URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Bergaya Unik, Belasan Anggota Polsek Tengaran Bagikan Masker

Bergaya Unik, Belasan Anggota Polsek Tengaran Bagikan Masker

Bergaya Unik, Belasan Anggota Polsek Tengaran Bagikan Masker

featured-img

Sejumlah anggota Polsek Tengaran membagikan masker dipasar Kembangsari dengan gaya unik senin 8 maret 2021 pagi

Tengaran, RASIKAFM – Ada pemandangan berbeda yang terlihat di depan pasar Kembang Sari Tengaran Senin 8 Maret 2021 pagi. Bagaimana tidak jika biasanya lingkungan pasar pagi hanya dipadati oleh pedagang namun kali ini pedagang pembeli dan anggota kepolisian dari polsek Tengaran Polres Semarang terlihat berbaur. Bahkan salah seorang anggota Polsek terlihat membawa semacam “Bagor” yang dipanggul oleh Briptu Triono anggota Polsek Tengaran.

Selidik punya selidik ternyata tenggok/bagor tersebut berisi 600 masker yang akan dibagikan kepada para pedagang dan juga pengunjung di pasar kembangsari Tengaran yang saat itu tidak memakai masker.

kepada rasikafm.com Kapolsek Tengaran Iptu Sungkowo mengatakan kegiatan pembagian masker yang dilakukan pihaknya kali ini sebagai upaya untuk pencegahan virus covid-19 dari cluster pasar. dimana kondisi dilapanggan masih ada pedagang yang tidak memperhatikan protokol kesehatan “keberadaan pengunjung pasar berasal dari berbagai wilayah di kabupaten Semarang. Salatiga dan juga Ampel tersebut dikhawatirkan bisa menularkan covid 19 apalagi sebelumnya kecamatan Tengaran masuk zona merah” ungkap Iptu Sungkowo yang didampinggi waka polsek Iptu Wardoyo. SH. MH.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=d_oYc85Ndos[/embedyt]

Kapolsek menambahkan meskipun jumlahnya tidak seberapa dibanding dengan keberadaan pedagang pasar namun diharapkan pembagian masker kain kali ini dapat bermanfaat. selain itu pedagang dan juga pembeli juga tidak ragu-ragu saat bertransaksi karena mereka semuanya memakai masker.

Pantauan Rasika FM pembagian masker yang dilakukan di pasar kembang sari tersebut menarik perhatian . Karena ada anggota kepolisian yang membawa tenggok yang diisi ratusan masker untuk kemudian dibagikan secara gratis. sementara anggota kepolisian yang lain seperti polwan dan juga bhabinkamtibmas membawa tulisan yang berbunyi ayo pakai masker dan jaga jarak.

Kepala Pasar kembangsari Guntur Haristanto menyambut baik kegiatan yang dilakukan oleh kawan kawan dari Polsek Tengaran ini. “saya mendukung aksi bagi bagi masker ini apalagi sampai sekarang Pedagang dipasar belum di Vaksin sehingga diharapkan dengan pembagian masker akan menguranggi persebaran covid 19 dari lingkunggan Pasar” ungkap Guntur mengakhiri wawancaranya dengan Rasika FM. (rief)

BACA JUGA :

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral
Sebanyak 1.759 anak PAUD dan TK se-Kota Salatiga memecahkan Rekor LEPRID melalui pertunjukan drama dan medley lagu dolanan anak dalam peringatan Hari Anak Nasional di Salatiga. Rekor tersebut diraih karena menjadi penampilan medley lagu dolanan anak dengan peserta PAUD/TK terbanyak. Selain itu, peserta membentuk formasi angka 1276 sebagai simbol Hari Jadi Kota Salatiga, dilanjutkan penanaman pohon tabebuya dan penyerahan bibit anggrek sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Hari Anak, Ribuan Anak PAUD Tampilkan Drama dan Medley Lagu Dolanan, Catatkan Rekor LEPRID
Kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Semarang menurun menjadi 35 kasus pada semester pertama 2026 setelah sebelumnya terus meningkat dalam tiga tahun terakhir. DP3AKB Kabupaten Semarang menyampaikan penurunan tersebut saat peringatan Hari Anak Nasional, Kamis (23/7/2026), sembari menegaskan perlindungan anak berkebutuhan khusus tetap diprioritaskan melalui pendampingan korban, pencegahan perundungan, serta penguatan layanan pendidikan inklusif dan rencana beasiswa bagi 1.682 anak inklusi pada 2027.
Hari Anak Nasional, DP3AKB Kabupaten Semarang Dampingi Kasus Kekerasan Terhadap Anak Difabel, Pemkab Perkuat Perlindungan Anak Inklusi
Tetap Produktif di Usia Senja, 112 Peserta Sekolah Lansia Pancasila Kabupaten Semarang Diwisuda
Tetap Produktif di Usia Senja, 112 Peserta Sekolah Lansia Pancasila Kabupaten Semarang Diwisuda
Selama hampir 20 tahun, keluarga Muhroji di Dusun Rejowinangun, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, hidup tanpa aliran listrik meski tiang listrik telah berdiri di dekat rumah mereka. Hingga Rabu (22/7/2026), permohonan pemasangan listrik belum terealisasi karena diperlukan penambahan jaringan. Kondisi ekonomi yang terbatas membuat keluarga tersebut bertahan menggunakan sentir berbahan bakar minyak goreng sebagai penerangan setiap malam.
20 Tahun Hidup dalam Gelap, Keluarga Miskin di Sumowono Terangi Malam dengan Sentir Jelantah
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang memperkuat budaya sadar bencana melalui inovasi SADEWA (Strategi Deteksi, Edukasi, dan Waspada Bencana). Program berbasis kolaborasi pentahelix dan digitalisasi ini berhasil meningkatkan jumlah Desa Tangguh Bencana (Destana) menjadi 116 desa hingga 2026. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan edukasi, sistem deteksi dini, KKN Tematik Kebencanaan, serta optimalisasi dana desa guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai ancaman bencana.
Lewat SADEWA, BPBD Kabupaten Semarang Bangun Budaya Sadar Bencana dari Desa

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Puluhan pecatur dari berbagai daerah mengikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I kategori non-master di Kota Salatiga, Minggu (19/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Salatiga. Ajang ini digelar untuk mewadahi penghobi catur, mengembangkan bibit atlet muda, mempererat komunitas pecatur, serta diharapkan menjadi agenda bergengsi yang mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional.
Puluhan Peserta ikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I Non-Master
Wali Kota Salatiga bersama Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK, dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan ziarah ke makam para mantan Wali Kota Salatiga pada Senin (21/7/2026) sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-1276 Kota Salatiga. Ziarah dilakukan di TPU Ngemplak dan Makam Sidomulyo untuk mendoakan serta memberikan penghormatan kepada almarhum John Manuel Manoppo dan Letkol Soegiman atas jasa dan pengabdian mereka dalam membangun Kota Salatiga
Jelang Hari Jadi, Robby bersama Istri Tabur Bunga di Makam Mantan Wali Kota
Puluhan korban dugaan penipuan pembelian rumah di Perumahan Bandarjo Village Permai, Kecamatan Ungaran Barat, mengadukan kasus tersebut ke Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Rabu (15/7/2026). Para korban menuntut pengembang mengembalikan dana sekitar Rp1,4 miliar setelah proyek mangkrak, rumah tidak kunjung dibangun, dan sebagian sertifikat belum diterbitkan. DPRD meminta pengembang menuntaskan pengembalian dana hingga September 2026 serta menunda penerbitan izin proyek sampai seluruh persoalan konsumen selesai.
Puluhan Korban Perumahan Bandarjo Village Permai Mengadu ke DPRD, Tuntut Refund Rp1,4 Miliar