URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Selama pelaksanaan Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi (OKLLC) 2024 dari tanggal 4 hingga 17 Maret 2024, Satuan Lalu Lintas Polres Salatiga berhasil melakukan penindakan terhadap 1.124 pelanggar. Kapolres Salatiga, AKBP Aryuni Novitasari, mengungkapkan bahwa dari jumlah tersebut, peneguran dilakukan sebanyak 402 kali, tilang manual sebanyak 685 kali, E-Tle Mobile sebanyak 26 kali, dan Etle Statis sebanyak 11 kali.

Mbak Google

KABAR RASIKA

2 Pekan Pelaksanaan OKLLC 2024, Satlantas Polres Salatiga Tindak 1.124 Pelanggar lalin

2 Pekan Pelaksanaan OKLLC 2024, Satlantas Polres Salatiga Tindak 1.124 Pelanggar lalin

2 Pekan Pelaksanaan OKLLC 2024, Satlantas Polres Salatiga Tindak 1.124 Pelanggar lalin

Selama pelaksanaan Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi (OKLLC) 2024 dari tanggal 4 hingga 17 Maret 2024, Satuan Lalu Lintas Polres Salatiga berhasil melakukan penindakan terhadap 1.124 pelanggar. Kapolres Salatiga, AKBP Aryuni Novitasari, mengungkapkan bahwa dari jumlah tersebut, peneguran dilakukan sebanyak 402 kali, tilang manual sebanyak 685 kali, E-Tle Mobile sebanyak 26 kali, dan Etle Statis sebanyak 11 kali.
Foto Arief rasika
Kapolres salatiga AKBP Aryuni Novitasari saat melakukan pemotongan knalpot Brong
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Selama pelaksanaan OKLLC 2024 yang dimulai tanggal 4 hingga 17 Maret 2024, Sat Lantas Polres Salatiga berhasil melakukan penindakan terhadap pelanggar lalu lintas sebanyak 1.124 pelanggar.

Kapolres Salatiga AKBP Aryuni Novitasari, menjelaskan terhadap para pelanggar tersebut, dilakukan peneguran sebanyak 402 kali, dikenakan tilang manual sebanyak 685 kali, E-Tle Mobile sebanyak 26 kali dan Etle Statis sebanyak 11 kali. “Pelanggaran tersebut didominasi usia 16-25 tahun dengan pelanggaran terbanyak tidak mengenakan helm, tidak memiliki SIM dan kendaraan tidak memenuhi standar teknis laik jalan” ujar Kapolres Aryuni kepada rasikafm.com.

Sementara itu angka kecelakaan lalu lintas selama pelaksanaan OKLLC sebanyak 7 kejadian dengan jumlah korban mengalami luka ringan sebanyak 8 orang dengan kerugian materiil total 17 juta rupiah.

“Kecelakaan lalu lintas ini sebagian besar dialami oleh pengendara sepeda motor, karena kondisi cuaca hujan sehingga menyebabkan pengendara hilang konsentrasi dan terjadi laka” ujar kapolres.

Menurut data Polres, penurunan pelanggaran dalam pelaksanaan OKLLC 2024 jumlahnya turun, jika dibandingkan tahun 2023, dengan 3.378 pelanggaran. rincian ditindak melalui Etle Mobil 2.211 dan tilang manual sebanyak 603, sedangkan untuk jumlah teguran sebanyak, 564.

Kapolres berharap usai pelaksanaan Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi, kedepan bisa menjadi momentum untuk meningkatkan kepatuhan hukum bagi pengendara kendaraan bermotor, serta menjaga etika dalam berlalu lintas serta mengutamakan keselamatan saat berlalu lintas.

Pantauan Rasika FM, usai kegiatan Press releas yang dilaksanakan dilapangan Satlantas Polres salatiga jalan Diponegoro, ditutup dengan pemotongan 241 knalpot tidak standar (Brong) hasil Operasi.

Kapolres Aryuni saat diwawancarai Media

BACA JUGA :

Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar
Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengurangi kebisingan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Razia Seminggu, 74 Knalpot Tidak Sesuai Teknis Ditindak Jajaran Satlantas Salatiga
Polda Jawa Tengah akan menggelar Operasi Patuh Candi 2026 pada 8-21 Juni 2026 untuk meningkatkan disiplin dan keselamatan berlalu lintas. Selain edukasi dan pencegahan, polisi juga menindak pelanggaran melalui ETLE dan tilang manual, termasuk penggunaan pelat nomor kendaraan yang ditutup, dilipat, atau dimodifikasi demi menghindari kamera pengawas lalu lintas.
Operasi Patuh Candi 2026 Dimulai 8 Juni, Pelat Nomor yang Dimodifikasi Jadi Sasaran Utama
Polres Salatiga Tindak 24 Motor Berknalpot Tidak Standar
Polres Salatiga Tindak 24 Motor Berknalpot Tidak Standar
Polres Semarang merotasi sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek jajaran melalui upacara serah terima jabatan yang dipimpin Kapolres AKBP Ratna Quratul Ainy pada Rabu (6/5/2026) sebagai bagian penyegaran organisasi, pengembangan karier personel, serta peningkatan profesionalitas dan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Mutasi Besar di Polres Semarang, Sejumlah PJU dan Kapolsek Berganti Posisi
Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy menyoroti tingginya kerentanan perempuan terhadap tindak kriminal saat peringatan Hari Kartini di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Selasa (21/4/2026). Ia mendorong korban berani melapor karena kepolisian menyediakan pendampingan hukum dan psikologis, sekaligus menekankan peran perempuan dalam keluarga dan menjaga kamtibmas.
Perempuan Rentan Jadi Korban Kejahatan, Kapolres Semarang Ajak Berani Lapor dan Perkuat Peran di Keluarga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11.000 per Kg, Pinsar Sebut Overproduksi dan Dominasi Middleman Jadi Penyebab
Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Semarang memicu kekhawatiran sejumlah orang tua karena status pendaftaran anak belum terverifikasi hingga hari kedua pelaksanaan, Rabu (3/6/2026). Banyak calon murid mendatangi SMP Negeri 2 Ungaran untuk memastikan proses seleksi, sementara pihak sekolah menyebut verifikasi dilakukan bertahap akibat tingginya jumlah pendaftar dan banyaknya kesalahan administrasi.
Cemas Status Pendaftaran Murid Belum Bergerak, Orang Tua Cari Kepastian ke Sekolah