URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Tingginya angka harapan hidup menjadi salah satu indikator kesuksesan pembangunan Kota Semarang hari ini. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), tercatat angka harapan hidup di Kota Semarang pada tahun 2021 telah mencapai 77,51 tahun.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Angka Harapan Hidup Kota Semarang Lebih Tinggi Dari Rata-Rata Kota Besar

Angka Harapan Hidup Kota Semarang Lebih Tinggi Dari Rata-Rata Kota Besar

Angka Harapan Hidup Kota Semarang Lebih Tinggi Dari Rata-Rata Kota Besar

featured-img

Tingginya angka harapan hidup menjadi salah satu indikator kesuksesan pembangunan Kota Semarang hari ini. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), tercatat angka harapan hidup di Kota Semarang pada tahun 2021 telah mencapai 77,51 tahun. Adapun angka tersebut jauh di atas rata – rata angka harapan hidup masyarakat kota besar di Indonesia yang sekitar 74 tahun, diantaranya Kota Surabaya dengan 74,18 tahun, Kota Bandung dengan 74,46 tahun, juga Jakarta dengan 74,91 tahun.

Tingginya angka harapan hidup di Kota Semarang itu disebutkan Walikota Hendrar Prihadi merupakan sebuah capaian yang harus dijaga bersama. Untuk itu Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi tersebut pun berharap masyarakat dapat terus menjaga penerapan hidup sehat, serta menjaga lingkungan sekitar bisa tetap sehat untuk ditinggali. “Hal itu dikarenakan setiap hari bisa dimulai hari ini kita menerapkan pola hidup sehat,” tuturnya saat menyambangi warga di Kecamatan Ngaliyan, Minggu (25/9).

Lebih lanjut, Hendi menyampaikan bahwa kesehatan merupakan hal penting pada jaman sekarang. Menurutnya, dengan hidup sehat, masyarakat bisa melakukan apa saja, seperti melakukan kegiatan yang bermanfaat untuk lingkungan sekitar.

“Dalam berbagai survei dikatakan bahwa orang yang ingin umurnya panjang harus menjalankan pola hidup sehat dan berolahraga. Olahraga dan kesehatan juga merupakan tuntutan di jaman sekarang,” tegas Hendi. “Maka seluruh masyarakat yang hari ini dalam kondisi sehat, syukuri dan berbuat baik pada lingkungan serta bermanfaat untuk sesama. Mari kita bersama-sama membuat masyarakat semakin hebat,” pungkas Hendi.

Di samping menjaga hidup sehat dengan berolah raga, Hendi juga menyampaikan kepada masyarakat untuk tetap menjalin komunikasi. Silaturahmi menurut Hendi tetap perlu untuk dilakukan sebagai pendekatan komunikatif di tengah kemajuan teknologi informasi dan komunikasi di jaman sekarang ini.

“Selain dengan berolah raga bisa ditambah juga dengan berkomunikasi, silaturahmi dalam berbagai bentuk apapun. Maka jaga makan, olah raga sehingga Bismillah akan menjadi orang yang sehat dan panjang umur,” imbuhnya.

Di sisi lain, Hendi juga terus mengupayakan untuk meningkatkan perekonomian warga dengan menggelar bazar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Gerai Kopimi termasuk di Kelurahan Wonosari, Kecamatan Ngaliyan. Sehingga menurutnya dengan dilaksanakannya bazar UMKM selain untuk menggerakkan roda ekonomi rakyat juga untuk meningkatkan kesadaran akan kesehatan masyarakat dengan berolah raga.

Bazar UMKM tersebut menjadi tempat untuk mengembangkan UMKM khususnya yang ada di wilayah Kelurahan Wonosari dan sekitarnya. Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan senam bersama sehingga seluruh masyarakat yang hadir dapat berolah raga.

BACA JUGA :

Jauhi HP, Puluhan Anak Kumpulrejo Memilih Berkemah di Mushala
Jauhi HP, Puluhan Anak Kumpulrejo Memilih Berkemah di Mushala
Sekda Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro
Pemkab Semarang Pertahankan Seluruh PPPK, Siapkan Pemetaan Ulang untuk Atasi Kekurangan Pegawai
Sebanyak 215 peserta dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti kontes Aglaonema yang digelar Asosiasi Aglaonema Nusantara (ASA) di Gedung Pertemuan Daerah Kota Salatiga, Minggu (28/6). Ajang ini menjadi wadah kompetisi, memperkuat jejaring antarkolektor, sekaligus menunjukkan prospek ekonomi tanaman hias yang masih menjanjikan dengan dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Ratusan Kolektor Tanaman Padati Kontes di Salatiga, Bukti Aglaonema Memiliki Nilai Tinggi
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengundi Gebyar Hadiah Samsat 2026 periode I di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Jumat (26/6), sebagai bentuk apresiasi kepada wajib pajak kendaraan bermotor yang taat. Pengundian yang dipimpin Sekda Jawa Tengah, Sumarno, membagikan hadiah senilai Rp385,5 juta dan emas 22,5 gram guna mendorong kepatuhan masyarakat serta mendukung digitalisasi pembayaran pajak melalui QRIS Bank Jateng.
Pemprov Jateng Tebar Hadiah Rp385,5 Juta dan Emas 22,5 Gram untuk Wajib Pajak Kendaraan
Jateng Fair 2026 di kawasan PRPP Semarang menjadi destinasi favorit liburan sekolah dengan menghadirkan pameran inovasi, produk UMKM, konser musik, wahana keluarga, dan nonton bareng Piala Dunia 2026 hingga 5 Juli. Direktur Utama PT PRPP Jawa Tengah (Perseroda), Shafigh Pahlevi Lontoh, menargetkan 150 ribu pengunjung selama penyelenggaraan, sementara Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berharap ajang ini mampu memperkuat UMKM, mendorong inovasi, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah
Jateng Fair 2026 Pas Buat Liburan Keluarga, Ada Apa Saja?
Ribuan masyarakat memadati kawasan PRPP Semarang pada pembukaan Jateng Fair 2026, Jumat (26/6), yang diresmikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Mengusung tema Action for Transformation, ajang yang berlangsung hingga 5 Juli 2026 ini menghadirkan pameran pembangunan, inovasi, UMKM, investasi, seni budaya, serta hiburan dengan akses masuk gratis sebagai upaya mendorong transformasi ekonomi dan promosi potensi daerah.
Gratis 10 Hari! Jateng Fair 2026 Jadi Panggung Inovasi, Investasi, UMKM, dan Hiburan Terbesar di PRPP

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung rencana pengembangan kawasan Rawa Pening di Kabupaten Semarang sebagai destinasi wisata air unggulan setelah muncul minat investasi dari PT Pandawa Sapto Dewi Pesisir, Kamis (25/6/2026). Pengembangan yang mencakup rumah makan apung, vila, dan wahana air itu akan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan fungsi konservasi serta pengelolaan sumber daya air berkelanjutan.
Rawa Pening Dilirik Investor, Siap Jadi Destinasi Wisata Air Andalan Jawa Tengah
Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Semarang pada 2025 belum sepenuhnya memenuhi target, terutama dari sektor parkir, pariwisata, dan pajak hotel. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan hal tersebut usai rapat paripurna APBD 2025, Rabu (24/6/2026), seraya menegaskan perlunya evaluasi dan penguatan destinasi wisata untuk mendongkrak kunjungan serta pendapatan daerah di tengah tingkat okupansi hotel yang menurun.
Evaluasi Pelaksanaan APBD Kabupaten Semarang 2025, PAD Sektor Parkir dan Pariwisata Belum Capai Target