URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pelukis Prasojo Broto Saptono membuat kaos lukis dengan cat tekstil yang lentur dan awet. Kaos lukis ini dijual seharga Rp 60 ribu hingga Rp 100 ribu per kaos, Pembeli bisa memilih desain atau gambar sesuai keinginan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Sejak 10 tahun Lalu, Warga Kalicacing Salatiga ini Sukses Berjualan Kaos di Lukis

Sejak 10 tahun Lalu, Warga Kalicacing Salatiga ini Sukses Berjualan Kaos di Lukis

Sejak 10 tahun Lalu, Warga Kalicacing Salatiga ini Sukses Berjualan Kaos di Lukis

featured-img

RASIKAFM.COM |SALATIGA - Prasojo Broto Saptono warga Kelurahan Kalicacing Kecamatan Sidomukti Kota Salatiga berhasil melukis di dalam media pakaian atau kaos.

Prasojo sapaannya, berawal dari dirinya pernah membeli kaos dan melihat proses pembuatan kaos sablon tersebut.
Setelah melihat proses pembuatan kaos sablon, lalu Prasojo berinisiatif untuk membuat sendiri.

“Kalau proses pembuatannya seperti itu, kenapa saya tidak membuat sendiri saja dan kelihatannya kan gampang juga,” kata Prasojo, (22/2/2023).

Setelah melihat proses pembuatan, lanjutnya, Prasojo lalu mempersiapkan bahan-bahan untuk menyablon kaos dengan jumlah satuan.

“Kalau hanya menggunakan cat dan kuas, saya kan sering melukis dan sebenarnya sama medianya,” jelasnya.

Prasojo lalu mencoba membuat satu dengan menggunakan cat sablon yang diencerkan namun hasilnya kurang memuaskan.

“Hasilnya kaku sekali dan keras, lalu saya mencoba memakai cat akrilik,” ujarnya.

Prasojo mengaku bahwa dirinya mencoba melukis di media kaos sekitar sepuluh tahun lalu.

Pada dua tahun terakhir, dirinya berganti ke cat tekstil karena lebih lentur dan minim risiko pecah pada lukisan di kaos tersebut saat di cuci.

“Cat akrilik saya pakai sampai bertahun-tahun, namun dua tahun kemarin saya ganti ke cat tekstil karena lebih lentur dan awet,” paparnya.

Untuk melukis kaos, Prasojo hanya membutuhkan bahan yakni kaos polos, kuas dan cat tekstil.

Prasojo menjual kaos lukis ini berkisar Rp 60 ribu hingga Rp 100 ribu per kaos.

“Untuk yang Rp 60 ribu itu saya menjual jasanya saja, kalau sekalian kaosnya harganya Rp 100 ribu,” katanya.
Dirinya membuat satu kaos lukis memakan waktu hingga satu hari.

Sementara itu, pembeli kaos lukis, Erik mengatakan bahwa dirinya berkeinginan membeli kaos lukis ini karena tidak sama dengan lainnya.

“Saya cari-cari di Salatiga ternyata ada kaos yang unik yakni kaos lukis ini dan desainnya tidak akan ada yang menyamain,” kata Erik.

Menurutnya kaos lukis yang di buat Prasojo ini dapat memilih desain atau gambar sesuai keinginannya.

“Untuk desainnya saya bisa memilih sendiri sesuai keinginan saya dan harganya juga murah padahal melukis itu butuh keahlian,” ungkapnya.

 

BACA JUGA :

Sebanyak 11.800 peserta dari sekolah, madrasah, pondok pesantren, dan organisasi masyarakat memeriahkan Pawai Taaruf Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Kota Salatiga, Selasa (16/6/2026). Kegiatan yang disambut Wali Kota Salatiga Robby Hernawan ini digelar untuk memperkuat syiar Islam, kebersamaan, dan toleransi melalui pawai dengan beragam atribut, kendaraan hias, serta penampilan seni Islami yang menyedot antusiasme warga.
Ribuan Peserta Meriahkan Pawai Taaruf Tahun Baru Islam di Salatiga
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menambah pasokan LPG 3 kilogram sebanyak 1.339.560 tabung di Jawa Tengah dan DIY pada 16 Juni 2026 untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan selama libur Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Penyaluran tambahan melalui skema fakultatif ini dilakukan guna menjaga ketersediaan stok dan memastikan masyarakat tetap mudah memperoleh LPG selama masa libur nasional.
Takut Langka Saat Libur? Pertamina Siapkan Tambahan 1,3 Juta Tabung LPG 3 Kg
Doni Prasetyo menggelar ritual jamasan puluhan keris di rumahnya di Butuh, Kutowinangun Lor, Kota Salatiga, pada malam 1 Suro sebagai tradisi tahunan perawatan pusaka. Dengan membersihkan bilah keris menggunakan jeruk nipis dan air kembang yang disertai doa, tradisi ini dilakukan untuk merawat, menghormati, dan melestarikan warisan budaya Jawa yang diwariskan lintas generasi.
Malam 1 Suro, Doni Bersihkan Puluhan Benda Pusaka. Maknanya Dalam
Ratusan warga Dusun Muneng, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Ungaran Timur, menggelar tradisi kupatan pada Senin (15/6/2026) petang untuk menyambut Tahun Baru Islam atau malam 1 Suro. Tradisi turun-temurun yang diawali doa bersama dan azan ke empat penjuru mata angin itu dilaksanakan sebagai ungkapan syukur, doa keselamatan, serta upaya melestarikan warisan leluhur yang telah berlangsung selama puluhan tahun.
Semarak Malam 1 Suro, Ratusan Warga Muneng Ungaran Timur Gelar Kupatan di Tengah Jalan
Ribuan jamaah thariqah dari berbagai daerah menghadiri Silaturahmi Nasional Annitho Aswaja di Wisma Perdamaian Semarang, Sabtu (13/6/2026). Kegiatan yang dihadiri ulama, habaib, dan tokoh pemerintahan ini digelar untuk memperkuat ukhuwah, konsolidasi organisasi, serta meneguhkan komitmen kebangsaan melalui zikir, tausiyah, baiat kubro, dan pemberdayaan umat.
Habib Luthfi Tegaskan Komitmen Jaga NKRI dalam Silatnas Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening bersama Komisi C, Dishub, dan DPU melakukan sidak ke ruas jalan rusak di Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, akibat tingginya aktivitas truk tambang pengangkut material proyek Bendungan Jragung, Kamis. Dalam inspeksi tersebut, DPRD meminta PT Mahidara Artha Sangkara segera memperbaiki jalan dan mematuhi ketentuan pengelolaan lingkungan agar kerusakan serta gangguan debu tidak terus merugikan warga.
DPRD Sidak Jalan Rusak di Wringinputih Bergas, Perusahaan Janji Perbaiki Pekan Ini
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11.000 per Kg, Pinsar Sebut Overproduksi dan Dominasi Middleman Jadi Penyebab

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved