URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Diduga Mabuk Dua Preman Kampung Aniaya Warga Desa Tegalwaton

Diduga Mabuk Dua Preman Kampung Aniaya Warga Desa Tegalwaton

Diduga Mabuk Dua Preman Kampung Aniaya Warga Desa Tegalwaton

featured-img
Sejumlah aparat kepolisian dari Polres Semarang berjaga jaga disekitar lokasi kejadian pembacokan didusun Kalijari Tegalwaton kamis sore

RASIKAFM – Dusun Kalijari Tegalwaton Kamis sore gempar menyusul ulah. Dua preman Kampung yang mabuk dan mengamuk melukai tiga orang warga di Dusun Kalijari Desa Tegalwaton Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang.

Kepada rasikafm.comKepala Desa Tegalwaton Tri Wuryanto mengatakan dua orang tersebut salah satunya bernama Wwn. “Tadi dia bersama temannya sekitar pukul 15.00 WIB mengamuk karena pengaruh minuman keras. Dia mengajak temannya yang membawa senjata tajam,” ungkapnya dilokasi kejadian.

Kades Tegalwaton Tri Wuryanto saat memberikan keterangan media

Tri mengungkapkan awalnya Wwn datang ke rumah seorang warga dan mengacungkan senjata tajam. “Karena ada ribut-ribut, beberapa warga keluar rumah. Dia langsung melukai warga bernama Jaimin, dan orang yang lewat,” paparnya. Akibatnya, Jaimin mengalami luka di bagian kepala.

Dikatakan, pelaku sudah berulang kali mengamuk dan membuat resah warga Kalijari. “Kejadian seperti ini sudah berulang terjadi, tapi ini yang terparah. Antara pelaku dan warga itu sudah saling kenal karena sebelumnya juga sering main ke kampung sini,” kata Tri.

Setelah kedua pelaku melakukan penganiayaan, mereka langsung melarikan diri. “Kita langsung melaporkan ke kepolisian juga agar pelaku diproses hukum,” paparnya.

Kasubbag Humas Polres Semarang AKP Sugiyarta mengatakan kasus tersebut ditangani aparat Polsek Tengaran. “Situasi saat ini sudah kondusif dan warga diimbau tetap tenang,” ungkapnya. (rief)

BACA JUGA :

Kementerian Agama Kabupaten Semarang meluncurkan Program Pohon Cinta secara serentak di seluruh Kantor Urusan Agama (KUA), Selasa (14/7/2026), dengan mewajibkan setiap calon pengantin menanam sedikitnya satu pohon. Program yang menjadi bagian dari implementasi Ekoteologi ini bertujuan mendorong pelestarian lingkungan, memperkuat nilai keagamaan, sekaligus mendukung penghijauan di Kabupaten Semarang. Hingga kini, sekitar 6.600 bibit pohon telah ditanam melalui program tersebut.
Catin di Kabupaten Semarang Wajib Tanam "Pohon Cinta" Sebelum Menikah
Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama PT Jasamarga Jogja Bawen menyempurnakan jalur kanalisasi sepeda motor di Exit Tol Bawen dengan mengubah bentuk pulau jalan menjadi lebih landai. Perbaikan yang dilakukan setelah evaluasi dan koordinasi dengan PT Trans Marga Jateng ini bertujuan meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta memudahkan pengendara sepeda motor bergabung ke lajur utama.
Pulau Jalan Exit Tol Bawen Dibongkar, Kurangi Risiko Manuver Pengendara Motor
Mulai Hari Ini! Sebagian Wilayah Salatiga Padam, PLN Resmi Umumkan Mati Lampu 3 Hari Berturut-turut
Mulai Hari Ini! Sebagian Wilayah Salatiga Padam, PLN Resmi Umumkan Mati Lampu 3 Hari Berturut-turut
Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama Satlantas Polres Semarang melakukan monitoring operasional angkutan galian C milik PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Senin (13/7/2026). Dalam inspeksi tersebut, petugas menemukan sejumlah truk yang belum memenuhi persyaratan laik jalan. Pengusaha tambang diberi peringatan untuk melengkapi persyaratan teknis dan administrasi kendaraan, serta diminta mengoptimalkan penyiraman jalan, penggunaan terpal, dan pengaturan lalu lintas guna mengurangi dampak terhadap masyarakat.
Dishub Kabupaten Semarang Lakukan Pengawasan Angkutan Galian C di Delik Tuntang, Soroti Kelayakan Kendaraan dan Pengendalian Debu

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Mulai Hari Ini! Sebagian Wilayah Salatiga Padam, PLN Resmi Umumkan Mati Lampu 3 Hari Berturut-turut
Mulai Hari Ini! Sebagian Wilayah Salatiga Padam, PLN Resmi Umumkan Mati Lampu 3 Hari Berturut-turut
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 13 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 25,4 derajat Celsius dengan kelembapan 65 persen, sementara cuaca kering masih berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah.
13 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Minta Waspadai Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Tengah