URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
ebakaran hebat di Lampeyan, Salatiga menghanguskan rumah dan kandang sapi milik Sadimin akibat diduga korsleting listrik. Beruntung tidak ada korban jiwa, tapi dua sepeda motor dan sebagian kandang ternak ikut terbakar. Tim pemadam kebakaran berusaha menjinakkan api di lokasi dengan akses jalan yang sempit.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Diduga Konsleting, Rumah Sadimin Ludes Terbakar, Damkar Kesulitan Menuju TKP karena Sempitnya Jalan

Diduga Konsleting, Rumah Sadimin Ludes Terbakar, Damkar Kesulitan Menuju TKP karena Sempitnya Jalan

Diduga Konsleting, Rumah Sadimin Ludes Terbakar, Damkar Kesulitan Menuju TKP karena Sempitnya Jalan

featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Diduga karena korsleting listrik rumah Sadimin dan satu kandang sapi di Lampeyan RT 003/ RW 003, Kelurahan Noborejo, Kecamatan Argomulyo, Salatiga ludes terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran ini.

Saksi Jamal mengatakan saat kejadian kebakaran itu rumah dalam kondisi kosong. Pemilik rumah Sadimin sedang bekerja, sementara istrinya sedang belanja di warung. Sumber api diduga dari korsleting listrik di rumah bagian belakang.

“Kemungkinan karena korsleting listrik. Ada kecurigaan sumber api di rumah paling belakang. Karena listrik rumah paling belakang ini menggunakan kabel serat,” ungkap Jamal kepada rasikafm.com di lokasi kejadian Kamis (3/8/2023).

Dikatakan, warga mengetahui api langsung membesar di rumah bagian belakang. Sebab rumah tersebut terbuat dari meterial kayu. Beruntung saat kejadian, hewan ternak sapi dan kambing milik Sadimin berhasil diamankan oleh warga sekitar.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kota Salatiga Joko Widodo mengaku pihaknya mendapatkan laporan adanya kebakaran ini pukul 10.06 WIB. Pihaknya langsung menerjunkan empat mobil pemadam kebakaran untuk menjinakkan api.

“Tidak sampai 12 menit kami sudah sampai di lokasi. Ternyata rumah yang belakang sudah terbakar habis. Kami segera melakukan pemadaman, sehingga yang depan ini bisa terselamatkan,” terang Joko.

Dikatakan, karena material rumah sebagian besar dari kayu, pemadaman api berlangsung cukup lama. Selain itu, akses jalan yang sempit membuat mobil pemadam kesulitan masuk.

“Lokasinya ada di belakang sehingga selang-selang itu harus kami sambung sampai belakang. Proses pemadaman sudah satu jam tapi masih ada asapnya. Ini proses pendinginan untuk mencari arang itu, karena rawan terjadi kebakaran lagi,” ungkap Joko.

Sementara kerugian belum bisa ditaksir. Namun yang terlihat ada dua sepeda motor yang hangus terbakar. Selain itu, ada kamar-kamar, dapur, dan sebagian kandang ternak yang juga terbakar.

– Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kota Salatiga Joko Widodo
– Warga bersama PMK saat memadamkan api

BACA JUGA :

Dua kebakaran terjadi hampir bersamaan di Kecamatan Bergas dan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (4/8/2026). Kebakaran di Toko Niki Mantep diduga dipicu korsleting listrik, sedangkan kebakaran rumah di Desa Klero diduga berasal dari tungku yang masih menyala. Berkat respons cepat petugas pemadam kebakaran dan bantuan warga, kedua peristiwa berhasil dipadamkan tanpa menimbulkan korban jiwa.
Dalam Waktu Bersamaan, Dua Kebakaran Terjadi di Kabupaten Semarang
Seorang remaja berinisial MYN (21), warga Kabupaten Purworejo, meninggal dunia setelah tenggelam di dam Sungai Kalimojo, Dusun Manggisan, Desa Tegalwaton, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Senin (3/8/2026) sore. Korban diduga tenggelam usai melompat ke sungai saat bermain bersama rekannya, kemudian dievakuasi oleh warga, polisi, PMI, dan relawan sebelum dibawa ke rumah sakit.
Berenang di Sungai Kalimojo Tengaran, Remaja asal Purworejo Tenggelam
Sekitar 870 jiwa atau 260 kepala keluarga di Dusun Jagir, Desa Kedungringin, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, kembali mengalami krisis air bersih akibat musim kemarau. Kondisi yang terjadi setiap tahun ini membuat warga bergantung pada bantuan droping air, sementara pemerintah dusun terus berupaya mencari solusi permanen melalui pengeboran sumur bersama pemerintah dan BNPB.
870 Jiwa di Dusun Jagir Suruh Krisis Air Bersih, Warga Bertahun-tahun Bergantung pada Droping
Sempat Hilang Sepekan, Remaja Asal Sukabumi Ditemukan Selamat di Demak 2
Sempat Hilang Sepekan, Remaja Asal Sukabumi Ditemukan Selamat di Demak
Sebanyak 250 siswa sekolah dasar dari Solo Raya, Sleman, dan Bantul mengikuti psikotes gratis pemetaan bakat dan minat di Aula Lantai 2 Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Minggu (2/8/2026). Kegiatan kolaborasi Beehive Tumbuh Ngremboko Salatiga, Masyarakat Vokasi (Mavi), dan Takmir Masjid Raya Sheikh Zayed Solo ini bertujuan membantu orang tua mengenali potensi, karakter, dan minat anak sebagai dasar pendampingan serta pengembangan pendidikan yang lebih tepat.
250 Anak Antusias ikuti Psikotes Gratis di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo
Pemerintah Kota Salatiga memberikan penghargaan kepada pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 dalam apel pagi di Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (3/8/2026). Penghargaan diserahkan Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, sebagai apresiasi atas inovasi yang mampu menjawab persoalan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan.
Pemkot Salatiga Anugerahi Pemenang Krenova 2026, Inovasi harus Jawab Persoalan

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kabupaten Semarang meluncurkan tiga proyek perubahan, yakni Pangan Berdikari, Sadewa, dan Gada Krisna di Balai Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Selasa (28/7/2026). Bupati Ngesti Nugraha menyatakan program tersebut dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana, serta mencegah penyalahgunaan narkoba melalui kolaborasi lintas sektor dan pemberdayaan masyarakat berbasis desa.
Tiga Program Perubahan Diluncurkan, Pemkab Semarang Perkuat Ketahanan Pangan, Mitigasi Bencana hingga Perang Melawan Narkoba
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved