URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Asyik, Duta Wisata Asal Salatiga Bakal Diajak ke Korea

Asyik, Duta Wisata Asal Salatiga Bakal Diajak ke Korea

Asyik, Duta Wisata Asal Salatiga Bakal Diajak ke Korea

Finalis Duta Wisata Kota Salatiga Tahun 2023 saat di Ruang Kaloka Gedung Setda Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Pemilihan Duta Wisata Kota Salatiga kembali digelar untuk lebih mendorong kebangkitan pariwisata. Pemahaman peserta tentang potensi kuliner dan pariwisata menjadi salah satu parametrik. Pj Wali Kota Salatiga, Sinoeng N. Rachmadi mengatakan, pemilihan Duta Wisata tidak hanya pada fisik saja. Tetapi juga kompetensi dan kualifikasi penguasaan terhadap bidang tugas yang nanti diembannya

“Pemenang Duta Wisata harus mampu mengeksplorasi dan menjalin jejaring lebih luas, bahkan bisa Internasional. Jika seandainya nanti diizinkan melakukan kunjungan balasan ke Mungyeong-si, Korea Selatan,” katanya saat menghadiri Pembukaan Karantina Finalis Duta Wisata Kota Salatiga Tahun 2023 di Ruang Kaloka Gedung Setda Salatiga.

Tahun ini, event pemilihan Duta Wisata Kota Salatiga menjadi berbeda. Karena sebelumnya dua tahun tidak bisa terselenggara sebagai dampak pandemi.

“Saya berharap bakal muncul pemantik talenta-talenta muda untuk berkompetisi lewat Duta Wisata di Salatiga,” ujarnya.

Kepala Disbudpar Kota Salatiga, Yayat Nurhayat menambahkan, pemilihan Mas dan Mbak (sebutan Duta Wisata Kota Salatiga) untuk mendukung Promosi Pariwisata Kota Salatiga. Sasarannya pelajar SMU dan sederajat, mahasiswa/ mahasiswi perguruan tinggi, dan masyarakat Salatiga. Dengan batasan usia minimal 16 hingga 25 tahun.

“Per tanggal 13 Juni, panitia melakukan karantina terhadap 20 pasang Finalis Duta Wisata hingga 16 Juni 2023. Puncak final pemilihan Duta Wisata Kota Salatiga Sabtu, 17 Juni 2023,” tambah Yayat.

BACA JUGA :

Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Program Inpres Jalan Daerah (IJD) dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah melalui peningkatan konektivitas antarwilayah. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan hal itu saat peresmian bantuan IJD di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (23/6/2026), dengan menegaskan bahwa pembangunan jalan menuju kawasan wisata, desa wisata, serta sentra ekonomi akan menjadi prioritas untuk memperluas akses, memperlancar distribusi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat
IJD Jadi Penggerak Ekonomi Baru, Jateng Prioritaskan Jalan ke Kawasan Wisata
Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan
Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Sebanyak 70 pedagang daging sapi di Pasar Raya Salatiga menghentikan aktivitas jual beli selama lima hari, 22–26 Juni 2026, akibat kelangkaan pasokan sapi yang memicu kenaikan harga daging hingga Rp140.000 per kilogram. Pedagang mengaku penjualan menurun karena konsumen beralih ke bahan pangan lain, sehingga mereka meminta pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga dan menjaga keberlangsungan usaha.
Puluhan Pedagang Daging Sapi di Pasar Raya Kota Salatiga Sepakat Tidak Berjualan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia