URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Menanggapi beredarnya video di media sosial dan grup WhatsApp yang menunjukkan segerombolan pemuda mengendarai belasan sepeda motor sambil membawa senjata tajam pada hari Sabtu dini hari 20/04/2024 di sekitar Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Polres Salatiga sedang melakukan penyelidikan terhadap informasi tersebut.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Beredar Video Sekelompok Pemuda Bawa Sajam, Polres Salatiga Langsung Selidiki Para Pelaku

Beredar Video Sekelompok Pemuda Bawa Sajam, Polres Salatiga Langsung Selidiki Para Pelaku

Beredar Video Sekelompok Pemuda Bawa Sajam, Polres Salatiga Langsung Selidiki Para Pelaku

Foto dok tangkapan Layar
Sekelompok pemuda bersajam saat di JLS, sabtu 20.4.2024
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Menanggapi beredarnya video di media sosial maupun WAG yang memperlihatkan segerombolan pemuda mengendarai belasan sepeda motor sambil membawa senjata tajam (sajam) pada hari Sabtu dini hari 20/04/2024 di sekitar Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Polres Salatiga kini tengah mendalami dan melakukan penyelidikan terkait informasi tersebut.

“Terkait beredarnya video tersebut, kami dari Sat Reskrim Polres Salatiga dengan dibantu Polsek Sidomukti dan Polsek Argomulyo, tengah mendalami informasi dengan mencari alat bukti baik itu saksi, CCTV maupun bukti yang lain di sekitar lokasi kejadian.” Ucap Kasat Reskrim, AKP M. Arifin Suryani.

Menurutnya, apabila dalam perkembangannya ditemukan adanya tindak pidana, akan di tindak lanjuti sesuai hukum yang berlaku.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi maupun laporan yang menyebutkan adanya korban luka ataupun korban jiwa. Namun Polres Salatiga lebih meningkatkan patroli kewilayahan yang selama ini sudah dilaksanakan, dengan menyisir lokasi-lokasi rawan kejahatan jalanan, kriminalitas maupun tindak pidana lainnya.

“Akan kami fokuskan patroli kewilayahan di sepanjang JLS dengan tidak mengesampingkan jalur-jalur yang rawan lainnya. Selama ini Polres Salatiga sudah melaksanakan patroli dengan mempergunakan sepertiga kekuatan gabungan Polsek dan piket fungsi untuk menyisir lokasi rawan kejahatan. Namun ada saja cara bagi para pelaku ataupun pengendara yang berniat tidak baik ataupun mengganggu kamtibmas ini menjalankan aksinya.” Ucap Kapolres Salatiga AKBP Aryuni Novitasari saat dihubungi melalui telepon.

Lebih lanjut Kapolres menambahkan, selama pelaksanaan hari Raya Idul Fitri 1445 H, secara umum Polres Salatiga aman dan kondusif, namun dengan beredarnya video tersebut pasca hari raya, akan berdampak pada terganggunya rasa aman warga masyarakat. Untuk itu kami mohon bantuan seluruh masyarakat Kota Salatiga dan sekitarnya untuk memberikan kami informasi dan kerjasamanya untuk sama-sama menumbuhkan kesadaran bahwa keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab kita bersama. Tak hentinya kami imbau seluruh orang tua agar selalu awasi pergaulan anaknya dan batasi jam keluar malam. Pastikan anak-anak Anda sudah berada di rumah pada pukul 22.00 WIB untuk mengantisipasi anak Anda menjadi pelaku ataupun korban kejahatan jalanan ataupun tindak pidana lainnya.” Tutup Kapolres.

Sebuah rekaman vidio amatir tentang puluhan pemuda bersajam – Vidio dok IST

BACA JUGA :

Polwan Polres Salatiga menggelar bakti sosial dan bakti kesehatan di Panti Asuhan Bakti Luhur, Tegalrejo, Argomulyo, Jumat (21/9/2026), untuk menyambut Hari Jadi Polwan ke-78. Kegiatan diisi penyerahan kebutuhan pokok dan pemeriksaan kesehatan bagi penghuni panti sebagai bentuk kepedulian sekaligus mempererat hubungan Polri dengan masyarakat.
Peduli Sesama, Polwan Polres Salatiga Gelar Baksos hingga Gendong Bayi
Smokyara di Jombor, Tuntang, Kabupaten Semarang, menawarkan kuliner bebek dengan teknik pengasapan hingga 15 jam tanpa direbus atau dipresto. Restoran milik Eko Setiawan ini juga menyajikan ayam dan ikan asap yang dimarinasi sebelum diasap menggunakan panas dan asap tidak langsung. Menu bebeknya kini diminati hingga 50 ekor per hari.
Pertama di Salatiga, Smokyara Hadir dengan Menu Bebek Asap
Seorang pria berinisial M (59), penghuni kos di Kampung Sawo, Bugel, Sidorejo, Kota Salatiga, ditemukan meninggal dunia pada Rabu (26/8/2026) malam. Polisi dan tim medis melakukan pemeriksaan serta olah TKP setelah menerima laporan melalui Call Center 110. Pemeriksaan awal tidak menemukan tanda penganiayaan maupun kekerasan pada tubuh korban.
Murni Sakit, Penghuni Kos Ditemukan Meninggal. Saksi akui Cium Bau Busuk
Sebanyak 95 lulusan LPK Serbaindo dilepas dalam Wisuda ke-14 di Hotel Laras Asri, Salatiga, Rabu (26/8/2026). Pada kesempatan itu, Serbaindo Group bersama Kemendes PDT meluncurkan program beasiswa pendidikan dan kerja ke Jepang yang menargetkan 45.000 peserta hingga 2030, khususnya untuk memenuhi kebutuhan tenaga caregiver.
Gelar Wisuda ke 14, Serbaindo Group Gandeng Kemendes PDT Buka Program 45.000 Beasiswa ke Jepang
Daihatsu Ayla dan Mitsubishi L300 Pick Up bertabrakan di Simpang Empat Klampeyan, Noborejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Selasa (25/8/2026) siang. Kecelakaan terjadi saat Ayla hendak menyeberang Jalan Pertapaan Gedono dan bertabrakan dengan L300 yang melaju dari arah Tingkir menuju Kembang. Kedua pengemudi selamat tanpa luka.
Ayla VS L300 Adu Banteng, Pemilik Mobil hanya bisa Geleng - geleng
Sebanyak 111 siswa SMP Arunika dan SD School of Life Lebah Putih mengikuti Kemah Alih Golongan 2026 di Bumi Perkemahan Kuncen, Polobogo, Kabupaten Semarang. Kegiatan dikemas sebagai pembelajaran berbasis pengalaman untuk melatih kemandirian, kerja sama, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir kritis melalui berbagai tantangan di alam.
Ratusan Siswa ikuti Kemah Alih Golongan, Tanamkan Sikap Belajar Mandiri, dan Bekerja Sama di Alam

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5.000 Persen, Industri Jadi Motor Pertumbuhan