URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Berawal dari rasa keprihatinan terhadap bahaya sampah, membuat ratusan pelajar SMPN 2 Ambarawa, Kabupaten Semarang berpikir kreatif. Mereka mengubah sampah menjadi barang-barang yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Terapkan Kurikulum Merdeka, Siswa SMPN 2 Ambarawa Ubah Sampah Jadi Berkah

Terapkan Kurikulum Merdeka, Siswa SMPN 2 Ambarawa Ubah Sampah Jadi Berkah

Terapkan Kurikulum Merdeka, Siswa SMPN 2 Ambarawa Ubah Sampah Jadi Berkah

featured-img

UNGARAN – Berawal dari rasa keprihatinan terhadap bahaya sampah, membuat ratusan pelajar SMPN 2 Ambarawa, Kabupaten Semarang berpikir kreatif. Mereka mengubah sampah menjadi barang-barang yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu dari pelajar itu adalah Naufal Faiz Permana (14) yang saat ini duduk di kelas VII. Ia bersama ratusan siswa yang lain mencoba mendaur ulang sampah plasti menjadi aneka ragam barang. Mulai dari tempat pensil, vas bunga, hiasan, hingga ecobreak.

Ditemui di sela-sela jam pelajaran, Faiz (sapaan akrabnya) mengaku prihatin dengan banyaknya sampah terutama sampah plastik. Selain tak bisa terurai, menurutnya hal itu bisa berdampak pada kerusakan lingkungan.

“Kami ingin mengolah sampah plastik menjadi lebih bermanfaat. Sehingga paling tidak, bisa mengurangi dampaknya bagi lingkungan,” katanya.

Selain langkah daur ulang itu, ia juga sudah menerapkan pengurangan penggunaan plastik di rumah. Misalnya ketika belanja atau membeli sesuatu, ia selalu membawa tas kain dari rumah.

“Kalau terpaksa memakai kantong plastik, maka bekasnya disimpan di rumah. Dikumpulkan lalu dibuat kerajinan,” imbuhnya.

Sementara Kepala SMPN 2 Ambarawa Heri Muryanto menuturkan program daur ulang sampah itu merupakan salah satu wujud implementasi pelajar pancasila dalam kurikulum merdeka yang diterapkan pada tahun ajaran 2022/2023. Sehingga seluruh siswa kelas VII yang berjumlah 244 orang dilibatkan dalam proyek ini.

“Alhamdulillah, sekolah kita ini ditunjuk pemerintah untuk menerapkan kurikulum merdeka. Di dalamnya ada kegiatan intrasekolah dan proyek. Untuk proyek kita ambil tema ubah sampah jadi berkah,” ujarnya.

Hasil karya daur ulang sampah dipamerkan oleh siswa kelas VII SMPN 2 Ambarawa, Kabupaten Semarang. (Foto/win)

Pihaknya melihat situasi saat ini pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh sampah plastik semakin memprihatinkan. Jika dibiarkan, hal ini akan menjadi bom waktu yang berdampak pada kerusakan lingkungan.

“Ini kesempatan emas untuk memberikan kesadaran kepada para siswa mengenai bahaya sampah plastik. Sehingga plastik-plastik yang semula dibuang sembarangan bisa dimanfaatkan dan memiliki nilai ekonomis,” urainya.

Mengenai prosesnya, dikatakan Heri, proyek ini menggunakan sistem blok. Artinya dikerjakan dalam satu waktu selama dua minggu. Mulai dari sosialisasi, pemberian materi hingga praktik.

“Kita datangkan praktisi dari Dinas Lingkungan Hidup dan aktivis lingkungan. Para siswa diajari bagaimana mendaur ulang sampah plastik,” tuturnya.

Heri menambahkan, target yang ingin dicapai dengan proyek ini adalah SMPN 2 Ambarawa bisa menjadi pelopor perjuangan lingkungan sekaligus ‘pendekar’ sosialisasi bahaya sampah plastik.

“Kalau tanpa plastik 100 persen jelas tidak mungkin. Maka yang memungkinkan adalah dengan diet plastik, menguranginya,” imbuhnya. (win)

BACA JUGA :

Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening bersama Komisi C, Dishub, dan DPU melakukan sidak ke ruas jalan rusak di Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, akibat tingginya aktivitas truk tambang pengangkut material proyek Bendungan Jragung, Kamis. Dalam inspeksi tersebut, DPRD meminta PT Mahidara Artha Sangkara segera memperbaiki jalan dan mematuhi ketentuan pengelolaan lingkungan agar kerusakan serta gangguan debu tidak terus merugikan warga.
DPRD Sidak Jalan Rusak di Wringinputih Bergas, Perusahaan Janji Perbaiki Pekan Ini
Kelurahan Blotongan dan Kauman Kidul di Salatiga terus mengembangkan potensi wilayah melalui wisata kuliner, religi, dan agrowisata berbasis digital. Lurah Blotongan Chomsatun memperkenalkan inovasi layanan daring serta aplikasi Sate Blotongan, sementara Lurah Kauman Kidul Nur Ichwan mendorong pengembangan Agrowisata Sitalang dan River Tubing saat menerima kunjungan kerja Wali Kota Robby Hernawan untuk menyelaraskan program pembangunan daerah.
Blotongan Salatiga Kampung Kuliner Sate Kambing, Terus Kembangkan Pelayanan Berbasis Digital
Menteri HAM RI Natalius Pigai menyatakan pemerintah tengah menyiapkan Undang-Undang Neuro Rights guna melindungi privasi, kebebasan, dan martabat manusia dari dampak perkembangan teknologi serta kecerdasan buatan. Pernyataan itu disampaikan usai Festival HAM di Universitas Kristen Satya Wacana, Kamis (11/6/2026), saat pembahasan RUU disebut telah memasuki tahap akhir harmonisasi lintas kementerian dan lembaga.
Hadir di UKSW, Pigai Sebut Pemerintah sedang Siapkan UU Neuro Rights, Lindungi Pikiran Manusia dari Ancaman AI

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Silaturrahmi Nasional perdana Annitho Aswaja digelar di Wisma Perdamaian Semarang, Sabtu (13/6/2026), dengan dihadiri ribuan anggota dan pengurus dari berbagai daerah. Organisasi perempuan di bawah JATMA...
Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening bersama Komisi C, Dishub, dan DPU melakukan sidak ke ruas jalan rusak di Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, akibat tingginya aktivitas truk tambang pengangkut material proyek Bendungan Jragung, Kamis. Dalam inspeksi tersebut, DPRD meminta PT Mahidara Artha Sangkara segera memperbaiki jalan dan mematuhi ketentuan pengelolaan lingkungan agar kerusakan serta gangguan debu tidak terus merugikan warga.
DPRD Sidak Jalan Rusak di Wringinputih Bergas, Perusahaan Janji Perbaiki Pekan Ini
Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening bersama Komisi C, Dishub, dan DPU melakukan sidak ke ruas jalan rusak di Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, akibat tingginya aktivitas truk tambang pengangkut...
Kelurahan Blotongan dan Kauman Kidul di Salatiga terus mengembangkan potensi wilayah melalui wisata kuliner, religi, dan agrowisata berbasis digital. Lurah Blotongan Chomsatun memperkenalkan inovasi layanan daring serta aplikasi Sate Blotongan, sementara Lurah Kauman Kidul Nur Ichwan mendorong pengembangan Agrowisata Sitalang dan River Tubing saat menerima kunjungan kerja Wali Kota Robby Hernawan untuk menyelaraskan program pembangunan daerah.
Blotongan Salatiga Kampung Kuliner Sate Kambing, Terus Kembangkan Pelayanan Berbasis Digital
Kelurahan Blotongan dan Kauman Kidul di Salatiga terus mengembangkan potensi wilayah melalui wisata kuliner, religi, dan agrowisata berbasis digital. Lurah Blotongan Chomsatun memperkenalkan inovasi layanan...
Menteri HAM RI Natalius Pigai menyatakan pemerintah tengah menyiapkan Undang-Undang Neuro Rights guna melindungi privasi, kebebasan, dan martabat manusia dari dampak perkembangan teknologi serta kecerdasan buatan. Pernyataan itu disampaikan usai Festival HAM di Universitas Kristen Satya Wacana, Kamis (11/6/2026), saat pembahasan RUU disebut telah memasuki tahap akhir harmonisasi lintas kementerian dan lembaga.
Hadir di UKSW, Pigai Sebut Pemerintah sedang Siapkan UU Neuro Rights, Lindungi Pikiran Manusia dari Ancaman AI
Menteri HAM RI Natalius Pigai menyatakan pemerintah tengah menyiapkan Undang-Undang Neuro Rights guna melindungi privasi, kebebasan, dan martabat manusia dari dampak perkembangan teknologi serta kecerdasan...
13 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 06.00–10
13 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 06.00–10.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di pesisir Semarang dan sekitarnya terjadi pada Sabtu, 13 Juni 2026, pukul 06.00–10.00 WIB dengan tinggi muka air...
Muat Lebih

POPULER

Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengurangi kebisingan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Razia Seminggu, 74 Knalpot Tidak Sesuai Teknis Ditindak Jajaran Satlantas Salatiga
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11.000 per Kg, Pinsar Sebut Overproduksi dan Dominasi Middleman Jadi Penyebab