KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Bergaya Unik, Belasan Anggota Polsek Tengaran Bagikan Masker

Bergaya Unik, Belasan Anggota Polsek Tengaran Bagikan Masker

Bergaya Unik, Belasan Anggota Polsek Tengaran Bagikan Masker

Sejumlah anggota Polsek Tengaran membagikan masker dipasar Kembangsari dengan gaya unik senin 8 maret 2021 pagi

Tengaran, RASIKAFM – Ada pemandangan berbeda yang terlihat di depan pasar Kembang Sari Tengaran Senin 8 Maret 2021 pagi. Bagaimana tidak jika biasanya lingkungan pasar pagi hanya dipadati oleh pedagang namun kali ini pedagang pembeli dan anggota kepolisian dari polsek Tengaran Polres Semarang terlihat berbaur. Bahkan salah seorang anggota Polsek terlihat membawa semacam “Bagor” yang dipanggul oleh Briptu Triono anggota Polsek Tengaran.

Selidik punya selidik ternyata tenggok/bagor tersebut berisi 600 masker yang akan dibagikan kepada para pedagang dan juga pengunjung di pasar kembangsari Tengaran yang saat itu tidak memakai masker.

kepada rasikafm.com Kapolsek Tengaran Iptu Sungkowo mengatakan kegiatan pembagian masker yang dilakukan pihaknya kali ini sebagai upaya untuk pencegahan virus covid-19 dari cluster pasar. dimana kondisi dilapanggan masih ada pedagang yang tidak memperhatikan protokol kesehatan “keberadaan pengunjung pasar berasal dari berbagai wilayah di kabupaten Semarang. Salatiga dan juga Ampel tersebut dikhawatirkan bisa menularkan covid 19 apalagi sebelumnya kecamatan Tengaran masuk zona merah” ungkap Iptu Sungkowo yang didampinggi waka polsek Iptu Wardoyo. SH. MH.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=d_oYc85Ndos[/embedyt]

Kapolsek menambahkan meskipun jumlahnya tidak seberapa dibanding dengan keberadaan pedagang pasar namun diharapkan pembagian masker kain kali ini dapat bermanfaat. selain itu pedagang dan juga pembeli juga tidak ragu-ragu saat bertransaksi karena mereka semuanya memakai masker.

Pantauan Rasika FM pembagian masker yang dilakukan di pasar kembang sari tersebut menarik perhatian . Karena ada anggota kepolisian yang membawa tenggok yang diisi ratusan masker untuk kemudian dibagikan secara gratis. sementara anggota kepolisian yang lain seperti polwan dan juga bhabinkamtibmas membawa tulisan yang berbunyi ayo pakai masker dan jaga jarak.

Kepala Pasar kembangsari Guntur Haristanto menyambut baik kegiatan yang dilakukan oleh kawan kawan dari Polsek Tengaran ini. “saya mendukung aksi bagi bagi masker ini apalagi sampai sekarang Pedagang dipasar belum di Vaksin sehingga diharapkan dengan pembagian masker akan menguranggi persebaran covid 19 dari lingkunggan Pasar” ungkap Guntur mengakhiri wawancaranya dengan Rasika FM. (rief)

Kabar Terkini

POPULER

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan perbaikan expansion joint dan rekonstruksi rigid pavement di sejumlah titik Tol Semarang A, B, C hingga akhir September 2026. Pekerjaan dilakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan keselamatan pengguna, dengan pengaturan lalu lintas secara situasional serta dukungan rambu, petugas lapangan, dan kepolisian.
Tol Semarang Diperbaiki, Siap-Siap Ada Perlambatan!
Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Pengembang Perumahan Bandarjo Village Permai, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, belum merealisasikan pengembalian dana konsumen hingga pertengahan September 2026. Koordinator korban Matheus Dwi Rubiyanto mengatakan pengembang sebelumnya berkomitmen mengembalikan dana secara bertahap hingga akhir September, namun belum ada pembayaran yang diterima para korban.
Pengembalian Dana Tak Kunjung Dibayarkan, Konsumen Perumahan Bandarjo Village Berencana Polisikan Developer
[pekok2]