URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Badan Usaha Milik Petani (BUMP) di desa Kadirejo Pabelan, Kabupaten Semarang berhasil mengembangkan pakan ternak berkualitas. Pakan ternak yang diproduksi BUMP PT Nyawiji Ki Semar itu selain memiliki gizi yang baik buat hewan ternak, juga lebih awet.

Mbak Google

KABAR RASIKA

BUMP PT Nyawiji Ki Semar, Kembangkan “Silase Hijauan” Untuk Pakan Ternak Dengan Kualitas yang Lebih Baik

BUMP PT Nyawiji Ki Semar, Kembangkan “Silase Hijauan” Untuk Pakan Ternak Dengan Kualitas yang Lebih Baik

BUMP PT Nyawiji Ki Semar, Kembangkan “Silase Hijauan” Untuk Pakan Ternak Dengan Kualitas yang Lebih Baik

Featured Image

RASIKAFM.COM|SALATIGA – Badan Usaha Milik Petani (BUMP) di desa Kadirejo Pabelan, Kabupaten Semarang berhasil mengembangkan pakan ternak berkualitas. Pakan ternak yang diproduksi BUMP PT Nyawiji Ki Semar itu selain memiliki gizi yang baik buat hewan ternak, juga lebih awet. Sebab diproduksi dengan fermentasi menggunakan teknologi pengawetan pakan.

Kepada Rasika FM, Komisaris BUMP PT Nyawiji Ki Semarang, Riyadi mengatakan adanya pengolahan rumput pakan ternak itu meningkatkan pendapatan masyarakat. Sebab angka produksi paling banyak bagi peternak di biaya pakan.

“Adanya inovasi ini sangat membantu kami. Kita sudah produksi perminggu 12 ton. Jadi kalau satu bulan itu 50an ton. Karena ini masih awal, 2023 nanti 200 ton perbulan,” jelas Riyadi saat acara Jogo Ternak di Desa Kadirejo, Pabelan, Kabupaten Semarang, Kamis (15/12/2022).

Saat ini pakan ternak yang diberi nama Silase Hijauan itu sudah dipasarkan ke peternak lokal Kabupaten Semarang dan luar kabupaten Semarang. Harga yang dibandrol mencapai Rp 1.200 per kilogram. Sehingga sangat menguntungkan. Sebab pakan ternak biasa hanya Rp 500 per kilogramnya. Selain itu pakan ternak produksi BUMPT Nyawiji Ki Semar itu bisa diawetkan sampai tahunan dan jika digunakan untuk sapi perah, hasil susu lebih bagus.

Kepala Balai Besar Litbang Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian (BB Biogen), Mastur yang juga hadir dalam acara itu juga memperkenalkan inovasi pakan ternak. Diantaranya rumput pakan ternak biograss dan biovitas. Rumput dengan proteinnya dan produksi yang tinggi. Serta tahan kering. Sehingga bisa menjadi solusi peternak dengan lahan yang sempit hasilnya bisa besar.

“Kemampuan rumput itu kalau 1 hektar itu bisa hampir 20 ekor. Dengan rumput itu dijual dengan harga sangat menguntungkan. Nanti kita support rumputnya,” bebernya.

Diakuinya dengan bibit rumput itu bisa sangat menguntungkan bagi petani. Karena produksinya sangat tinggi. Sehingga peternak tidak khawatir dengan kekurangan pakan.

“Jadi petani bisa bekerja atau mengerjakan hal lain. Karena sudah tersedia rumputnya. Saya yakin ini bisa berkembang di BUMP tadi didukung para petani untuk rumputnya,” terangnya.

Ket. Video:
-Komisaris BUMP PT Nyawiji Ki Semarang, Riyadi saat diwawancarai rasika
-Kepala Balai Besar Litbang Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian, Mastur

 

 

BACA JUGA :

Kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamax menjadi Rp16.250 per liter mulai dirasakan warga di Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu (10/6/2026). Sejumlah pengendara mengaku pengeluaran harian bertambah, namun tetap memilih Pertamax karena dinilai lebih baik untuk performa dan keawetan mesin kendaraan meski antrean Pertalite di SPBU mulai meningkat.
Harga Pertamax Meroket, Warga Ungaran Tetap Bertahan Meski Pengeluaran Membengkak
Cegah Serangan Wereng, Petani Milenial Gunung Tumpeng Semprotkan Insektisida Pakai Drone
Cegah Serangan Wereng, Petani Milenial Gunung Tumpeng Semprotkan Insektisida Pakai Drone
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11.000 per Kg, Pinsar Sebut Overproduksi dan Dominasi Middleman Jadi Penyebab
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai belum mampu mendongkrak kesejahteraan peternak ayam rakyat karena pasokan masih didominasi broker dan pelaku usaha besar. Dalam rapat koordinasi PINSAR Indonesia di Kabupaten Semarang, Selasa, peternak mengeluhkan harga ayam hidup yang anjlok hingga jauh di bawah harga acuan akibat surplus produksi nasional dan lemahnya pengawasan tata niaga.
PINSAR: Program MBG Belum Berdampak Langsung, Peternak Ayam Rakyat Masih Tertekan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Warung Soto di Kalinyamat Tingkir Terbakar, Diduga akibat Dispenser
Warung Soto di Kalinyamat Tingkir Terbakar, Diduga akibat Dispenser
Kebakaran melanda Warung Soto Kalinyamat milik Adam Hariyanto di Jalan Kalinyamat, Tingkir, Kota Salatiga, Rabu (10/6/2026), diduga akibat korsleting listrik pada dispenser pom bensin mini. Api yang menyambar...
Kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamax menjadi Rp16.250 per liter mulai dirasakan warga di Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu (10/6/2026). Sejumlah pengendara mengaku pengeluaran harian bertambah, namun tetap memilih Pertamax karena dinilai lebih baik untuk performa dan keawetan mesin kendaraan meski antrean Pertalite di SPBU mulai meningkat.
Harga Pertamax Meroket, Warga Ungaran Tetap Bertahan Meski Pengeluaran Membengkak
Kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamax menjadi Rp16.250 per liter mulai dirasakan warga di Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu (10/6/2026). Sejumlah pengendara mengaku pengeluaran harian bertambah, namun...
Cegah Serangan Wereng, Petani Milenial Gunung Tumpeng Semprotkan Insektisida Pakai Drone
Cegah Serangan Wereng, Petani Milenial Gunung Tumpeng Semprotkan Insektisida Pakai Drone
Petani di Desa Gunung Tumpeng, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang memanfaatkan drone pertanian bantuan Kementerian Pertanian untuk penyemprotan insektisida di sekitar 100 hektare lahan sawah sebagai langkah...
CJFACE 2026 Hadir di Semarang! Bank Indonesia Dorong Furnitur Jepara Tembus Pasar Global dan Perkuat Ekosistem Halal 2
CJFACE 2026 Hadir di Semarang! Bank Indonesia Dorong Furnitur Jepara Tembus Pasar Global dan Perkuat Ekosistem Halal
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah bersama Pemprov Jawa Tengah, KADIN Jepara, dan komunitas JIFBW menggelar Central Java Furniture & Carving Expo (CJFACE) 2026 di Atrium DP Mall Semarang pada...
10 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 14.00–16
10 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 14.00–16.00 WIB, Tinggi Air Sentuh 0,9 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang terjadi pada Rabu, 10 Juni 2026 pukul 14.00–16.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai 0,9...
Muat Lebih

POPULER

MTsN 1 Kabupaten Semarang di Kecamatan Susukan mengolah sampah organik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan asrama siswa menjadi pakan larva maggot sebagai bagian dari gerakan ecotheology. Inovasi yang berkembang dari penelitian siswa tersebut kini menghasilkan maggot basah dan kering bernilai jual, sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Manfaatkan Makanan Sisa MBG, MTsN Kabupaten Semarang Budidayakan Maggot
Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengurangi kebisingan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Razia Seminggu, 74 Knalpot Tidak Sesuai Teknis Ditindak Jajaran Satlantas Salatiga
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, resmi membuka pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Aula Ganesha Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Selasa (2/6/2026). Pembukaan SPMB menandai dimulainya persaingan ribuan calon siswa untuk masuk sekolah favorit melalui proses seleksi yang berlangsung secara daring pada 2–4 Juni 2026 dengan prinsip objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan.
Pembukaan SPMB di Salatiga, 2.500 Siswa Bersaing Rebut Sekolah Bergengsi

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved