URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kasus Covid-19 di Kota Salatiga terus mengalami peningkatan. Pemkot Salatiga, Kembali Akan Menghentikan Pasar Tiban di JLS Selama Dua Pekan

Mbak Google

KABAR RASIKA

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Pemkot Salatiga Kembali Akan Menghentikan Pasar Tiban di JLS Selama Dua Pekan

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Pemkot Salatiga Kembali Akan Menghentikan Pasar Tiban di JLS Selama Dua Pekan

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Pemkot Salatiga Kembali Akan Menghentikan Pasar Tiban di JLS Selama Dua Pekan

featured-img

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Pemkot Salatiga, Kembali Akan Menghentikan Pasar Tiban di JLS Selama Dua Pekan. Langkah ini diambil karena Kasus Covid-19 di Kota Salatiga terus mengalami peningkatan. Data Dinas Kesehatan Kota Salatiga pada Senin (14/2/2022) mencatat ada 164 pasien yang menjalani perawatan dengan 18 kasus baru.

Wali Kota Salatiga Yuliyanto mengungkapkan sejumlah persiapan terus dilakukan untuk mengantisipasi adanya lonjakan kasus Covid-19. “Saat ini Salatiga masih di PPKM Level 1, tapi lonjakan yang terjadi beberapa hari ini sangat cepat,” kata dia di RSUD Salatiga.

Yuliyanto menambahkan varian baru Covid-19 yakni Omicron telah masuk Salatiga. “Omicron sudah masuk ke Salatiga, kemarin juga ada pasien yang meninggal karena komorbid diabetes melitus,” jelasnya.

Dia juga menginformasikan ada suami istri yang dinyatakan positif Covid-19.
Ditambahkan, untuk persiapan di RSUD Salatiga, saat ini ada 12 pasien yang menjalani perawatan di ruang isolasi. “Ini tempat tidur untuk ruang isolasi Covid-19 juga ditambah 20 tempat tidur untuk antisipasi lonjakan kasus,” terang Yuliyanto.

Untuk mencegah perluasan penyebaran Covid-19, Pemkot Salatiga memutuskan untuk menghentikan pasar tiban di Jalan Lingkar Salatiga (JLS) selama dua pekan. “Iya dihentikan dua minggu, setelahnya akan ada evaluasi lagi. Tapi untuk operasional di pasar-pasar tradisional masih buka dengan pengawasan protokol kesehatan,” kata Yuliyanto.

Dia menambahkan untuk pembelajaran tatap muka dilaksanakan dengan pembatasan. “Dibatasi 50 persen, kita juga dengan sistem shift. Tapi keselamatan dan keamanan anak didik adalah yang utama,” tegasnya.

Yuliyanto juga memberi apresiasi untuk tenaga kesehatan yang telah bekerja keras merawat para pasien. “Kemungkinan lonjakan pasien ini membuat tenaga kesehatan kembali siaga. Kita semua harus siap dalam untuk menjaga kesehatan masyarakat,” paparnya.

BACA JUGA :

PT Jasamarga Semarang Batang melakukan uji kekesatan (Skid Resistance Test) di Ruas Tol Semarang–Batang sebagai bagian dari pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Pengujian ini bertujuan mengukur daya cengkeram ban terhadap permukaan jalan agar risiko kendaraan tergelincir dapat diminimalkan, sekaligus menjadi dasar pelaksanaan pemeliharaan demi menjaga keamanan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan tol.
Ternyata Jalan Tol Rutin Jalani Uji Kekesatan Jalan, Apa Itu dan Mengapa Penting?
Komisi A DPRD Salatiga Soroti Tunggakan Biaya Pasien RSUD hingga Milyaran
Komisi A DPRD Salatiga Soroti Tunggakan Biaya Pasien RSUD hingga Milyaran
MPLS di SMA Sainstek Salatiga, Siswa dan Guru ikuti Psikotes untuk Penguatan Karakter
MPLS di SMA Sainstek Salatiga, Siswa dan Guru ikuti Psikotes untuk Penguatan Karakter
Kementerian Agama Kabupaten Semarang meluncurkan Program Pohon Cinta secara serentak di seluruh Kantor Urusan Agama (KUA), Selasa (14/7/2026), dengan mewajibkan setiap calon pengantin menanam sedikitnya satu pohon. Program yang menjadi bagian dari implementasi Ekoteologi ini bertujuan mendorong pelestarian lingkungan, memperkuat nilai keagamaan, sekaligus mendukung penghijauan di Kabupaten Semarang. Hingga kini, sekitar 6.600 bibit pohon telah ditanam melalui program tersebut.
Catin di Kabupaten Semarang Wajib Tanam "Pohon Cinta" Sebelum Menikah

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama Satlantas Polres Semarang melakukan monitoring operasional angkutan galian C milik PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Senin (13/7/2026). Dalam inspeksi tersebut, petugas menemukan sejumlah truk yang belum memenuhi persyaratan laik jalan. Pengusaha tambang diberi peringatan untuk melengkapi persyaratan teknis dan administrasi kendaraan, serta diminta mengoptimalkan penyiraman jalan, penggunaan terpal, dan pengaturan lalu lintas guna mengurangi dampak terhadap masyarakat.
Dishub Kabupaten Semarang Lakukan Pengawasan Angkutan Galian C di Delik Tuntang, Soroti Kelayakan Kendaraan dan Pengendalian Debu
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 13 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 25,4 derajat Celsius dengan kelembapan 65 persen, sementara cuaca kering masih berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah.
13 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Minta Waspadai Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Tengah