URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ratusan sopir Angkutan Kota (Angkot) Salatiga mengeluh akibat naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Antisipasi Tekor Pasca BBM Naik, Sopir Angkot di Salatiga Naikkan Tarif Seribu Rupiah

Antisipasi Tekor Pasca BBM Naik, Sopir Angkot di Salatiga Naikkan Tarif Seribu Rupiah

Antisipasi Tekor Pasca BBM Naik, Sopir Angkot di Salatiga Naikkan Tarif Seribu Rupiah

featured-img

Ratusan sopir Angkutan Kota (Angkot) Salatiga mengeluh akibat naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Sunardi salah seorang sopir angkot mengatakan bahwa tarif Angkot mulai naik sejak Senin (6/9/2022).

“Untuk tarif umum sekarang Rp. 4000 dan pelajar Rp. 3000, tarif baru tersebut selisih seribu rupiah dari tarif lama,” kata Sunardi kepada wartawan Selasa (6/9/2022).

Menurutnya diberlakukannya tarif Angkot baru ini para penumpang memakluminya.

“Untuk penumpang sendiri pertama kali dinaikkan tarifnya ada yang mau bayar dengan tarif baru dan ada yang tidak mau,” jelasnya.

Dirinya mengaku mengeluh dengan naiknya harga BBM yang berakibat berkurangnya penghasilan.

“Dampaknya sendiri yakni penghasilan menurun, sebelum harga BBM naik setidaknya mengantongi Rp. 50.000 tapi kalau sekarang ya menjadi berkurang,” paparnya.

Dikatakannya, sebelum naiknya harga BBM dalam sehari hanya membeli BBM dengan jumlah Rp. 70.000.

“Sebelum naik itu saya beli BBM hanya Rp. 70.000 tapi sekarang sampai seratus ribu rupiah,” ungkapnya.

Sunardi menambahkan penumpang Angkot saat ini dikatakan sepi.

“Penumpangnya tidak ada, kadang hanya satu atau dua dan ketambahan pelajar itu saja,” katanya.

Menurutnya dengan penghasilan yang minim tidak dapat untuk membeli barang kebutuhan pokok.

“Sulit kalau sekarang, apalagi BBM naik dengan penghasilan minim juga tidak bisa buat apa-apa,” ucapnya.

Sementara itu, penumpang Angkot, Puji mengaku tidak mempermasalahkan tarif baru Angkot.

“Harga sekarang Rp. 4000 umum, tapi ya mau bagaimana lagi tidak mempermasalahkan kalau saya,” kata Puji.

“Mengikuti saja kalau saya,” imbuhnya.

Walaupun tarif naik, dirinya tetap naik Angkot.

“Kalau saya tetap naik Angkot walaupun tarifnya naik karena untuk keperluan saya juga,” ungkapnya.

Dirinya berharap agar BBM seperti dulu dengan harga lama.

“Kalau bisa sih BBM tidak usah naik harganya, ekonomi juga lagi seret,” ujarnya.

Sunardi sopir angkot saat diwawancarai media

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Istiono Tertabrak Sepeda Motor Di Jalan Lingkar Salatiga saat Berjalan Kaki
Pejalan Kaki Tertabrak Sepeda Motor di Jalan Lingkar Salatiga
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga