KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Kompak, Forkopimcam dan 16 Kades di Kecamatan Tuntang Deklarasi Zero Knalpot Brong

Kompak, Forkopimcam dan 16 Kades di Kecamatan Tuntang Deklarasi Zero Knalpot Brong

Kompak, Forkopimcam dan 16 Kades di Kecamatan Tuntang Deklarasi Zero Knalpot Brong

Foto dok Aris
Camat Tuntang Aris Setyawan saat menandatangani deklarasi zero knalpot brong. Disaksikan Kapolsek, Danramil dan 16 kades

RASIKAFM.COM | TUNTANG – Masih adanya pengguna knalpot tidak standart (brong) diwilayah kecamatan Tuntang kabupaten Semarang, menginspirasi Polsek Tuntang bersama dengan jajaran kecamatan, Koramil dan 16 kepala desa melakukan deklarasi zero knalpot brong.

Mereka bersama-sama mendeklarasikan dukungan terhadap gerakan bebas knalpot brong.

Aris Setyawan Camat Tuntang, menjelaskan awalnya gagasan ini muncul dari Polsek Tuntang, karena masih adanya suara bising knalpot. Bahkan hal ini terjadi dibeberapa Desa.

Padahal sebelumnya desa sudah memasang MMT himbauan dan larangan.

“Hal ini dilakukan dengan menyertakan foto Forkompimcam dan Kepala Desa setempat untuk menegaskan dukungan terhadap gerakan bebas knalpot brong di wilayah kecamatan Tuntang,”kata Aris Kamis (18/1/2024).

Dalam upaya menegakkan aturan ini, Aris menjelaskan bahwa tindakan persuasif akan diterapkan terhadap pengguna knalpot brong di wilayah Desa.

“Tindakan tersebut akan berfokus pada pembinaan terlebih dahulu, dengan harapan dapat mengganti penggunaan knalpot brong dengan knalpot standar,”jelasnya.

Harapan besar dari inisiatif ini adalah mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat Kecamatan Tuntang.

“Tujuannya adalah menciptakan keamanan dan kenyamanan bersama baik di jalan maupun di lingkungan permukiman warga,”terang Aris di Pendopo balai desa Tuntang.

Aris juga menekankan pentingnya gotong royong dan menjaga kondusifitas wilayah Kecamatan Tuntang untuk mendukung sukses pelaksanaan Pemilu 2024.

“Guyup rukun dan gotong royong menjadi kunci keberhasilan dalam menjalankan program bebas penggunaan knalpot brong dari Polri,”pungkasnya.

Hadir dalam acara deklarasi ini, Danramil Tuntang Mayor Sunaryo dan Kapolsek Tuntang AKP Suramto SH, sebagai Inisiator kegiatan.

Suasana deklarasi zero knalpot brong

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang