di Salatiga, Bukti Aglaonema Memiliki Nilai Tinggi
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengundi Gebyar Hadiah Samsat 2026 periode I di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Jumat (26/6), sebagai bentuk apresiasi kepada wajib pajak kendaraan bermotor yang taat. Pengundian yang dipimpin Sekda Jawa Tengah, Sumarno, membagikan hadiah senilai Rp385,5 juta dan emas 22,5 gram guna mendorong kepatuhan masyarakat serta mendukung digitalisasi pembayaran pajak melalui QRIS Bank Jateng.
Pemprov Jateng Tebar Hadiah Rp385,5 Juta dan Emas 22,5 Gram untuk Wajib Pajak Kendaraan
Jateng Fair 2026 di kawasan PRPP Semarang menjadi destinasi favorit liburan sekolah dengan menghadirkan pameran inovasi, produk UMKM, konser musik, wahana keluarga, dan nonton bareng Piala Dunia 2026 hingga 5 Juli. Direktur Utama PT PRPP Jawa Tengah (Perseroda), Shafigh Pahlevi Lontoh, menargetkan 150 ribu pengunjung selama penyelenggaraan, sementara Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berharap ajang ini mampu memperkuat UMKM, mendorong inovasi, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah
Jateng Fair 2026 Pas Buat Liburan Keluarga, Ada Apa Saja?
Ribuan masyarakat memadati kawasan PRPP Semarang pada pembukaan Jateng Fair 2026, Jumat (26/6), yang diresmikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Mengusung tema Action for Transformation, ajang yang berlangsung hingga 5 Juli 2026 ini menghadirkan pameran pembangunan, inovasi, UMKM, investasi, seni budaya, serta hiburan dengan akses masuk gratis sebagai upaya mendorong transformasi ekonomi dan promosi potensi daerah.
Gratis 10 Hari! Jateng Fair 2026 Jadi Panggung Inovasi, Investasi, UMKM, dan Hiburan Terbesar di PRPP

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung rencana pengembangan kawasan Rawa Pening di Kabupaten Semarang sebagai destinasi wisata air unggulan setelah muncul minat investasi dari PT Pandawa Sapto Dewi Pesisir, Kamis (25/6/2026). Pengembangan yang mencakup rumah makan apung, vila, dan wahana air itu akan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan fungsi konservasi serta pengelolaan sumber daya air berkelanjutan.
Rawa Pening Dilirik Investor, Siap Jadi Destinasi Wisata Air Andalan Jawa Tengah
Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Semarang pada 2025 belum sepenuhnya memenuhi target, terutama dari sektor parkir, pariwisata, dan pajak hotel. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan hal tersebut usai rapat paripurna APBD 2025, Rabu (24/6/2026), seraya menegaskan perlunya evaluasi dan penguatan destinasi wisata untuk mendongkrak kunjungan serta pendapatan daerah di tengah tingkat okupansi hotel yang menurun.
Evaluasi Pelaksanaan APBD Kabupaten Semarang 2025, PAD Sektor Parkir dan Pariwisata Belum Capai Target