URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dalam Sehari, 2 Pabrik Briket Arang di Tengaran Terbakar, Kasatpol PP Himbau Pengusaha Sediakan APAR

Dalam Sehari, 2 Pabrik Briket Arang di Tengaran Terbakar, Kasatpol PP Himbau Pengusaha Sediakan APAR

Dalam Sehari, 2 Pabrik Briket Arang di Tengaran Terbakar, Kasatpol PP Himbau Pengusaha Sediakan APAR

Foto Arief Rasika
Petugas PMK Tengaran dan Salatiga saat memadamkan api pada bagian Oven di Pabrik Briket Arang Batok Kelapa Dona Rosa Karangduren kamis 24.8.2023 malam
featured-img

RASIKAFM.COM | TENGARAN - Dalam sehari dua pabrik briket arang di Tengaran hangus terbakar. Kebakaran pertama terjadi di pabrik briket arang CV. Prime Diva Briket didusun Jetis RT 08 RW 5 desa Patemon, Kamis (24/08/2023) pukul 14.30 wib.

Sedangkan kebakaran kedua menimpa pabrik briket arang batok Kelapa Dona Rosa dusun Karangduren RT 02 RW 01 desa Karangduren Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang.

Kedua kasus kebakaran itu terjadi pada bagian oven pengering briket. Hingga mengakibatkan kerugian diperkirakan mencapai Milyaran rupiah.

Berdasarkan data yang dihimpun rasikafm.com di TKP, kasus kebakaran yang menimpa pabrik milik Danang Putra Kurniawan, warga jalan Sumba No 40 Tegalrejo Argomulyo Kota Salatiga, sumber api berawal dari panas Oven pengering Briket Arang Batok Kelapa.

Hal ini berdasarkan keterangan Saksi Sulimin warga Kuncen RT 17 RW 03 desa Karangduren Kecamatan Tengaran yang saat itu berada di TKP. Saat dimintai keterangan oleh Polsek Tengaran.

Saat itu Sulimin melihat ada kobaran api di atap atas oven Briket Arang bagian C yang terkait dengan blower.
Sulimin Kemudian memberitahu Riski bersama temanya Sumarno dan Yaya Sunarya bersama sama berusaha memadamkan api dengan alat yang tersedia di pabrik namun tidak mampu. Sementara karyawan lain mencoba menghubungi Damkar pos Tengaran.

Akibat kebakaran yang terjadi di Pabrik Briket Arang Batok Kelapa Dona Rosa Karangduren kerugian sementara ditaksir 700 Juta, karena sebagian briket dan bangunan ludes .

Beruntung dalam musibah kebakaran kedua pabrik briket arang di Tengaran ini tidak ada korban jiwa.

Sementara itu, Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang Anang Sukoco mengatakan guna menghindari kebakaran pada pabrik briket hendaknya pengusaha menyediakan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) atau fire extinguisher yang jika dalam keadaan darurat bisa digunakan untuk memadamkan api atau mengendalikan kebakaran kecil.

“Keberadaan APAR supaya disesuaikan dengan Kebutuhan, dicek kelayakan APAR nya, Instalasi kabel supaya standar sesuai SNI” ungkap Anang dilokasi kejadian.

Anang Sukoco menambahkan untuk mengantisipasi kebakaran hendaknya pabrik bisa memberikan pelatihan untuk para petugas/ pegawai perusahaan tersebut untuk meningkatkan Kapasitas pengetahuan perihal penanganan bencana kebakaran.

Suasana saat petugas PMK memadamkan api di pabrik briket Dona Rosa

BACA JUGA :

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Salatiga menerjunkan 183 petugas untuk melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung pada 15 Juni–31 Agustus 2026. Pendataan menyasar seluruh usaha nonpertanian, mulai dari UMKM hingga perusahaan besar. BPS menekankan profesionalisme petugas dan mengapresiasi respons kooperatif masyarakat guna menghasilkan data akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan ekonomi.
Petugas Sensus Ekonomi Turun ke Lapangan, Respons Warga Salatiga Seperti apa?
Sebuah truk trailer bermuatan baja sekitar 65 ton mengalami kecelakaan tunggal di Jembatan Kali Bodri, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal, Kamis (25/6/2026) dini hari. Kendaraan yang melaju dari Jakarta menuju Surabaya itu menabrak pelindung pilar jembatan diduga akibat pengemudi mengalami microsleep karena kelelahan. Tidak ada korban jiwa, namun truk dan struktur pengaman jembatan mengalami kerusakan.
Diduga Kejar Waktu dan Alami Microsleep, Truk Angkut 65 Ton Baja Hantam Pilar Jembatan Kali Bodri Kendal
Pedagang daging sapi, bakso, sate, dan masakan Padang bersama Dinas Perdagangan Kota Salatiga menggelar pertemuan di Pasar Raya I Salatiga, Rabu (24/6/2026), untuk membahas dampak mogok jualan pedagang daging akibat minimnya pasokan sapi dan tingginya harga daging. Kondisi tersebut menyebabkan stok daging menipis, sejumlah usaha kuliner mengurangi operasional bahkan tutup sementara, sehingga pemerintah mengusulkan intervensi pasokan dari daerah penghasil sapi melalui koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Imbas Pedagang Daging Sapi Mogok Jualan, Warno Akui Penjual Bakso Terdampak
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Wujudkan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Kelurahan Noborejo Hadirkan Inovasi Digital “SINERGI”
Wujudkan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Kelurahan Noborejo Hadirkan Inovasi Digital “SINERGI”

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Dieng Caldera Race 2026 yang berlangsung pada 19–21 Juni di kawasan Dieng, Jawa Tengah, menarik ribuan pelari dari berbagai daerah dan mancanegara. Kategori 25K menjadi favorit karena menghadirkan rute baru menuju puncak Gunung Sindoro yang lebih menantang. Peserta harus menghadapi elevasi ekstrem dan suhu dingin pegunungan, namun tetap disuguhi panorama alam khas Dieng yang memukau sepanjang lintasan.
Menembus Dingin 14 Derajat, Ribuan Pelari Serbu Dieng Caldera Race 2026