URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Jalur pendakian Gunung Ungaran via Mawar Camping Ground, Jimbaran, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang alami penurunan. Hal itu dipicu cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah Kabupaten Semarang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Cuaca Buruk, Pendakian Gunung Ungaran via Mawar Alami Penurunan

Cuaca Buruk, Pendakian Gunung Ungaran via Mawar Alami Penurunan

Cuaca Buruk, Pendakian Gunung Ungaran via Mawar Alami Penurunan

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Dalam kurun waktu tiga bulan terakhir, jalur pendakian Gunung Ungaran via Mawar Camping Ground, Jimbaran, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang alami penurunan. Hal itu dipicu cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah Kabupaten Semarang.

Seperti yang disampaikan Ketua Basecamp Mawar, Arun Muchtarom, cuaca akhir-akhir ini yang sering hujan membuat para pendaki berpikir dua kali untuk menjelajahi gunung yang ada di Kabupaten Semarang tersebut.

“Karena biasanya cuaca yang seperti ini di akhir tahun, ternyata ini menjelang H-3 bulan sudah mulai cuaca buruk,” ujarnya saat ditemui di Basecamp Mawar, Senin (5/12/2022).

Meski demikian, dijelaskan Arun, itu tidak menghalangi pihak basecamp untuk terus melakukan konservasi dan menjaga alam sekitar. Dengan adanya penurunan jumlah pendaki tersebut mengurangi usaha untuk melakukan monitoring jalur.

“Tentunya kami selalu memperhatikan jalur serta beberapa fasilitas seperti pos-pos yang ada untuk istirahat bagi pendaki,” sambungnya.

Arun mengungkapkan, dalam tiga bulan terakhir rata-rata terdapat 300 pendaki yang melewati jalur Mawar setiap bulannya. Sedangkan untuk pada bulan sebelumnya bisa hingga 500 pendaki, apalagi dalam momen-moment tertentu.

“Untuk tahun baru mendatang kemungkinan akan ada peningkatan, berkaca pada tahun lalu yang mencapai 900 pendaki,” tuturnya.

Pihaknya juga selalu memberikan pengetahuan sebelum para pendaki melakukan pendakian tentang bagaimana melakukan pendakian yang baik. Tidak lupa ia mengingatkan untuk selalu untuk selalu menjaga kebersihan dengan membawa turun sampah.

“Kita selalu melihat situasi di lapangan. Selain itu kita juga mencoba memadukan dengan prakiraan cuaca. Tetapi jika cuaca sedang buruk pasti kita akan tutup demi keselamatan bersama,” tandasnya. (win)

 

BACA JUGA :

Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian tersebut, Salatiga mendapat dukungan Rp2 miliar untuk memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Bukan Kaleng-kaleng! Kota Salatiga raih Prestasi di Bidang Pendidikan
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved