URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Bantuan pemasangan listrik gratis dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bukan hanya untuk kebutuhan penerangan belaka, tapi juga menjadi sumber penghidupan warga. Misalnya, untuk mengoperasikan mesin produksi UMKM dan keperluan belajar anak sekolah saat malam hari.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Bukan Sekedar Penerang, Bantuan Listrik Ganjar Untuk Sumber Penghidupan Warga

Bukan Sekedar Penerang, Bantuan Listrik Ganjar Untuk Sumber Penghidupan Warga

Bukan Sekedar Penerang, Bantuan Listrik Ganjar Untuk Sumber Penghidupan Warga

featured-img

SUKOHARJO – Bantuan pemasangan listrik gratis dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bukan hanya untuk kebutuhan penerangan belaka, tapi juga menjadi sumber penghidupan warga. Misalnya, untuk mengoperasikan mesin produksi UMKM dan keperluan belajar anak sekolah saat malam hari.

Pambudi, warga Desa Tanjungrejo RT 2 RW 1 Kecamatan Nguter Kabupaten Sukoharjo salah satu penerima manfaat pemasangan listrik gratis. Pengrajin sangkar burung itu, lebih mudah mengoperasikan alatnya setelah mendapat saluran listrik gratis tersebut.

Selama ini, Pambudi harus menyambung listrik dari tempat selepan yang cukup jauh dari rumahnya, untuk dapat mengoperasikan alat pembuat sangkar burung. Pria berusia 37 tahun itu sendiri, merupakan penyandang disabilitas akibat kecelakaan kerja pada 2010 silam. Kini, Pambudi lebih semangat berproduksi sangkar burung meski di atas kursi roda, dengan adanya bantaun listrik gratis tersebut.

“Awalnya, saya modal nekat untuk usaha sangkar burung. Hasil dari penjualan saya belikan alat untuk menunjang produksi, tapi akhirnya kendalanya pada di listrik. Karena saat itu listrik masih numpang di rumah kerabat, dan untuk kompresor harus nyambung ke tempat selepan,” ujarnya, Selasa (19/7/2022).

Nah, di tahun 2022 ia menerima bantuan pemasangan listrik gratis dari Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah. Dari situ, ia tidak lagi harus mencari sumber listrik untuk penhgembangan usahanya itu.

“Ya, 2022 dapat bantuan listrik gratis dari Pak Ganjar Pranowo, Alhamdulillah itu bisa membantu saya memproduksi sangkar burung, ditambah juga bisa bikin pipa rokok. Ya, Alhamdulillah mempermudah usaha daripada tidak pakai listrik (sendiri), ini sangat bermanfaat untuk usaha saya,” lanjutnya.

Ia menceritakan bahwa sebelumnya dirinya bekerja sebagai tukang bangunan. Namun, nahas di tahun 2010 ia mengalami kecelakan, tubuhnya tertimpa tembok rumah yang sedang dikerjakannya. Pambudi pun mengalami lumpuh, dan hingga sekarang masih di atas kursi roda saat beraktifitas.

“Intinya malu sama teman, kalau datang ke sini pada ngasih duit. Akhirnya pikiran terbuka, bikin usaha sangkar burung. Alhamdulillah dapat bantuan listrik gratis yang mempermudah usahanya saya. Satu sangkar saya jual Rp200 ribu sampai Rp250 ribu per buah, itu bahan kayu jati,” imbuhnya.

Kemanfaatan bantuan listrik gratis juga dialami Sular, warga Desa Tanjungrejo yang lain. Ibu yang hidup bersama satu putrinya itu, sebelumnya hanya menggunakan lilin untuk penerangan rumahnya.

“Ya, sebelumnya pakai lilin, setiap hari. Sekarang sduah dapat bantuan listrik ya pakai lampu,” katanya.

Selain digunakan untuk penerang rumahnya, listrik itu juga dimanfaatkan untuk keperluan memasak nasi dan belajar putrinya yang masih kelas tiga SMP.

“Iya buat masak dan belajar anak. Rasanya senang dapat bantuan listrik. Dulu gelap sekarang terang,” jelasnya.

Sementara, Kepala Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko menuturkan bahwa pemasangan listrik gratis merupakan salah satu program yang untuk menunjang kebijakan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dalam pengentasan kemiskinan.

“Satu program dari ESDM yang diperunukkan untuk pengentasan kemiskinan tapi sekaligus memberikan akses keadilan. Terutama untuk mendapatkan aliran listrik kehidupannya,” ungkapnya.

