[audio_player]

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pernikahan usia dini di Kabupaten Semarang terbilang tinggi. Dari data yang dihimpun dari Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB. Periode Januari hingga Maret 2022 ini tercatat sudah ada 63 pernikahan usia dini.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Angka Pernikahan Dini di Kabupaten Semarang Tinggi

Angka Pernikahan Dini di Kabupaten Semarang Tinggi

Angka Pernikahan Dini di Kabupaten Semarang Tinggi

UNGARAN – Pernikahan usia dini di Kabupaten Semarang terbilang tinggi. Dari data yang dihimpun dari Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) setempat, terdapat setidaknya 261 pernikahan usia dini sepanjang tahun 2021 lalu. Sedangkan periode Januari hingga Maret 2022 ini, tercatat sudah ada 63 pernikahan usia dini.

Kepala DP3AKB Kabupaten Semarang, Dewi Pramuningsih, mengatakan pihaknya tak lagi merekomendasikan pernikahan dini kepada pihak Pengadilan Agama.

“Sebab di satu sisi kami juga gencar berkampanye cegah pernikahan dini,” ujarnya saat dikonfirmasi di Ungaran, Jumat (18/11/2022).

Dijelaskan Dewi, potensi terjadinya pernikahan dini paling tinggi berada di wilayah pedesaan. Penyebabnya didominasi oleh faktor MBA (Married By Accident), artinya pernikahan dini terjadi karena suatu hal yang tidak bisa dihindari.

“Pernikahan dini rentan terjadi konflik keluarga hingga KDRT. Para sosiolog juga mengatakan mengkonsumsi video porno menjadi salah satu penyebab pernikahan dini,” terangnya.

Aspek lain yang juga ikut terkena dampak dari pernikahan dini, lanjut Dewi, antara lain adalah kesehatan terutama kesehatan reproduksi. Pada anak usia dini, kondisi organ reproduksi masih belum siap. Kemudian dari aspek sosial, anak-anak yang menikah di usia dini terpaksa bekerja dengan tidak memiliki keterampilan yang memadai.

“Melihat dampak negatif yang begitu banyak, maka kita perlu secara bersama-sama mencegah terjadinya pernikahan dini,” sambungnya.

Salah satunya adalah dengan membentuk Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja di tingkat kecamatan. Tugasnya adalah memberikan edukasi pencegahan pernikahan dini kepada teman sebayanya.

“Harapannya bisa memberikan pengetahuan dan perspektif kepada rekan sebaya tentang dampak negatif pernikahan dini sehingga bisa menekan dan mencegah pernikahan di bawah umur tersebut,” pungkasnya. (win)

 

BACA JUGA :

Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px