URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dampak peralihan siaran TV analog menjadi digital kini dirasakan juga oleh warga di Dusun Kemiri Desa Plumbon Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dampak Perubahan TV Digital, Warga Kini Tidak Bisa Melihat Siaran Televisi, Jika Masih Menggunakan Antena UHF

Dampak Perubahan TV Digital, Warga Kini Tidak Bisa Melihat Siaran Televisi, Jika Masih Menggunakan Antena UHF

Dampak Perubahan TV Digital, Warga Kini Tidak Bisa Melihat Siaran Televisi, Jika Masih Menggunakan Antena UHF

featured-img

Dampak peralihan siaran TV analog menjadi digital kini dirasakan juga oleh warga di Dusun Kemiri Desa Plumbon Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang.

Beberapa warga setempat kini tidak dapat melihat siaran TV karena masih menggunakan antena UHF.
Kepada wartawan, Kurnia Kartika sari, Salah satu warga Dusun Kemiri mengaku kaget karena saat melihat siaran TV, sudah tidak ada salurannya.

“Pagi tadi setelah sholat subuh saya mau melihat TV, tapi malah tidak ada sinyalnya,” kata Tika jumat (4/11/2022).

Menurutnya TV merupakan salah satu hiburan bagi keluarganya.

“Anak-anak saya senang kalau melihat TV, tapi kalau sinyalnya hilang begini ya mau bagaimana lagi,” ungkapnya.

Kini untuk melihat TV digital harus memakai Seat Top Box (STB).

“Kalau saya belum bisa beli STB, karena harganya mahal juga jadi sementara tidak melihat TV dulu,” ucapnya.

Dengan adanya peralihan saluran TV analog menjadi digital, pihak pemerintah sudah menyiapkan subsidi STB yang digunakan untuk melihat saluran TV digital.

Namun informasi tersebut tidak sampai ke telinga warga, Tika mengatakan bahwa ia tidak mendapat informasi terkait subsidi STB dari pemerintah.

“Saya malah tidak tahu kalau ada bantuan STB dari pemerintah,” katanya.
Ia berharap jika ada bantuan STB dari pihak pemerintah, ia berharap mendapatkan bantuan tersebut.

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengalihan status guru PPPK dari pemerintah daerah menjadi pegawai pemerintah pusat mulai 2027 mendapat perhatian Pemkab Semarang. BKPSDM Kabupaten Semarang menyatakan masih menunggu petunjuk teknis resmi pemerintah pusat, terutama terkait administrasi, pembiayaan, pembinaan, kewenangan, serta mekanisme pengelolaan ribuan guru PPPK dan PNS di daerah.
4.200 PPPK Guru di Kabupaten Semarang Berpotensi Diambil Alih Pusat, BKPSDM Tunggu Juknis
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara