URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Memeriahkan bulan ramadan tahun ini, Melva Balemong Hotels & Resorts Ungaran menawarkan paket menu buka puasa dengan aneka masakan khas nusantara. Mengangkat tema “Pasar Ramadhan All You Can Eat”, lidah para pengunjung akan dimanjakan dengan menu citarasa Indonesia.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Buka Puasa dengan Masakan Nusantara Ala Melva Balemong Ungaran

Buka Puasa dengan Masakan Nusantara Ala Melva Balemong Ungaran

Buka Puasa dengan Masakan Nusantara Ala Melva Balemong Ungaran

featured-img

UNGARAN – Memeriahkan bulan ramadan tahun ini, Melva Balemong Hotels & Resorts Ungaran menawarkan paket menu buka puasa dengan aneka masakan khas nusantara. Mengangkat tema “Pasar Ramadhan All You Can Eat”, lidah para pengunjung akan dimanjakan dengan menu citarasa Indonesia.

Dalam rilisnya, Public Relation Melva Balemong Hotels & Resorts, J E Aprilianin menjelaskan berbagai menu yang ditawarkan berasal dari berbagai daerah di nusantara.

“Makanan yang kami sediakan pecel Madiun, gado-gado, asinan Betawi dan juga berbagai makanan tradisional seperti aneka kripik, kacang-kacangan dan bubur jenang,” ujarnya.

Selain berbagai menu tersebut, disediakan juga hidangan istimewa yang akan disajikan bergantian setiap harinya agar pengunjung tidak bosan dan tentunya menambah variasi dalam menu buka puasa.

“Akan ada live cooking aneka kerang juga nantinya,” kata dia.

Menu-menu nusantara yang disajikan setiap hari akan menjadi signature hidangan untuk ramadan tahun ini. Di samping itu, berbagai menu olahan yang berbeda setiap hari juga akan dinantikan pecinta kuliner di daerah Semarang dan sekitarnya. Mengingat dari tahun sebelumnya antusias pengunjung sangat luar biasa apalagi sudah ada pelonggaran pada tahun ini.

“Oleh karena itu kami akan menyiapkan berbagai hal yang nantinya untuk memprediksi membludaknya para pengunjung,” ucapnya.

Sebagai pelengkap, sajian musik juga akan dihadirkan yakni Live Sitter Performance setiap hari Senin, Kamis dan Sabtu.

“Tentunya untuk menambah kekhasan Jawa Hotels & Resorts kami,” tuturnya.

Seluruh hidangan tersebut akan disajikan di Kembul Bujana Restaurant mulai dari waktu berbuka puasa hingga pukul 20.30 WIB. Untuk seluruh hidangan istimewa tersebut dibanderol dengan harga Rp.89.999,- nett/pax dan akan diberikan gratis 1 pax untuk minimal pemesanan 9 pax. (win)

Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Sebanyak 12 gunungan hasil bumi dikirab warga RW 04 Kelurahan Tegalrejo, Kota Salatiga, dalam tradisi Grebeg Malam 1 Sura menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H. Kegiatan yang digelar sebagai wujud syukur kepada Tuhan ini diisi doa bersama dan kirab gunungan yang melambangkan harapan akan kesehatan, keberkahan, kelimpahan rezeki, serta kerukunan bagi masyarakat.
Arak Gunungan, Warga Tegalrejo Salatiga Berharap dapat Berkah
DPRD Kabupaten Semarang menindaklanjuti keluhan warga Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, terkait kerusakan jalan akibat aktivitas truk pengangkut material tambang galian C. Setelah inspeksi lapangan pada 16 Juni 2026, DPRD menemukan kerusakan cukup parah serta pelanggaran operasional truk, dan meminta perusahaan segera memperbaiki jalan atau berisiko menghadapi rekomendasi peninjauan ulang izin.
Jalan Desa Tlompakan Tuntang Rusak Dihajar Truk Tambang, DPRD Ultimatum Perusahaan

BACA JUGA :

Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Sebanyak 12 gunungan hasil bumi dikirab warga RW 04 Kelurahan Tegalrejo, Kota Salatiga, dalam tradisi Grebeg Malam 1 Sura menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H. Kegiatan yang digelar sebagai wujud syukur kepada Tuhan ini diisi doa bersama dan kirab gunungan yang melambangkan harapan akan kesehatan, keberkahan, kelimpahan rezeki, serta kerukunan bagi masyarakat.
Arak Gunungan, Warga Tegalrejo Salatiga Berharap dapat Berkah
DPRD Kabupaten Semarang menindaklanjuti keluhan warga Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, terkait kerusakan jalan akibat aktivitas truk pengangkut material tambang galian C. Setelah inspeksi lapangan pada 16 Juni 2026, DPRD menemukan kerusakan cukup parah serta pelanggaran operasional truk, dan meminta perusahaan segera memperbaiki jalan atau berisiko menghadapi rekomendasi peninjauan ulang izin.
Jalan Desa Tlompakan Tuntang Rusak Dihajar Truk Tambang, DPRD Ultimatum Perusahaan
Sebanyak 11.800 peserta dari sekolah, madrasah, pondok pesantren, dan organisasi masyarakat memeriahkan Pawai Taaruf Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Kota Salatiga, Selasa (16/6/2026). Kegiatan yang disambut Wali Kota Salatiga Robby Hernawan ini digelar untuk memperkuat syiar Islam, kebersamaan, dan toleransi melalui pawai dengan beragam atribut, kendaraan hias, serta penampilan seni Islami yang menyedot antusiasme warga.
Ribuan Peserta Meriahkan Pawai Taaruf Tahun Baru Islam di Salatiga
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menambah pasokan LPG 3 kilogram sebanyak 1.339.560 tabung di Jawa Tengah dan DIY pada 16 Juni 2026 untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan selama libur Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Penyaluran tambahan melalui skema fakultatif ini dilakukan guna menjaga ketersediaan stok dan memastikan masyarakat tetap mudah memperoleh LPG selama masa libur nasional.
Takut Langka Saat Libur? Pertamina Siapkan Tambahan 1,3 Juta Tabung LPG 3 Kg

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11.000 per Kg, Pinsar Sebut Overproduksi dan Dominasi Middleman Jadi Penyebab