Sejak dilaksanakan 2019 lalu, program pemasangan listrik gratis itu mentargetkan 15 ribu warga penerima di tiap tahunnya. Namun, karena dapat disinergikan dengan CSR PT PLN, hingga di tahun 2021 telah berhasil memasang 55 ribu sambungan listrik.

“Tiap tahun menjadi sinergi dengan PT PLN dengan diskon 50 persen. Nah, di tahun 2022 ini kita secara konsisten memasang 15 ribu sambungan lagi ditambah CRS 2.500 unit dari PT PLN, sehingga kita hitung akhir 2022 bisa mencapai 70 ribu sambungan. Dan, tahun 2023 kita proyeksikan akan melampaui target,” tandasnya.

BACA JUGA :

Belasan remaja masjid dari Perumahan Taman Manunggal Asri Tugu Bener, Tengaran, menggelar nonton bareng film inspiratif Bilal bin Rabah di Masjid Al Ikhlas, Jumat (3/7/2026). Kegiatan perdana yang digagas Ugema ini diisi salat Magrib dan pembagian doorprize untuk mempererat kebersamaan sekaligus mengajak pelajar mengisi liburan sekolah dengan aktivitas positif.
Isi Kegiatan Positif Liburan, Belasan Remaja Ugema Nobar Film Bilal
PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.
DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!
Masuki Usia Ke-118 Tahun, Ikatan Notaris Indonesia Didorong Terus Jaga Integritas
Masuki Usia Ke-118 Tahun, Ikatan Notaris Indonesia Didorong Terus Jaga Integritas
PT Jasamarga Semarang Batang melaksanakan program penghijauan dengan menanam pohon Trembesi dan Tabebuya di Simpang Susun Weleri serta sejumlah titik di sepanjang Tol Batang-Semarang. Program ini dilakukan untuk mendukung infrastruktur berkelanjutan melalui penyerapan emisi karbon, peningkatan kualitas udara, pengendalian erosi, peredaman kebisingan, dan penciptaan lingkungan jalan tol yang lebih asri bagi pengguna jalan.
Tanam Sekarang, untuk Generasi Mendatang: PT Jasamarga Semarang Batang Hijaukan Ruas Tol
PT Trans Marga Jateng bersama sejumlah instansi menggelar Operasi Simpatik Keselamatan Berkendara di Rest Area KM 429 Ungaran, Jalan Tol Semarang-Solo, Selasa (1/7/2026). Kegiatan edukatif ini memeriksa kendaraan angkutan barang yang terindikasi ODOL, memasang material reflektif, serta melakukan cek kesehatan pengemudi untuk meningkatkan kelayakan kendaraan dan menekan risiko kecelakaan di ruas tol.
Keselamatan Pengendara Jadi Prioritas, Trans Marga Jateng Gelar Operasi Simpatik di Tol Semarang–Solo
BPBD Kabupaten Semarang menyalurkan tandon dan 3.000 liter air bersih ke Desa Bantal dan Plumutan, Bancak, untuk menghadapi musim kemarau 2026.
BPBD Semarang Mulai Salurkan Bantuan Air Bersih, Dua Desa Jadi Prioritas

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pembangunan akses On/Off Ramp Pattimura di Kota Salatiga terus menunjukkan perkembangan dengan progres konstruksi mencapai 13,2 persen hingga Juni 2026. Proyek yang dikerjakan PT Trans Marga Jateng ini ditargetkan mulai beroperasi pada Januari 2027 untuk memperkuat konektivitas dengan Tol Semarang–Solo, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi, investasi, pendidikan, dan pariwisata di wilayah Salatiga dan sekitarnya.
Akses Tol Pattimura Salatiga Dikebut, Progres Sudah 13,2 Persen dan Ditarget Beroperasi Awal 2027
Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang menetapkan tiga koordinator kelompok masyarakat (Pokmas) Kelurahan Bergas Lor, Kecamatan Bergas, sebagai tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan sarana prasarana dan pemberdayaan masyarakat yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tambahan APBD Kabupaten Semarang Tahun Anggaran 2019–2020. Ketiganya diduga menyelewengkan dana swakelola hingga merugikan keuangan negara sekitar Rp600 juta dan ditahan sejak 30 Juni 2026 untuk kepentingan penyidikan.
Korupsi Dana Swakelola Bergas Lor Terbongkar, Tiga Koordinator Pokmas Dijebloskan ke Tahanan
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut