KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Bantu Tingkatkan Hasil Pertanian, Pemkab Semarang Serahkan 107 Alsintan Modern

Bantu Tingkatkan Hasil Pertanian, Pemkab Semarang Serahkan 107 Alsintan Modern

Bantu Tingkatkan Hasil Pertanian, Pemkab Semarang Serahkan 107 Alsintan Modern

[@]Sektor pertanian mempunyai peranan penting dan strategis dalam pembangunan ekonomi nasional, terutama sebagai penyedia bahan pangan dan bahan baku industri. Arah pembangunan pertanian ke depan adalah untuk mewujudkan kedaulatan pangan, yang dimulai dari swasembada pangan, dengan cara peningkatan produksi dan produktivitas secara bertahap diikuti dengan peningkatan nilai tambah usaha pertanian.

Untuk memenuhi tuntutan tersenut, mekanisasi pertanian mutlak diperlukan seiring perkembangan waktu dan teknologi. Sebab jika hanya mengandalkan cara konvensional, dianggap sudah kurang menguntungkan dalam hal waktu, tenaga, dan kualitas yang dihasilkan dari setiap tahapan proses produksi pertanian.

“Oleh karena itu, dalam usaha meningkatkan produksi pertanian yang meliputi kegiatan prapanen dan pascapanen, perlu dukungan sarana prasarana produksi yang efektif berupa alat mesin pertanian,” ujar Bupati Semarang Ngesti Nugraha dalam sambutan saat penyerahan bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) kepada 107 kelompok tani se-Kabupaten Semarang di pendapa rumah dinas Bupati Semarang, Senin (14/8/2023).

Dikatakan Ngesti, tujuan diberikannya bantuan alsintan ini adalah untuk meningkatkan produktivitas pertanian, sehingga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani.

“Pesan kami, rawat dengan baik dan jangan memindahtangankan kepada pihak lain,” kata dia.

Sementara Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan (Dispertanikap) Kabupaten Semarang Mohammad Edy Soekarno mengatakanm pengadaan alsintan ini bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2023 dengan total anggaran mencapai lebih kurang Rp 2,4 miliar.

“Ini merupakan wujud komitmen Pemkab Semarang untuk semakin memajukan pertanian daerah. Bukan hanya dari segi kuantitas, tapi juga kualitas,” ungkap Edy.

Dipaparkan lebih lanjut oleh Edy, terdapat tidak kurang dari 23 ribu hektare area pertanian produktif di Kabupaten Semarang. Luasan itu memerlukan dukungan agar bisa mewujudkan swasembada pangan.

“Terlebih menghadapi puncak musim kemarau saat ini. Petani tentu menghadapi masalah kekeringan yang dapat mengancam panen. Sehingga salah satu alsintan berupa pompa air juga kami berikan untuk solusinya,” paparnya.

Sebagai informasi, bantuan alsintan ini terdiri dari traktor (cultivator) sebanyak 39 unit, kendaraan roda 3 sebanyak 17 unit, alat pencacah pupuk organik (APPO) sebanyak 14 unit, alat perajang tembakau 9 unit, mesin perontok jagung (corn sheller) 10 unit, corn sheller mobile sebanyak 3 unit, dan pompa air sebanyak 15 unit. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Persoalan pengelolaan dan lelang tanah Bondo Deso di Desa Semowo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, berujung pada pengaduan ke Ditreskrimum Polda Jawa Tengah. Pengaduan diajukan terkait masuknya tanah bengkok Kepala Dusun Borangan Heny Affandi dalam daftar lelang. Kedua pihak menyatakan siap memberikan keterangan dan dokumen kepada aparat penegak hukum.
Polemik Tanah Bondo Deso, Kadus Borangan, Mulai Babak Baru. Seperti apa?
Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemkab Semarang memperpanjang jatuh tempo pembayaran PBB-P2 hingga 31 Oktober 2026. Wajib pajak yang membayar sampai batas waktu tersebut tidak dikenai sanksi administrasi keterlambatan sebesar 1 persen. Kebijakan ini diambil untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung kesehatan fiskal dan likuiditas keuangan daerah.
Bayar PBB-P2 Sebelum 31 Oktober, Warga Kabupaten Semarang Bebas Denda
[pekok2]