KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Desa Jrahi Dengan Sejuta Potensi

Desa Jrahi Dengan Sejuta Potensi

Desa Jrahi Dengan Sejuta Potensi

Sejumlah mahasiswa IAIN kudus saat melaksanakan PPL didesa Jrahi belum lama ini

Salah Satu Desa yang terletak di sebelah utara lereng gunung muria ini memiliki berbagai potensi alam dan keunikan tersendiri. Desa jrahi adalah salah satu desa yang berada di kabupaten pati yang dinobatkan sebagai Desa wisata, bukan hanya banyaknya potensi yang menjadi ikon dari Desa Jrahi. Keberagaman keyakinan juga menjadi ciri khas tersendiri dari Desa ini sehingga desa Jrahi di nobatkan menjadi Desa Pancasila yang diresmikan pada tanggal 2 Deseember 2020

Julukan ini di berikan pada Desa Jrahi dengan alasan banyaknya agama dan aliran kepercayaan yang berada di Desa Tersebut. Miko Adi Setyawan,Amd. Kepala Desa Jrahi mengatakan keberagamaan dan toleransi ini telah diajarkan dan memiliki sifat secara turun menurun, sehingga Desa Jrahi sangat menjaga kerukunan beragama, adat istiadat, bahkan bagaimana cara kita menghargai alam sekitar.

“Dalam kehidupan sehari hari masyarakat Jrahi menjaga kerukunan antar umat beragama dikarenakan mereka berfikir bahwa semua agama mengajarkan kebaikan bagi umat yang memeluknya dan tidak ada perselisihan dengan ajaranya” ungkap Kades Jrahi.

Dengan keberagaman ini banyak orang luar dari desa jrahi yang berkunjung di desa tersebut salah satunya rombongan mahasiwa PPL PMI IAIN Kudus. Dalam wawancaranya dengan salah satu tokoh agama Budha Desa Jrahi yang di temui di rumahnya mengatakan bahwa saat ini memamg banyak desa yang memiliki keberagaman keyakinan di dalamnya tapi tidak dengan kerukunan serta keharmonisan dalam kehidupan sehari hari dan sampai saat ini tidak ada konflik antar umat beragama yang terjadi di Desa Jrah.

Dalam pengenalan potensi Desa Jrahi mahasiswa PPL PMI ditunjukan beberapa wisata di Desa Jrahi yang dikelola oleh pihak desa seperti Pancuran Songo, Grenjengan Sewu, Puncak Tanggulangsih. Banyaknya wisata yang dikelola oleh pihak menjadi PR tersendiri terkait pengembangan wisata yang sudah ada. Hal senada juga di sampaikan oleh Yakobus Suparlan ketua pariwisata di Desa Jrahi “perlunya pengembangan wisata harus di fikirkan mulai sekarang untuk masa yang akan datang salah satunya jalan akses serta penambahan tempat istirahat untuk para wisatawan yang datang dari luar desa jrahi ini” ungkapnya.

Mahasiwa PPL PMI menjadi paham seberapa banyaknnya potensi Desa Jrahi dan cara pengelolaan wisata yang mampu menjadi sorotan dari berbagai pihak. Mahasiwa PPL juga memperoleh banyak ilmu dari masyarakat Desa Jrahi.

Ahmad Nafi’ Dosen Pendamping lapangan PPL PMI, mengatakan Mahasiswa harus bisa mempraktekan apa yang sudah dipelajari di bangku perkuliahan, serta dapat memperoleh pengalaman terkait pengembangan masyarakat yang bisa dilihat dari potensi wisata, keberagaman serta adat istiadat.

Pihak Desa Jrahi sangat berharap dengan adanya PPL Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) IAIN Kudus, dapat mengenal kondisi Desa dan bahkan mempromosikan Desa Wisata Pancasila ini setelah pelaksanaan PPL ini selesai. Mahasiswa puas dan antusias untuk menjadi pelopor promosi Desa. Rasa puas dan bahagia di ucapkan salah satu Mahasiswa PPL “ kami dari mahasiwa cukup puas dalam memperoleh data informasi dari Desa Jrahi, hal ini juga di dukung dengan pemandangan alamnya yang masih asri serta para masyarakat yang ramah ketika kita berada di Desa Jrahi ini” ujar Riska Yulianti selaku Ketua PPL PMI IAIN Kudus.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Persoalan pengelolaan dan lelang tanah Bondo Deso di Desa Semowo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, berujung pada pengaduan ke Ditreskrimum Polda Jawa Tengah. Pengaduan diajukan terkait masuknya tanah bengkok Kepala Dusun Borangan Heny Affandi dalam daftar lelang. Kedua pihak menyatakan siap memberikan keterangan dan dokumen kepada aparat penegak hukum.
Polemik Tanah Bondo Deso, Kadus Borangan, Mulai Babak Baru. Seperti apa?
Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemkab Semarang memperpanjang jatuh tempo pembayaran PBB-P2 hingga 31 Oktober 2026. Wajib pajak yang membayar sampai batas waktu tersebut tidak dikenai sanksi administrasi keterlambatan sebesar 1 persen. Kebijakan ini diambil untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung kesehatan fiskal dan likuiditas keuangan daerah.
Bayar PBB-P2 Sebelum 31 Oktober, Warga Kabupaten Semarang Bebas Denda
[pekok2]