KABAR RASIKA

Buka Puasa dengan Masakan Nusantara Ala Melva Balemong Ungaran

Buka Puasa dengan Masakan Nusantara Ala Melva Balemong Ungaran

Buka Puasa dengan Masakan Nusantara Ala Melva Balemong Ungaran

UNGARAN – Memeriahkan bulan ramadan tahun ini, Melva Balemong Hotels & Resorts Ungaran menawarkan paket menu buka puasa dengan aneka masakan khas nusantara. Mengangkat tema “Pasar Ramadhan All You Can Eat”, lidah para pengunjung akan dimanjakan dengan menu citarasa Indonesia.

Dalam rilisnya, Public Relation Melva Balemong Hotels & Resorts, J E Aprilianin menjelaskan berbagai menu yang ditawarkan berasal dari berbagai daerah di nusantara.

“Makanan yang kami sediakan pecel Madiun, gado-gado, asinan Betawi dan juga berbagai makanan tradisional seperti aneka kripik, kacang-kacangan dan bubur jenang,” ujarnya.

Selain berbagai menu tersebut, disediakan juga hidangan istimewa yang akan disajikan bergantian setiap harinya agar pengunjung tidak bosan dan tentunya menambah variasi dalam menu buka puasa.

“Akan ada live cooking aneka kerang juga nantinya,” kata dia.

Menu-menu nusantara yang disajikan setiap hari akan menjadi signature hidangan untuk ramadan tahun ini. Di samping itu, berbagai menu olahan yang berbeda setiap hari juga akan dinantikan pecinta kuliner di daerah Semarang dan sekitarnya. Mengingat dari tahun sebelumnya antusias pengunjung sangat luar biasa apalagi sudah ada pelonggaran pada tahun ini.

“Oleh karena itu kami akan menyiapkan berbagai hal yang nantinya untuk memprediksi membludaknya para pengunjung,” ucapnya.

Sebagai pelengkap, sajian musik juga akan dihadirkan yakni Live Sitter Performance setiap hari Senin, Kamis dan Sabtu.

“Tentunya untuk menambah kekhasan Jawa Hotels & Resorts kami,” tuturnya.

Seluruh hidangan tersebut akan disajikan di Kembul Bujana Restaurant mulai dari waktu berbuka puasa hingga pukul 20.30 WIB. Untuk seluruh hidangan istimewa tersebut dibanderol dengan harga Rp.89.999,- nett/pax dan akan diberikan gratis 1 pax untuk minimal pemesanan 9 pax. (win)

BACA JUGA :

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px